Portal Berita Ekonomi Minggu, 07 Juni 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

5 Negara yang Gagal Terapkan Lockdown

5 Negara yang Gagal Terapkan Lockdown
WE Online, Bogor -

Indonesia memutuskan untuk tidak menerapkan kebijakan karantina (lockdown) wilayah ataupun nasional dan memilih pembatasan sosial skala besar.

Salah satu alasannya: karena banyak negara yang gagal dalam menerapkan kebijakan itu--menurut pernyataan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Letnan Jenderal TNI Doni Monardo.

"Sehingga, ada penumpukan (penduduk) begitu besar. Bayangkan jika ada satu di antara mereka yang terpapar, betapa banyaknya warga negatif yang bisa jadi positif (terpapar COVID-19)," katanya di Jakarta, kemarin (30/3/2020).

Baca Juga: 4 Penyebab Lockdown di India Gagal

Pertanyaannya, negara mana sajakah yang kebijakan lockdown-nya dinilai gagal? Menghimpun sejumlah informasi dari berbagai sumber, inilah daftar negara yang dianggap gagal dalam menerapkan kebijakan tersebut:

1. Italia

Sejauh ini, Italia merupakan negara yang memiliki jumlah kematian paling tinggi akibat corona, jika dibandingkan dengan negara yang paling banyak mencatatkan kasus infeksi seperti Amerika Serikat, Spanyol, China, dan Prancis.

Sampai Selasa (31/3/2020), Italia sudah mencatat 101.739 kasus infeksi corona dengan total kematian 11.591. Artinya, tingkat kematian negara itu hampir menyentuh angka 11,4%, jauh melampaui tingkat kematian corona global yang berada di angka 4,8%.

Baca Juga

Tag: Lockdown, Amerika Serikat (AS), India, Italia, Spanyol

Penulis/Editor: Tanayastri Dini Isna

Foto: Reuters/Anushree Fadnavis

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,774.27 3,735.72
British Pound GBP 1.00 17,840.66 17,661.74
China Yuan CNY 1.00 1,992.25 1,972.18
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,170.50 14,029.50
Dolar Australia AUD 1.00 9,848.50 9,749.10
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,828.43 1,810.21
Dolar Singapura SGD 1.00 10,141.34 10,035.41
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,050.93 15,889.81
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,317.06 3,277.92
Yen Jepang JPY 100.00 12,990.92 12,860.48
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4947.782 31.078 693
2 Agriculture 1005.979 2.246 22
3 Mining 1279.030 9.869 49
4 Basic Industry and Chemicals 756.813 -4.797 78
5 Miscellanous Industry 899.382 35.666 52
6 Consumer Goods 1816.718 -5.780 58
7 Cons., Property & Real Estate 342.717 5.540 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 906.783 3.973 78
9 Finance 1031.378 8.454 93
10 Trade & Service 615.344 6.666 173
No Code Prev Close Change %
1 JAST 102 137 35 34.31
2 FOOD 85 114 29 34.12
3 MTSM 138 185 47 34.06
4 CMNP 1,500 1,875 375 25.00
5 SAPX 1,460 1,825 365 25.00
6 TECH 216 270 54 25.00
7 IMAS 520 645 125 24.04
8 TPMA 226 276 50 22.12
9 OASA 318 386 68 21.38
10 INPP 705 855 150 21.28
No Code Prev Close Change %
1 DPUM 100 93 -7 -7.00
2 NATO 432 402 -30 -6.94
3 JAWA 73 68 -5 -6.85
4 INPS 2,920 2,720 -200 -6.85
5 KBLV 470 438 -32 -6.81
6 MPRO 890 830 -60 -6.74
7 TMPO 149 139 -10 -6.71
8 NIRO 150 140 -10 -6.67
9 MARI 135 126 -9 -6.67
10 INCI 394 368 -26 -6.60
No Code Prev Close Change %
1 PURA 77 74 -3 -3.90
2 BBRI 3,060 3,110 50 1.63
3 TLKM 3,300 3,230 -70 -2.12
4 PWON 414 462 48 11.59
5 BBCA 28,950 28,625 -325 -1.12
6 BBTN 975 1,055 80 8.21
7 BMRI 4,730 4,850 120 2.54
8 TOWR 1,015 1,065 50 4.93
9 PGAS 955 1,030 75 7.85
10 BBNI 4,140 4,250 110 2.66