Portal Berita Ekonomi Selasa, 02 Juni 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:17 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,38% terhadap Yuan pada level 7,10 CNY/USD.
  • 16:14 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup positif 1,11% pada level 23.995.
  • 16:13 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 0,20% pada level 2.921.
  • 16:12 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 2,25% pada level 2.608.
  • 16:12 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 1,19% pada level 22.325.
  • 16:11 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 1,07% pada level 2.087. 
  • 16:09 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 0,91% pada level 6.222. 

Lakukan Penipuan Produk Alat Kesehatan, Ribuan Toko Online Ditutup

Lakukan Penipuan Produk Alat Kesehatan, Ribuan Toko Online Ditutup
WE Online, Jakarta -

Sejak banyak masyarakat tinggal di rumah, aktivitas belanja online meningkat. Hal itu rupanya dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk melakukan penipuan dengan modul jual beli online. Penipuan alat kesehatan yang jadi barang paling dicari paling banyak terjadi.

Praktik penipuan banyak ditemui di toko online (e-commerce) berkonsep marketplace, di mana siapa pun dapat dengan bebas membuat akun untuk menjual barang. Ada ribuan penjual dengan akun berbeda menjual berbagai produk seperti alat kesehatan dengan harga bervariasi. Parahnya, ada penjual memasang harga tidak wajar dengan membuat judul dan deskripsi yang mengeksploitasi virus corona (Covid-19).

Baca Juga: Corona Bawa 'Durian Runtuh' Buat E-Commerce, Pembelian Makanan Daring Melonjak Pesat

Menanggapi hal itu, Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Aptika) Kemenkominfo, Semuel Abrijani Pangerapan, menjelaskan, untuk mengantisipasi kasus-kasus penipuan di marketplace, Kominfo sudah melakukan pertemuan dengan marketplace. Ribuan merchant Tokopedia yang diduga melanggar itu akhirnya ditutup setelah ada imbauan dari Kominfo.

"Tindakan itu ternyata sudah dilakukan sebelum Kominfo memanggil marketplace," ungkap Samuel, Jumat (27/3/2020).

Menurut Samuel, sangat tidak elok di tengah kondisi pandemi Covid-19, justru harga-harga alat kesehatan melonjak. Namun menurutnya, tidak semua toko online berkonsep marketplace membiarkan praktik penipuan terjadi. Bukalapak contohnya, yang langsung menutup akun penjual yang menawarkan harga alat kesehatan tidak normal.

"Tindakan penutupan itu positif dan itu bukan hanya di Indonesia, di Amerika juga dilakukan, dilakukan Amazon memblok penjual. Tidak elok di saat sulit justru bertindak seperti itu," ujar Semuel.

Samuel berharap masyarakat juga lebih hati-hati. Jika memungkinkan, lakukan perbandingan harga sebelum membeli. Cari tahu juga harga yang sebenarnya untuk produk seperti masker di apotek-apotek atau aplikasi yang spesifik untuk kesehatan.

VP of Corporate Communications Tokopedia, Nuraini Razak, kepada wartawan mengklaim sudah menutup ribuan toko yang mengeksploitasi dampak Covid-19, terutama ketegori kesehatan. Tokopedia juga membuka pengaduan atau laporan dari masyarakat yang nantinya secara berkala akan ditinjau atau review.

Sementara itu, CEO Bukalapak, Rachmat Kaimuddin mengatakan bahwa Bukalapak terus melakukan pengawasan dan penindakan atas toko online atau pelapak yang menjual barang dengan harga tidak wajar. Hingga Senin (23/3/2020), dia mengaku telah menindak tegas pelapak yang melakukan praktik penjualan masker dan hand sanitizer di luar harga batas wajar.

"Kami sudah menindak tegas pelapak kami yang mengambil keuntungan yang tidak wajar dalam kondisi ini. Kami akan terus memantau, memonitor situasi ini, dan melanjutkan tindakan tegas tersebut jika diperlukan," ucap Rachmat.

Baca Juga

Tag: COVID-19, Digital Economy, E-commerce, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Bukalapak, PT Tokopedia

Penulis: Agus Aryanto

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Sumber lain

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,882.91 3,843.25
British Pound GBP 1.00 18,199.19 18,015.22
China Yuan CNY 1.00 2,046.41 2,025.73
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,574.51 14,429.49
Dolar Australia AUD 1.00 9,881.52 9,780.31
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,880.34 1,861.61
Dolar Singapura SGD 1.00 10,360.04 10,254.04
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,209.77 16,047.04
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,397.32 3,355.70
Yen Jepang JPY 100.00 13,541.31 13,402.83
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4847.507 93.895 692
2 Agriculture 966.684 1.753 22
3 Mining 1270.446 32.245 49
4 Basic Industry and Chemicals 759.541 13.808 78
5 Miscellanous Industry 854.205 -4.191 52
6 Consumer Goods 1820.498 13.773 58
7 Cons., Property & Real Estate 326.467 3.510 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 883.534 19.450 78
9 Finance 995.519 33.004 93
10 Trade & Service 611.583 4.950 172
No Code Prev Close Change %
1 ASBI 270 336 66 24.44
2 DIVA 940 1,145 205 21.81
3 BBTN 760 925 165 21.71
4 AKSI 117 141 24 20.51
5 MBTO 59 70 11 18.64
6 TMPO 127 148 21 16.54
7 DUCK 470 540 70 14.89
8 PJAA 466 535 69 14.81
9 PANS 745 855 110 14.77
10 ETWA 64 73 9 14.06
No Code Prev Close Change %
1 DFAM 400 372 -28 -7.00
2 STTP 8,300 7,725 -575 -6.93
3 ARKA 1,300 1,210 -90 -6.92
4 LAND 318 296 -22 -6.92
5 NATO 535 498 -37 -6.92
6 CASS 188 175 -13 -6.91
7 VICO 116 108 -8 -6.90
8 ADES 960 895 -65 -6.77
9 OCAP 150 140 -10 -6.67
10 POLI 1,050 980 -70 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,950 3,180 230 7.80
2 BBTN 760 925 165 21.71
3 PURA 75 77 2 2.67
4 TKIM 3,970 4,260 290 7.30
5 BBCA 25,950 26,800 850 3.28
6 TLKM 3,150 3,250 100 3.17
7 ICBP 8,150 8,475 325 3.99
8 BMRI 4,470 4,620 150 3.36
9 BBNI 3,830 3,970 140 3.66
10 INDF 5,750 6,025 275 4.78