Portal Berita Ekonomi Rabu, 03 Juni 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 17:37 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 3,40% pada level 2.700.
  • 17:35 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup positif 1,37% pada level 24.325.
  • 17:34 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 1,29% pada level 22.613.
  • 17:33 WIB. Valas - Indeks Shanghai ditutup positif 0,07% pada level 2.923.
  • 17:32 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 2,87% pada level 2.147.
  • 17:30 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 1,36% pada level 6.304.
  • 17:28 WIB. Valas - Rupiah ditutup positif 2,22% terhadap Dollar AS pada level 14.095 IDR/USD.
  • 17:24 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,08% terhadap Yuan pada level 7,10 CNY/USD.
  • 17:22 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,08% terhadap Yen pada level 108,77 JPY/USD.
  • 17:20 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,25% terhadap Poundsterling pada level 1,2583 USD/GBP.
  • 17:19 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,34% terhadap Euro pada level 1,1208 USD/EUR.
  • 17:18 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.707 USD/troy ounce. 
  • 17:15 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 39,73 USD/barel.
  • 17:14 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 37,21 USD/barel.

Permintaan Meningkat, Produktivitas Industri Mamin Dikawal

Permintaan Meningkat, Produktivitas Industri Mamin Dikawal
WE Online, Jakarta -

Kementerian Perindustrian akan terus menjaga produktivitas industri makanan dan minuman (mamin) di tengah pandemi virus corona (Covid-19) di Indonesia. Tujuannya agar pasokan pangan bagi masyarakat dapat terpenuhi dengan baik.

"Apalagi, saat ini di tengah kondisi pandemi virus corona, kebutuhan pangan masyarakat makin meningkat, seiring pula dengan adanya kebijakan untuk work from home (bekerja dari rumah)," kata Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, di Jakarta, Rabu (1/4/2020).

Baca Juga: 2 Industri Ini Babak Belur Diserang Corona, Puluhan Ribu Karyawan Di-PHK

Agus mengungkapkan, dirinya telah melakukan video conference dengan sejumlah pelaku industri mamin, termasuk dengan pengurus Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia (Gapmmi) untuk mendengarkan masukan dari mereka demi kemajuan sektor strategis tersebut.

Sementara itu, Ketua Umum Gapmmi, Adhi S. Lukman, menyampaikan, pihaknya bertekad mendukung pemerintah dalam upaya memenuhi kebutuhan pangan masyarakat di tengah kondisi sulit saat ini, termasuk dampak dari pandemi Covid-19.

"Kali ini, dunia usaha tidak lagi memikirkan untung rugi, tapi bagaimana bersama-sama dengan pemerintah mengatasi masalah saat ini sehingga bisa recover cepat," paparnya.

Menurut Adhi, dari pengalaman beberapa negara, produk mamin olahan menjadi salah satu andalan untuk ketersediaan pangan saat menghadapi sebuah bencana atau musibah. Oleh karenanya, diperlukan pasokan bahan baku agar bisa menjaga produktivitas industri mamin.

"Kami telah menyampaikan kepada Bapak Menteri (Perindustrian) bahwa kami tetap ingin melakukan produksi dan distribusi sampai ke pusat perbelanjaan, bahkan sampai ke konsumen. Namun demikian, yang perlu diperhatikan, antara lain adalah kelancaran bahan baku dan arus logistik," terangnya.

Baca Juga

Tag: Industri Makanan, makanan-minuman, Kementerian Perindustrian (Kemenperin), COVID-19

Penulis: Boyke P. Siregar

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Unsplash/Eaters

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,815.12 3,775.14
British Pound GBP 1.00 18,001.23 17,820.69
China Yuan CNY 1.00 2,014.10 1,993.72
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,316.23 14,173.78
Dolar Australia AUD 1.00 9,921.15 9,821.01
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,847.18 1,828.69
Dolar Singapura SGD 1.00 10,235.38 10,132.09
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,015.57 15,851.96
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,360.62 3,321.72
Yen Jepang JPY 100.00 13,200.77 13,068.21
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4847.507 93.895 692
2 Agriculture 966.684 1.753 22
3 Mining 1270.446 32.245 49
4 Basic Industry and Chemicals 759.541 13.808 78
5 Miscellanous Industry 854.205 -4.191 52
6 Consumer Goods 1820.498 13.773 58
7 Cons., Property & Real Estate 326.467 3.510 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 883.534 19.450 78
9 Finance 995.519 33.004 93
10 Trade & Service 611.583 4.950 172
No Code Prev Close Change %
1 ASBI 270 336 66 24.44
2 DIVA 940 1,145 205 21.81
3 BBTN 760 925 165 21.71
4 AKSI 117 141 24 20.51
5 MBTO 59 70 11 18.64
6 TMPO 127 148 21 16.54
7 DUCK 470 540 70 14.89
8 PJAA 466 535 69 14.81
9 PANS 745 855 110 14.77
10 ETWA 64 73 9 14.06
No Code Prev Close Change %
1 DFAM 400 372 -28 -7.00
2 STTP 8,300 7,725 -575 -6.93
3 ARKA 1,300 1,210 -90 -6.92
4 LAND 318 296 -22 -6.92
5 NATO 535 498 -37 -6.92
6 CASS 188 175 -13 -6.91
7 VICO 116 108 -8 -6.90
8 ADES 960 895 -65 -6.77
9 OCAP 150 140 -10 -6.67
10 POLI 1,050 980 -70 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,950 3,180 230 7.80
2 BBTN 760 925 165 21.71
3 PURA 75 77 2 2.67
4 TKIM 3,970 4,260 290 7.30
5 BBCA 25,950 26,800 850 3.28
6 TLKM 3,150 3,250 100 3.17
7 ICBP 8,150 8,475 325 3.99
8 BMRI 4,470 4,620 150 3.36
9 BBNI 3,830 3,970 140 3.66
10 INDF 5,750 6,025 275 4.78