Portal Berita Ekonomi Minggu, 07 Juni 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 10:58 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq ditutup positif 2,06% pada level 9.814.
  • 10:57 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup positif 3,15% pada level 27.110.
  • 10:56 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup positif 2,64% pada level 3.193.
  • 10:55 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.685 USD/troy ounce.
  • 10:54 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 42,30 USD/barel.
  • 10:53 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 39,55 USD/barel.

Tak Ada Lockdown di Swedia, Rupanya Masyarakatnya Tetap Hidup Normal karena...

Tak Ada Lockdown di Swedia, Rupanya Masyarakatnya Tetap Hidup Normal karena...
WE Online, Stockholm -

Swedia menjadi satu-satunya negara di Eropa yang mengizinkan kehidupan semua masyarakat berjalan normal di tengah pandemi Covid-19 tanpa lockdown. Saat ini, ada 3.500 kasus positif corona yang dilaporkan Swedia di mana 105 kasus di antaranya meninggal.

Apa sebenarnya yang membuat masyarakat manut saja dengan pemerintah yang terkesan santai? Rupanya tingkat kepercayaan masyarakat kepada pemerintah di Swedia tinggi. Ini mendorong masyarakat untuk mematuhi peraturan secara sukarela.

Baca Juga: AS dan Eropa Mati-matian Lawan Corona, China Malah Sudah Buka Tempat Wisata untuk Umum

Demografi juga menjadi faktor yang relevan dilakukan oleh negara kepada masyarakatnya. Berbeda dengan rumah multi-generasi di negara-negara Mediterania, lebih dari setengah rumah tangga Swedia hanya terdiri dari satu orang. Kondisi ini juga mengurangi risiko penyebaran virus dalam keluarga.

Masyarakat Swedia juga menyukai alam bebas. Para pejabat Swedia mengatakan menjaga masyarakat tetap sehat secara fisik dan mental adalah alasan lain mengapa mereka ingin menghindari aturan orang terkurung di rumah.

"Kita harus menggabungkan upaya meminimalkan dampak kesehatan dari wabah virus dan dampak ekonomi dari krisis kesehatan ini. Komunitas bisnis di sini benar-benar berpikir bahwa pemerintah Swedia dan pendekatan negara ini lebih masuk akal daripada banyak negara lain," kata CEO Kamar Dagang Stockholm Andreas Hatzigeorgiou dilansir BBC.

Ketika melihat masyarakat Swedia lalu membandingkan dengan seluruh Eropa yang memilih lockdown, masyarakat lain mulai mempertanyakan pendekatan unik Swedia ini.

"Saya rasa, orang pasti cenderung mendengarkan rekomendasi. Namun dalam situasi kritis seperti ini, saya meyakini rekomendasi itu belum tentu cukup," kata seorang ahli epidemiologi yang berbasis di universitas medis Swedia The Karolinska Institute, Emma Frans.

Dia lebih condong menyerukan instruksi yang lebih jelas untuk masyarakat. Instruksi yang dimaksud adalah tentang bagaimana masyarakat harus berinteraksi di tempat-tempat umum seperti toko-toko dan pusat kebugaran. Bisnis jadi bisa tetap berjalan namun bagi sebagian orang mereka tetap bisa berjuang.

Bagi sebagian pengusaha, pilihan lockdown artinya mengesampingkan masyarakat yang meletakkan hidupnya pada Swedia. Emma mengatakan sejarah akan menjadi hakim sesungguhnya apakah yang dilakukan seluruh Eropa itu benar atau justru yang dilakukan Swedia yang benar.

"Tidak ada yang benar-benar tahu cara mana yang akan paling efektif. Tapi saya bersyukur karena bukan saya yang menjadi otoritas dalam keputusan ini," kata dia lagi.

Partner Sindikasi Konten: Republika

Baca Juga

Tag: Swedia, COVID-19, Virus Corona, Virus 2019-nCoV

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Reuters/Fredrik Sandberg

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,774.27 3,735.72
British Pound GBP 1.00 17,840.66 17,661.74
China Yuan CNY 1.00 1,992.25 1,972.18
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,170.50 14,029.50
Dolar Australia AUD 1.00 9,848.50 9,749.10
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,828.43 1,810.21
Dolar Singapura SGD 1.00 10,141.34 10,035.41
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,050.93 15,889.81
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,317.06 3,277.92
Yen Jepang JPY 100.00 12,990.92 12,860.48
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4947.782 31.078 693
2 Agriculture 1005.979 2.246 22
3 Mining 1279.030 9.869 49
4 Basic Industry and Chemicals 756.813 -4.797 78
5 Miscellanous Industry 899.382 35.666 52
6 Consumer Goods 1816.718 -5.780 58
7 Cons., Property & Real Estate 342.717 5.540 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 906.783 3.973 78
9 Finance 1031.378 8.454 93
10 Trade & Service 615.344 6.666 173
No Code Prev Close Change %
1 JAST 102 137 35 34.31
2 FOOD 85 114 29 34.12
3 MTSM 138 185 47 34.06
4 CMNP 1,500 1,875 375 25.00
5 SAPX 1,460 1,825 365 25.00
6 TECH 216 270 54 25.00
7 IMAS 520 645 125 24.04
8 TPMA 226 276 50 22.12
9 OASA 318 386 68 21.38
10 INPP 705 855 150 21.28
No Code Prev Close Change %
1 DPUM 100 93 -7 -7.00
2 NATO 432 402 -30 -6.94
3 JAWA 73 68 -5 -6.85
4 INPS 2,920 2,720 -200 -6.85
5 KBLV 470 438 -32 -6.81
6 MPRO 890 830 -60 -6.74
7 TMPO 149 139 -10 -6.71
8 NIRO 150 140 -10 -6.67
9 MARI 135 126 -9 -6.67
10 INCI 394 368 -26 -6.60
No Code Prev Close Change %
1 PURA 77 74 -3 -3.90
2 BBRI 3,060 3,110 50 1.63
3 TLKM 3,300 3,230 -70 -2.12
4 PWON 414 462 48 11.59
5 BBCA 28,950 28,625 -325 -1.12
6 BBTN 975 1,055 80 8.21
7 BMRI 4,730 4,850 120 2.54
8 TOWR 1,015 1,065 50 4.93
9 PGAS 955 1,030 75 7.85
10 BBNI 4,140 4,250 110 2.66