Portal Berita Ekonomi Sabtu, 06 Juni 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 10:58 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq ditutup positif 2,06% pada level 9.814.
  • 10:57 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup positif 3,15% pada level 27.110.
  • 10:56 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup positif 2,64% pada level 3.193.
  • 10:55 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.685 USD/troy ounce.
  • 10:54 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 42,30 USD/barel.
  • 10:53 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 39,55 USD/barel.

AS Boyong Rudal Patriotnya ke Irak di Tengah Pandemi Corona, Reaksi Iran Tegas Bilang...

AS Boyong Rudal Patriotnya ke Irak di Tengah Pandemi Corona, Reaksi Iran Tegas Bilang...
WE Online, Teheran -

Amerika Serikat (AS) telah mengerahkan sistem pertahanan rudal Patriot ke Irak di saat dunia sedang sibuk melawan pandemi virus corona baru, COVID-19. Iran mengecam pengerahan senjata canggih itu dan menyebut Washington membawa Timur Tengah menuju bencana.

Washington telah mengusulkan kepada Baghdad soal pengerahan sistem pertahanan rudal Patriot sejak Januari lalu. Sejak itu, pembicaraan terus diintensfikan dan Selasa lalu sumber militer Irak mengonfirmasi bahwa senjata pertahanan tersebut sudah ditempatkan di Pangkalan Udara Ain Al-Asad.

Baca Juga: Pabrik Masker Baru Milik Iran Didirikan di Bekas Kedubes AS

"Pengerahan (sistem Patriot) AS bertentangan dengan posisi resmi pemerintah, parlemen dan orang-orang Irak," bunyi pernyataan Kementerian Luar Negeri Iran, Rabu.

Kementerian itu menyerukan penghentian "perang nuklir" selama wabah virus corona."Kegiatan militer AS di wilayah itu dapat membawanya menuju ketidakstabilan dan bencana," lanjut kementerian.

Iran sedang berjuang melawan wabah COVID-19 yang telah menginfeksi 47.593 orang dengan 3.036 di antaranya telah meninggal. Wabah di Amerika jauh lebih parah, di mana 205.438 orang terinfeksi dan 4.528 di antaranya telah meninggal.

"Pasukan AS harus menghormati keinginan rakyat dan pemerintah Irak dan meninggalkan negara itu," kata Kementerian Luar Negeri Iran.

Pentagon telah mengonfirmasi bahwa sistem pertahanan rudal Patriot telah dikerahkan ke Irak. "AS memindahkan sistem pertahanan ke Irak untuk melindungi Irak, koalisi, dan anggota layanan AS dari berbagai ancaman udara yang terlihat di pangkalan-pangkalan Irak yang menampung pasukan koalisi," kata juru bicara Pentagon, Sean Robertson, kepada Al Jazeera yang dilansir Kamis (2/4/2020).

"Penting untuk dicatat bahwa serangan berulang-ulang terhadap pangkalan Irak, yang melanggar kedaulatan Irak, telah membunuh dan melukai (pasukan) Irak, koalisi, dan anggota layanan AS," ujar Robertson.

"Penempatan (sistem) pertahanan udara berbasis darat di Irak terus berlanjut, tetapi untuk alasan keamanan operasional, kami tidak memberikan pembaruan status ketika sistem-sistem itu secara online. Pemerintah Irak sangat menyadari kebutuhan kita bersama untuk perlindungan pertahanan udara dari anggota-anggota layanan di Irak, dan kami terus berkoordinasi erat dengan rekan-rekan Irak kami."

Sumber militer Irak mengatakan salah satu baterai Patriot dikirim ke Pangkalan Udara Ain al-Asad di Irak barat sejak pekan lalu dan sekarang sedang dirakit.

Pangkalan Udara Ain al-Asad telah dihantam serangan rudal Iran pada Januari lalu sebagai pembalasan setelah Washington membunuh komandan Pasukan Quds IRGC, Jenderal Qasem Soleimani, dalam serangan pesawat tak berawak di luar bandara Baghdad.

Baterai kedua dikerahkan ke sebuah pangkalan di Erbil. Dua baterai Patriot lainnya masih di Kuwait.

Partner Sindikasi Konten: SINDOnews

Baca Juga

Tag: Amerika Serikat (AS), Iran, Irak, Virus Corona, Virus 2019-nCoV, COVID-19

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Foto/Ilustrasi/Istimewa

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,774.27 3,735.72
British Pound GBP 1.00 17,840.66 17,661.74
China Yuan CNY 1.00 1,992.25 1,972.18
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,170.50 14,029.50
Dolar Australia AUD 1.00 9,848.50 9,749.10
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,828.43 1,810.21
Dolar Singapura SGD 1.00 10,141.34 10,035.41
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,050.93 15,889.81
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,317.06 3,277.92
Yen Jepang JPY 100.00 12,990.92 12,860.48
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4947.782 31.078 693
2 Agriculture 1005.979 2.246 22
3 Mining 1279.030 9.869 49
4 Basic Industry and Chemicals 756.813 -4.797 78
5 Miscellanous Industry 899.382 35.666 52
6 Consumer Goods 1816.718 -5.780 58
7 Cons., Property & Real Estate 342.717 5.540 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 906.783 3.973 78
9 Finance 1031.378 8.454 93
10 Trade & Service 615.344 6.666 173
No Code Prev Close Change %
1 JAST 102 137 35 34.31
2 FOOD 85 114 29 34.12
3 MTSM 138 185 47 34.06
4 CMNP 1,500 1,875 375 25.00
5 SAPX 1,460 1,825 365 25.00
6 TECH 216 270 54 25.00
7 IMAS 520 645 125 24.04
8 TPMA 226 276 50 22.12
9 OASA 318 386 68 21.38
10 INPP 705 855 150 21.28
No Code Prev Close Change %
1 DPUM 100 93 -7 -7.00
2 NATO 432 402 -30 -6.94
3 JAWA 73 68 -5 -6.85
4 INPS 2,920 2,720 -200 -6.85
5 KBLV 470 438 -32 -6.81
6 MPRO 890 830 -60 -6.74
7 TMPO 149 139 -10 -6.71
8 NIRO 150 140 -10 -6.67
9 MARI 135 126 -9 -6.67
10 INCI 394 368 -26 -6.60
No Code Prev Close Change %
1 PURA 77 74 -3 -3.90
2 BBRI 3,060 3,110 50 1.63
3 TLKM 3,300 3,230 -70 -2.12
4 PWON 414 462 48 11.59
5 BBCA 28,950 28,625 -325 -1.12
6 BBTN 975 1,055 80 8.21
7 BMRI 4,730 4,850 120 2.54
8 TOWR 1,015 1,065 50 4.93
9 PGAS 955 1,030 75 7.85
10 BBNI 4,140 4,250 110 2.66