OYO Siapkan Hotel untuk Akomodasi Tenaga Kesehatan

OYO Siapkan Hotel untuk Akomodasi Tenaga Kesehatan Kredit Foto: OYO Hotels

Dukungan kepada pemerintah dalam menghadapi dampak virus corona (Covid-19) terus berdatangan. Jaringan akomodasi OYO Hotels and Homes Indonesia secara khusus mengalokasikan salah satu hotelnya sebagai tempat tinggal bagi para tenaga medis agar tetap mendapatkan akomodasi dengan fasilitas yang layak dan nyaman untuk beristirahat selama bertugas.

Alfian Lim, Country Head OYO Hotels and Homes Indonesia, mengatakan, di tengah pandemi ini, tenaga medis menjadi pihak yang paling berjasa. Mereka rela bekerja siang dan malam dengan jam kerja yang panjang, mengambil risiko hingga meninggalkan keluarga demi merawat pasien.

Untuk itu, OYO secara khusus mengalokasikan sejumlah kamar di hotel OYO bagi para pejuang kesehatan, termasuk dokter, perawat, dan petugas medis lainnya guna mempermudah akses mereka untuk menginap, membersihkan diri, ataupun hanya sekadar melepas lelah di tengah kondisi sulit ini.

Baca Juga: Ribuan Orang Ramai-ramai Teriakkan: Bebaskan Siti Fadilah, RI Butuh Beliau Atasi Corona

"Kami berharap kontribusi ini setidaknya dapat membantu mereka untuk tetap dapat menjaga kondisi fisik dengan beristirahat yang cukup dan nyaman di tengah padatnya aktivitas," ujar Alfian, Kamis (2/4/2020).

Alfian juga menekankan bahwa fasilitas tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu solusi di tengah kekhawatiran para tenaga medis yang terpaksa harus menjaga jarak dengan keluarga atau kerabat terdekat karena berinteraksi langsung dengan pasien positif Covid-19 setiap harinya.

Inisiatif penyediaan akomodasi ini ditargetkan untuk staf dan tenaga medis di salah satu rumah sakit rujukan penanganan Covid-19, yaitu Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto.

Abraham Arimuko juga menyampaikan, pandemi Covid-19 ini merupakan kejadian luar biasa yang mengharuskan para tenaga medis bekerja ekstra dan menjadi garda terdepan dalam penanganan pandemi ini.

Faktanya, Kemenkominfo mencatat ada sekitar 1.387 hoaks yang beredar di tengah pandemi Covid-19 selama periode Maret 2020 hingga Januari 2021. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Selanjutnya
Halaman

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini