Portal Berita Ekonomi Jum'at, 29 Mei 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:02 WIB. IHSG - IHSG menguat 0,79% di akhir sesi II.
  • 13:21 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,14% terhadap Poundsterling pada level 1,2338 USD/GBP.
  • 13:21 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,19% terhadap Euro pada level 1,1098 USD/EUR.
  • 13:20 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,45% terhadap Yen pada level 107,17 JPY/USD.
  • 13:19 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.719 USD/troy ounce.
  • 13:18 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 34,80 USD/barel.
  • 13:17 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 33,03 USD/barel.

Hotel OYO Siapkan Kamar untuk Tenaga Medis, Ternyata Kekayaan Pendirinya. . .

Hotel OYO Siapkan Kamar untuk Tenaga Medis, Ternyata Kekayaan Pendirinya. . .
WE Online, Jakarta -

Jaringan OYO Hotels and Homes Indonesia secara khusus telah mengalokasikan salah satu hotelnya sebagai tempat tinggal bagi para tenaga medis untuk mendapatkan akomodasi dengan fasilitas yang layak dan nyaman untuk beristirahat selama bertugas.

Pendiri OYO Hotels and Homes ini adalah Ritesh Agarwal. Pria kelahiran 16 November 1993 ini telah menjadi miliarder di usia muda. Ritesh Agarwal memiliki kekayaan bersih USD 1 miliar atau sekitar Rp16,5 triliun (kurs Rp16.500) serta mempunyai 43 ribu hotel.

Baca Juga: OYO Siapkan Hotel untuk Akomodasi Tenaga Kesehatan

Padahal, Ritesh bukan berasal dari keluarga yang kaya raya, semua kekayaan yang dimilikinya ini ia dapatkan dari hasil kerja kerasnya sendiri. Ia berasal dari keluarga yang mengelola sebuah toko kecil di sebelah selatan Odisha, India. 

Pada usia 13 tahun, ia mulai berjualan kartu SIM dan pada 2011, ia pindah ke New Delhi untuk melanjutkan studinya di sebuah perguruan tinggi. Namun, setelah dua tahun, dia memutuskan untuk keluar karena dia pikir dia tak akan berhasil dengan baik secara akademis.

Selain itu, salah satu hal pertama yang ia lakukan dalam kariernya di bidang perhotelan adalah membantu melariskan sebuah hotel kecil.

Dia memperhatikan bahwa ada sebuah hotel di dekatnya cukup sepi. Jadi dia bertemu dengan pemiliknya dan menawarkan bantuan dengan memberikan saran kepada pemiliknya tentang apa yang harus diubah.

Dia juga membantu mengunggah beberapa foto di internet dan tak lama kemudian, hotel itu ramai dengan pelanggan baru. Jalan Ritesh menjadi miliarder bukan tanpa kegagalan, kenyataannya, ia telah gagal enam kali.

Mendirikan OYO Hotels ini Setelah ia melakukan perjalanan backpacking ke seluruh penjuru India pada usia 17 tahun, Ritesh telah menginap di lebih dari 100 guest house, hotel, dan penginapan hingga ia menyadari bahwa selama perjalanannya, ia menemukan kesulitan untuk mendapatkan hotel berkualitas dengan harga terjangkau di segmen hotel budget unbranded.

Atas dasar pemikiran tersebut, Ritesh kemudian memulai perjalanan bisnisnya dengan Oravel Stays, yang merupakan platform untuk listing akomodasi di segmen budget. Namun, dirinya menyadari bahwa hal tersebut saja tidak cukup. Para wisatawan masih terpaksa berkompromi antara lokasi, kualitas, atau harga. 

Ritesh ingin memberikan solusi terhadap kesenjangan tersebut melalui inovasi teknologi dan sumber daya manusia yang berpengalaman di industri perhotelan. Inilah awal mula dari didirikannya OYO pada Mei 2013.

Memiliki model bisnis full stack berbasis teknologi dan pertama di dunia, kini, OYO merupakan jaringan hotel, rumah, dan ruang tinggal terbesar ke-3 di dunia, dan terbesar di Indonesia (berdasarkan jumlah kamar) dengan pertumbuhan tercepat.

Baca Juga

Tag: OYO Hotels, Ritesh Agarwal

Penulis/Editor: Fajria Anindya Utami

Foto: Forbes

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,942.14 3,901.87
British Pound GBP 1.00 18,246.26 18,063.24
China Yuan CNY 1.00 2,070.20 2,049.34
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,806.67 14,659.34
Dolar Australia AUD 1.00 9,828.67 9,729.40
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,909.87 1,890.84
Dolar Singapura SGD 1.00 10,467.04 10,359.23
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,417.64 16,248.41
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,407.75 3,369.19
Yen Jepang JPY 100.00 13,785.19 13,645.48
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4716.185 74.630 692
2 Agriculture 971.797 8.596 22
3 Mining 1243.286 -3.438 49
4 Basic Industry and Chemicals 724.798 14.451 78
5 Miscellanous Industry 829.469 25.291 52
6 Consumer Goods 1817.766 -5.862 58
7 Cons., Property & Real Estate 327.509 7.548 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 861.001 -11.328 78
9 Finance 949.013 35.801 93
10 Trade & Service 603.876 4.899 172
No Code Prev Close Change %
1 MCAS 760 950 190 25.00
2 DIVA 655 815 160 24.43
3 VICO 100 124 24 24.00
4 WIIM 115 139 24 20.87
5 NELY 124 146 22 17.74
6 PALM 171 199 28 16.37
7 HDIT 450 520 70 15.56
8 KBLM 284 320 36 12.68
9 DMMX 71 80 9 12.68
10 LPKR 150 169 19 12.67
No Code Prev Close Change %
1 NIRO 143 133 -10 -6.99
2 GLVA 258 240 -18 -6.98
3 HRME 173 161 -12 -6.94
4 TRIS 260 242 -18 -6.92
5 NFCX 1,300 1,210 -90 -6.92
6 IFSH 290 270 -20 -6.90
7 MAPB 1,680 1,565 -115 -6.85
8 ALKA 440 410 -30 -6.82
9 EMTK 4,990 4,650 -340 -6.81
10 KRAH 446 416 -30 -6.73
No Code Prev Close Change %
1 ICBP 8,325 8,325 0 0.00
2 BBRI 2,630 2,730 100 3.80
3 INDF 5,600 5,675 75 1.34
4 PURA 74 75 1 1.35
5 BBCA 24,825 26,475 1,650 6.65
6 TLKM 3,170 3,130 -40 -1.26
7 BMRI 4,110 4,290 180 4.38
8 BBNI 3,630 3,660 30 0.83
9 ASII 4,350 4,540 190 4.37
10 UNVR 8,200 8,025 -175 -2.13