Portal Berita Ekonomi Selasa, 26 Mei 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 18:01 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,04% terhadap Yuan pada level 7,13 CNY/USD.
  • 18:00 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,06% terhadap Yen pada level 107,65 JPY/USD.
  • 17:59 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.726 USD/troy ounce.
  • 17:58 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 36,03 USD/barel.
  • 17:57 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 34,06 USD/barel.

Deretan Pejabat Dunia yang Rela Potong Gaji untuk Pandemi Covid-19. Pejabat Indonesia Kapan?

Deretan Pejabat Dunia yang Rela Potong Gaji untuk Pandemi Covid-19. Pejabat Indonesia Kapan?
WE Online, Jakarta -

Novel Coronavirus atau biasa disebut Covid-19, penyebarannya kian lama kian meluas di berbagai belahan dunia. Hingga tulisan ini dimuat, tercatat jumlah orang yang terinfeksi virus ini mencapai setidaknya 785 ribu kasus.

Diketahui, Amerika Serikat saat ini menjadi negara yang memiliki jumlah kasus terbanyak yakni 164 ribu, kemudian disusul Italia dengan 101,7 ribu kasus, dan yang ketiga adalah Spanyol yang memiliki 87,9 ribu kasus. Sementara itu, Indonesia menduduki peringkat 38 dengan jumlah kasus sebanyak 1.414 kasus.

Baca Juga: Efek Covid-19, Proyeksi Pertumbuhan Asia Timur dan Pasifik Dipangkas

Pandemi ini membuat seluruh pemerintahan di berbagai negara berupaya untuk memutus rantai penyebaran virus atau setidaknya memitigasi meledaknya jumlah angka yang menginfeksi para penduduknya dengan menerapkan berbagai kebijakan dalam negeri.

Tak hanya melakukan penerapan berbagai macam kebijakan, beberapa pejabat di berbagai negara juga rela memotong gaji ataupun insentif lainnya demi memerangi virus yang awalnya ditemukan di Wuhan, China ini.

Berikut beberapa Pejabat Dunia yang rela memotong penghasilannya demi melawan pandemi Covid-19.

1. Yunani

Presiden Yunani, Katerina Sakellaropoulou, mengumumkan bahwa dirinya memutuskan, untuk dua bulan ke depan, dirinya akan menyetor setengah gajinya khusus untuk keperluan wabah virus corona. Menurutnya, hal ini sebagai tanda minimum solidaritas sejalan dengan kondisi sulit yang dialami Yunani akibat krisis coronavirus.

Untuk Yunani sendiri, jumlah kasus Covid-19 yang tercatat sebanyak 1.212 kasus.

2. Nigeria

Pada bulan Maret kemarin, sebanyak 43 menteri kabinet Nigeria telah menyumbangkan 50 persen dari gaji mereka untuk upaya pemerintah memerangi pandemi coronavirus. Hal tersebut diutarakan Menteri Informasi Nigeria, Lai Mohammed, seperti dilansir TVC News. Menurut Mohammed, donasi tersebut dikoordinasikan oleh Menteri Negara Transportasi, Senator Gbemisola Saraki.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh kantor Mohammed pada hari Sabtu di Abuja. Saraki mengatakan bahwa itu (sumbangan) adalah tanda solidaritas dan dukungan untuk upaya pemerintah federal demi mengatasi penyakit tersebut.

3. Korea Selatan

Pemerintah Korea Selatan yang dipimpin oleh Presiden Moon Jae-in memastikan bahwa pejabat tinggi di negaranya akan mengembalikan 30 persen dari gaji bulanan mereka selama beberapa bulan ke depan untuk membantu upaya Covid-19 negara mereka.

Di Korea Selatan saat ini masuk dalam jajaran negara yang memiliki kasus Covid-19 terbanyak, yakni 9.786 kasus.

4. Malaysia

Seperti halnya negara-negara yang disebut sebelumnya, Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin bersama menteri dalam kabinetnya akan memotong gaji selama dua bulan ke depan. Sejumlah uang yang terkumpul akan digunakan untuk keperluan penanganan Covid-19 di Negeri Jiran.

Dilansir dari Channel News Asia, Kantor Perdana Menteri dalam sebuah pernyataan pada Kamis (26/3/2020) mengatakan masalah tersebut diputuskan dalam rapat kabinet sehari sebelumnya untuk membuktikan komitmen pemerintah untuk membantu mereka yang terkena dampak pandemi Covid-19.

5. Amerika Serikat

Donald Trump yang merupakan orang nomor satu di Amerika Serikat disebut menyumbangkan gajinya untuk membantu melawan penyebaran Covid-19. Berdasarkan informasi yang diperoleh, dana tersebut diberikan Trump kepada Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS). Sekretaris pers Gedung Putih, Stephanie Grisham, mengatakan dalam cuitannya, Trump menyumbangkan uang senilai US$ 100 ribu.

Sebagai tambahan informasi, Amerika Serikat saat ini menjadi negara dengan kasus Covid-19 tertinggi di dunia. Di negara tersebut terdapat setidaknya 164 ribu kasus dan telah memakan korban meninggal sebanyak lebih dari 3 ribu jiwa.

6. Singapura

Perdana Menteri Singapura, Menteri-Menteri Kabinet, dan Politisi pemegang kepentingan, bersama Presiden, menegaskan akan menyerahkan sebagian gajinya selama 3 bulan untuk kepentingan melawan Pandemi Covid-19 di negaranya. Hal itu disampaikan Wakil Perdana Menteri Singapura yang juga Menteri Keuangan, Heng Swee Keat, Kamis (26/3/2020).

Lalu bagaimana dengan para pejabat di Indonesia?

Beberapa politisi dan juga masyarakat kerap menyoroti bahkan mendukung perihal pemotongan gaji atau insentif para pejabat di Indonesia, mulai dari Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), jajaran menteri, hingga Presiden–Wakil Presiden.

Salah satunya Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melalui Hidayat Nur Wahid mengusulkan agar gaji Presiden dipotong untuk penangananan Covid-19. Pemotongan gaji para pejabat tersebut dinilai lebih baik ketimbang membuka rekening dengan meminta bantuan dari masyarakat.

Baca Juga

Tag: COVID-19, Yunani, Nigeria, Korea Selatan (Korsel), Malaysia, Singapura

Penulis: Bambang Ismoyo

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Reuters/Lim Huey Teng

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,951.00 3,910.65
British Pound GBP 1.00 18,129.25 17,941.51
China Yuan CNY 1.00 2,082.33 2,061.41
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,847.87 14,700.13
Dolar Australia AUD 1.00 9,743.17 9,643.29
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,915.16 1,896.03
Dolar Singapura SGD 1.00 10,437.87 10,332.56
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,200.51 16,037.84
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,404.69 3,366.96
Yen Jepang JPY 100.00 13,767.15 13,627.64
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4626.799 80.847 692
2 Agriculture 962.303 -5.448 22
3 Mining 1255.099 16.003 49
4 Basic Industry and Chemicals 700.086 19.036 78
5 Miscellanous Industry 801.515 49.211 52
6 Consumer Goods 1833.764 11.999 58
7 Cons., Property & Real Estate 319.343 -0.308 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 879.965 19.595 78
9 Finance 905.095 18.290 93
10 Trade & Service 593.053 5.938 172
No Code Prev Close Change %
1 MDLN 50 67 17 34.00
2 LPLI 57 70 13 22.81
3 ETWA 50 60 10 20.00
4 LAND 260 300 40 15.38
5 KOBX 85 95 10 11.76
6 WEHA 78 87 9 11.54
7 TRIS 234 260 26 11.11
8 TKIM 4,030 4,470 440 10.92
9 BUVA 55 61 6 10.91
10 ADMG 83 92 9 10.84
No Code Prev Close Change %
1 HRME 200 186 -14 -7.00
2 PSDN 129 120 -9 -6.98
3 PEGE 172 160 -12 -6.98
4 STTP 10,100 9,400 -700 -6.93
5 REAL 58 54 -4 -6.90
6 POLL 8,725 8,125 -600 -6.88
7 INOV 320 298 -22 -6.88
8 AKPI 408 380 -28 -6.86
9 MYOH 1,025 955 -70 -6.83
10 JAST 132 123 -9 -6.82
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,480 2,520 40 1.61
2 BBCA 23,825 24,850 1,025 4.30
3 PURA 83 79 -4 -4.82
4 ASII 3,970 4,330 360 9.07
5 TOWR 920 930 10 1.09
6 TLKM 3,180 3,250 70 2.20
7 IPTV 386 382 -4 -1.04
8 BMRI 4,070 4,100 30 0.74
9 MDLN 50 67 17 34.00
10 PGAS 830 890 60 7.23