Portal Berita Ekonomi Jum'at, 29 Mei 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:02 WIB. IHSG - IHSG menguat 0,79% di akhir sesi II.
  • 13:21 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,14% terhadap Poundsterling pada level 1,2338 USD/GBP.
  • 13:21 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,19% terhadap Euro pada level 1,1098 USD/EUR.
  • 13:20 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,45% terhadap Yen pada level 107,17 JPY/USD.
  • 13:19 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.719 USD/troy ounce.
  • 13:18 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 34,80 USD/barel.
  • 13:17 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 33,03 USD/barel.

Profil Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Jokowi yang Kontroversial dan Dapat Banyak Kritikan

Profil Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Jokowi yang Kontroversial dan Dapat Banyak Kritikan
WE Online, Jakarta -

Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan tengah mendapat sorotan tajam lantaran tetap mempersiapkan pemindahan ibu kota (IKN) di tengah pandemi corona.

Faisal Basri bahkan mengatakan Luhut lebih berbahaya dari virus corona di Twitternya. Tagar LuhutPengkhianatRI sampai Luhut 'The Real President' juga sempat ramai di Twitter.

Selain Faisal, eks Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu juga ikut 'menyerang' Luhut. Melalui video yang diunggah di akun Said Didu, video itu berjudul 'MSD: LUHUT HANYA PIKIRKAN UANG, UANG, DAN UANG'

Baca Juga: Kalau Gak Paham Corona Mending Pak Luhut Diam Saja Lah

Dalam video itu, Said Didu yang juga pengamat BUMN menyoroti persiapan pemindahan ibu kota negara (IKN) dan menghubungkannya dengan penanganan COVID-19. Said menilai pemerintah saat ini lebih mementingkan peninggalan monumental (legacy) berupa ibu kota baru di atas permasalahan lainnya.

Di balik sederet kontroversi yang ada, pria kelahiran Toba, Samosir, Sumatera Utara 28 September 1947 ini memang sudah malang-melintang di dunia pemerintahan maupun karier di dunia militer.

Luhut merupakan putra pertama dari lima bersaudara. Ayahnya yang sebelumnya hanya seorang sopir bus memiliki nasib yang baik hingga kemudian bisa bekerja di sebuah perusahaan sekaligus sekolah di Amerika Serikat.

Ia menempuh pendidikan di SMA Penabur, Bandung dan turut mendirikan organisasi Kesatuan Aksi Pelajar Indonesia (KAPI) yang berjuang dan mengumpulkan pelajar dan mahasiswa menentang Orde Lama dan PKI. Sejak kecil, Luhut dididik dengan keras untuk bersikap jujur, belajar, kerja keras, dan kerjakan yang terbaik.

Luhut juga kerap mencetak prestasi yang tak terhitung jumlahnya. Ia dianggap piawai dalam berkomunikasi. Pria yang akrab dengan sebutan Opung di kalangan wartawan ini merupakan Duta Besar RI untuk Republik Singapura di era B.J Habibie.

Di era kepemimpinan Gus Dur, Luhut juga dipercaya menjabat sebagai menteri perdagangan dan industri meski dalam waktu singkat saja (2000-2001).

Dalam karir militernya, Luhut menghabiskan di Kopassus TNI AD. Beberapa jabatan penting berhasil ia sandang seperti Komandan Grup 3 Kopassus, Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri (Pussenif) hingga Komandan Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Darat.

Selain menggeluti bidang militer, Luhut Panjaitan juga memiliki aktivitas sosial. Ia pernah menjadi Ketua Federasi Olahraga karate-do Indonesia (2009-2010), Pendiri Yayasan DEL, Pendiri Yayaysan Luhur bakti Pertiwi, Pendiri Yayasan Lingkar Bina Prakarsa dan Pembina Relawan Bravo 5 Pendukung Jokowi-JK (2014).

Luhut juga merupakan Kepala Staf Kepresiden Indonesia pertama pada tahun 2014 silam. Hingga pada tanggal 12 Agustus 2015, Luhut ditetapkan oleh Presiden menjadi Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan sebelum dipindahkan lagi menjadi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman pada tanggal 27 Juli 2016.

Suami dari Devi boru Simatupang ini juga pernah menjadi Komandan Pusat Kesenjataan Infantri di Bandung. Saat menjabat Komandan Korem di Madiun, dia meraih prestasi sebagai Komandan Korem terbaik.

Pada saat mudanya, ayah 4 anak ini juga aktif sebagai atlet renang, karate, judo dan terjun payung. Bahkan ia pernah menjadi atlet renang dari Provinsi Riau. Dia juga pernah meraih medali di PON di Bandung. Ia dikenal rajin mengikuti olahraga karate dan judo serta terjun payung.

Baca Juga

Tag: Luhut Binsar Pandjaitan, RUU Ibu Kota Negara Baru

Penulis/Editor: Fajria Anindya Utami

Foto: Antara/Hafidz Mubarak A

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,942.14 3,901.87
British Pound GBP 1.00 18,246.26 18,063.24
China Yuan CNY 1.00 2,070.20 2,049.34
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,806.67 14,659.34
Dolar Australia AUD 1.00 9,828.67 9,729.40
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,909.87 1,890.84
Dolar Singapura SGD 1.00 10,467.04 10,359.23
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,417.64 16,248.41
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,407.75 3,369.19
Yen Jepang JPY 100.00 13,785.19 13,645.48
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4716.185 74.630 692
2 Agriculture 971.797 8.596 22
3 Mining 1243.286 -3.438 49
4 Basic Industry and Chemicals 724.798 14.451 78
5 Miscellanous Industry 829.469 25.291 52
6 Consumer Goods 1817.766 -5.862 58
7 Cons., Property & Real Estate 327.509 7.548 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 861.001 -11.328 78
9 Finance 949.013 35.801 93
10 Trade & Service 603.876 4.899 172
No Code Prev Close Change %
1 MCAS 760 950 190 25.00
2 DIVA 655 815 160 24.43
3 VICO 100 124 24 24.00
4 WIIM 115 139 24 20.87
5 NELY 124 146 22 17.74
6 PALM 171 199 28 16.37
7 HDIT 450 520 70 15.56
8 KBLM 284 320 36 12.68
9 DMMX 71 80 9 12.68
10 LPKR 150 169 19 12.67
No Code Prev Close Change %
1 NIRO 143 133 -10 -6.99
2 GLVA 258 240 -18 -6.98
3 HRME 173 161 -12 -6.94
4 TRIS 260 242 -18 -6.92
5 NFCX 1,300 1,210 -90 -6.92
6 IFSH 290 270 -20 -6.90
7 MAPB 1,680 1,565 -115 -6.85
8 ALKA 440 410 -30 -6.82
9 EMTK 4,990 4,650 -340 -6.81
10 KRAH 446 416 -30 -6.73
No Code Prev Close Change %
1 ICBP 8,325 8,325 0 0.00
2 BBRI 2,630 2,730 100 3.80
3 INDF 5,600 5,675 75 1.34
4 PURA 74 75 1 1.35
5 BBCA 24,825 26,475 1,650 6.65
6 TLKM 3,170 3,130 -40 -1.26
7 BMRI 4,110 4,290 180 4.38
8 BBNI 3,630 3,660 30 0.83
9 ASII 4,350 4,540 190 4.37
10 UNVR 8,200 8,025 -175 -2.13