Portal Berita Ekonomi Minggu, 31 Mei 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Asyik! Kementan Gandeng Gojek Lancarkan Distribusi Pangan: Gratis Biaya Ongkir

Asyik! Kementan Gandeng Gojek Lancarkan Distribusi Pangan: Gratis Biaya Ongkir
WE Online, Jakarta -

Sektor pertanian menjadi kebutuhan prioritas dalam menghadapi pandemi Covid-19. Apalagi, bulan ini masyarakat muslim di Indonesia akan memasuki bulan Ramadan dan Idulfitri. Presiden Jokowi di setiap arahannya mengatakan agar semua menteri termasuk pemerintah pusat dan daerah fokus untuk menjamin dan mempersiapkan stok pangan termasuk urusan pendistribusiannya.

Untuk memastikan akses pangan yang aman dan nyaman bagi masyarakat selama bulan Ramadan dan Idulfitri tahun ini, Kementerian Pertanian menggandeng Gojek untuk menyediakan jasa belanja pangan bagi masyarkaat tanpa harus keluar rumah.

Baca Juga: Perkuat Ekspor di Tengah Corona, Kementan Siapkan 6 Strategi

"Ini sesuai arahan presiden. Kami diminta untuk memastikan ketersediaan 11 bahan panganĀ  di tengah pandemi ini hingga Idulfitri dan saya mengapresiasi kerja sama dengan Gojek ini. Karena untuk menyikapi tantangan saat ini, kita tidak bisa menggunakan cara-cara yang lama. Kita harus tangani dengan cara-cara sekarang," ungkap Mentan Syahrul usai menyaksikan penandatanganan kerja sama Kementan dan PT Aplikasi Karya Anak Bangsa yang menaungi Gojek di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jumat (3/4/2020).

Lebih lanjut, Syahrul mengatakan dua hal yang penting dalam ketersediaan pangan adalah supply dan demand. Ia meminta semua yang terlibat dalam pertanian ikut berperan dalam hal ketersediaan pangan dan stabilisasi harga. Hal tersebut ia sampaikan saat melakukan video conference bersama Kepala Dinas Lingkup Pertanian dan Produsen serta Supplier Pangan.

"Dua hal yang penting, pertama, siapkan dan pastikan ketersediaan 11 komoditas pangan di daerah masing-masing. Kedua, mari kita ikut membantu stabilisasi harga pangan. Saya minta para Kepala Dinas siapkan ini dengan baik," tambah Mentan yang sering disapa SYL tersebut.

Syahrul mengakui kondisi pandemi saat ini tentu menganggu perekonomian negara. Meski begitu, pertanian harus tetap bertahan dalam kondisi apapun. Sebagai informasi, 11 komoditas pangan yang dimaksud adalah beras, daging ayam, daging sapi, telur, minyak goreng, gula pasir, cabai merah keriting, cabai rawit, bawang merah, dan bawang putih.

Kementan-Gojek Siapkan Layanan Distribusi Pangan Gratis

Dalam kesepakatan bersama yang ditandatangi Kepala Badan Ketahanan Pangan, Agung Hendriari dan Direktur Hubungan Pemerintah dan Kebijakan Publik PT Aplikasi Karya Anak Bangsa, Dyan Shinto Ekopuri, tersebut dikatakan bahwa kedua belah pihak akan berkomitmen menjaga ketersediaan, stabilisasi pasokan, dan harga pangan ke 11 komoditas tersebut melalui pemanfaatan aplikasi berbasis teknologi, yaitu Gojek.

Di kesempatan yang sama, Agung menyampaikan selain untuk mengantisipasi distribusi pangan dan mendukung kebijakan pemerintah terkait social distancing, kerja sama ini juga merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memberikan penghasilan tambahan bagi para ojek online. Ia mengaku, masyarakat yang membeli pangan di Toko Mitra Tani milik Kementerian Pertanian via Gojek tidak perlu membayar biaya antar, dalam artian ongkos kirim Gojek diberikan secara gratis.

"Maksudnya di sini, biaya gojek tersebut dibebankan ke Kementerian Pertanian. Kami yang akan membayar, sistemnya tentu pihak gojek sudah ada, dan ini tidak memengaruhi harga pangan yang dibeli. Jadi, tentu driver gojeknya mendapat bayaran dan masyarakat diringankan dengan tidak dibebankan biaya antar," jelas Agung.

Lebih lanjut ia mengatakan, kerja sama ini nantinya akan diberlakukan di Toko Mitra Tani yang ada di seluruh Indonesia dengan jumlah mencapai 3500.

"Jadi, kami harap masyarakat bisa memanfaatkan kerja sama ini. Konsep kami memang melayani kebutuhan pangan masyarakat harian dengan jumlah yang tidak besar paling tidak untuk kebutuhan tiga hari ke depan. Ini menjadi bagian dari upaya kami juga dalam memininalisasi rush buying," papar Agung.

Baca Juga

Tag: Kementerian Pertanian (Kementan), Agribisnis, Pangan, PT Go-Jek Indonesia

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Kementan

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,942.14 3,901.87
British Pound GBP 1.00 18,246.26 18,063.24
China Yuan CNY 1.00 2,070.20 2,049.34
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,806.67 14,659.34
Dolar Australia AUD 1.00 9,828.67 9,729.40
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,909.87 1,890.84
Dolar Singapura SGD 1.00 10,467.04 10,359.23
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,417.64 16,248.41
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,407.75 3,369.19
Yen Jepang JPY 100.00 13,785.19 13,645.48
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4753.612 37.427 692
2 Agriculture 964.931 -6.866 22
3 Mining 1238.201 -5.085 49
4 Basic Industry and Chemicals 745.733 20.935 78
5 Miscellanous Industry 858.396 28.927 52
6 Consumer Goods 1806.725 -11.041 58
7 Cons., Property & Real Estate 322.957 -4.552 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 864.084 3.083 78
9 Finance 962.515 13.502 93
10 Trade & Service 606.633 2.757 172
No Code Prev Close Change %
1 KRAH 416 510 94 22.60
2 AKSI 96 117 21 21.88
3 WINS 63 73 10 15.87
4 DIVA 815 940 125 15.34
5 IKBI 210 240 30 14.29
6 AHAP 50 57 7 14.00
7 PDES 360 410 50 13.89
8 DMMX 80 91 11 13.75
9 AMAR 175 195 20 11.43
10 DUCK 422 470 48 11.37
No Code Prev Close Change %
1 SINI 860 800 -60 -6.98
2 BRNA 1,075 1,000 -75 -6.98
3 MLPT 575 535 -40 -6.96
4 PTBA 2,090 1,945 -145 -6.94
5 CASS 202 188 -14 -6.93
6 SIPD 1,300 1,210 -90 -6.92
7 TBLA 535 498 -37 -6.92
8 DSSA 20,975 19,525 -1,450 -6.91
9 POLA 58 54 -4 -6.90
10 GGRP 290 270 -20 -6.90
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,730 2,950 220 8.06
2 PURA 75 75 0 0.00
3 TLKM 3,130 3,150 20 0.64
4 BBCA 26,475 25,950 -525 -1.98
5 ICBP 8,325 8,150 -175 -2.10
6 BBNI 3,660 3,830 170 4.64
7 BMRI 4,290 4,470 180 4.20
8 ASII 4,540 4,770 230 5.07
9 PWON 376 362 -14 -3.72
10 KLBF 1,355 1,415 60 4.43