Portal Berita Ekonomi Jum'at, 29 Mei 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:02 WIB. IHSG - IHSG menguat 0,79% di akhir sesi II.
  • 13:21 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,14% terhadap Poundsterling pada level 1,2338 USD/GBP.
  • 13:21 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,19% terhadap Euro pada level 1,1098 USD/EUR.
  • 13:20 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,45% terhadap Yen pada level 107,17 JPY/USD.
  • 13:19 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.719 USD/troy ounce.
  • 13:18 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 34,80 USD/barel.
  • 13:17 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 33,03 USD/barel.

Musuh Bebuyutan AS Berhasil Ciptakan Pendeteksi Covid-19, Pakai AI Lho!

Musuh Bebuyutan AS Berhasil Ciptakan Pendeteksi Covid-19, Pakai AI Lho!
WE Online, Jakarta -

Negara yang dibenci Amerika Serikat (AS) sekaligus musuh bebuyutannya, Iran, resmi meluncurkan perangkat lunak kecerdasan buatan (software artificial intelligence/AI) untuk mempercepat deteksi Virus Corona Covid-19.

Tak bisa dipungkiri, sanksi berlapis AS terhadap Iran membuat negara tersebut harus berpikir keras untuk terus berinovasi, khususnya dalam menciptakan alat deteksi Corona.

Alat deteksi Covid-19 itu dikembangkan oleh para ilmuwan dari konsorsium perguruan tinggi Iran selama satu bulan.

Baca Juga: Bantu Atasi Corona, China dan Australia Berebut Pengaruh di Pasifik

Mereka menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk menganalisis pemindaian tomografi terkomputasi (CT) paru-paru yang berpotensi terinfeksi, yang memungkinkan dokter untuk mengunggah gambar dan langsung menerima hasil.

Menteri Sains dan Teknologi Iran, Sorena Sattari mengatakan bahwa terobosan ini akan meringankan beban kerja para petugas medis, yang sebelumnya harus secara manual meneliti ratusan gambar per hari, dan membawa 'perspektif baru' untuk mendiagnosis serta pengobatan Virus Corona.

"Pencitraan CT ini memungkinkan dokter untuk menemukan kelainan pada paru-paru pasien, yang menunjukkan adanya infeksi Covid-19. Namun, metode ini telah dikesampingkan di seluruh dunia demi pengujian reaksi rantai polimerase (PCR), yang mencari bahan genetik virus alih-alih gejalanya," kata dia, seperti dikutip dari Russia Today, Senin (6/4/2020).

Sattari melanjutkan, penelitian telah menunjukkan bahwa pemindaian CT lebih dapat diandalkan daripada metode PCR. Sebuah makalah penelitian China yang diterbitkan lebih dari satu bulan yang lalu merekomendasikannya digunakan sebagai 'alat utama' dalam pengujian Covid-19.

Seperti diketahui, Iran, salah satu negara yang paling parah dilanda pandemi Corona di Timur Tengah. Lebih dari 55 ribu kasus telah dikonfirmasi dan 3.500 orang meninggal dunia di negeri Mullah itu.

Virus Corona juga telah merenggut nyawa salah satu tokoh penting Iran, Ayatollah Hashem Bathayi Golpayegani.

Baca Juga: Bukan Bualan, Ramalan China soal Amerika Serikat Benar Adanya

Sebagai informasi, AS telah memasukkan perusahaan minyak Iran ke dalam daftar hitam, termasuk memutus aliran pendapatan vital yang dapat digunakan untuk meraih obat-obatan serta peralatan medis guna menyelamatkan nyawa warga Iran.

"Wabah Covid-19 adalah peluang besar bagi bangsa Amerika untuk meminta maaf kepada kami, dan menghapus sanksi yang sangat tidak adil untuk Iran," tegas Presiden Iran, Hassan Rouhani, dalam sebuah pidato resmi, beberapa waktu lalu.

Partner Sindikasi Konten: Viva

Baca Juga

Tag: Artificial Intelligence, Virus Corona, COVID-19, Iran, Amerika Serikat (AS)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Rosmayanti

Foto: Antara/Destyan Sujarwoko

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,942.14 3,901.87
British Pound GBP 1.00 18,246.26 18,063.24
China Yuan CNY 1.00 2,070.20 2,049.34
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,806.67 14,659.34
Dolar Australia AUD 1.00 9,828.67 9,729.40
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,909.87 1,890.84
Dolar Singapura SGD 1.00 10,467.04 10,359.23
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,417.64 16,248.41
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,407.75 3,369.19
Yen Jepang JPY 100.00 13,785.19 13,645.48
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4716.185 74.630 692
2 Agriculture 971.797 8.596 22
3 Mining 1243.286 -3.438 49
4 Basic Industry and Chemicals 724.798 14.451 78
5 Miscellanous Industry 829.469 25.291 52
6 Consumer Goods 1817.766 -5.862 58
7 Cons., Property & Real Estate 327.509 7.548 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 861.001 -11.328 78
9 Finance 949.013 35.801 93
10 Trade & Service 603.876 4.899 172
No Code Prev Close Change %
1 MCAS 760 950 190 25.00
2 DIVA 655 815 160 24.43
3 VICO 100 124 24 24.00
4 WIIM 115 139 24 20.87
5 NELY 124 146 22 17.74
6 PALM 171 199 28 16.37
7 HDIT 450 520 70 15.56
8 KBLM 284 320 36 12.68
9 DMMX 71 80 9 12.68
10 LPKR 150 169 19 12.67
No Code Prev Close Change %
1 NIRO 143 133 -10 -6.99
2 GLVA 258 240 -18 -6.98
3 HRME 173 161 -12 -6.94
4 TRIS 260 242 -18 -6.92
5 NFCX 1,300 1,210 -90 -6.92
6 IFSH 290 270 -20 -6.90
7 MAPB 1,680 1,565 -115 -6.85
8 ALKA 440 410 -30 -6.82
9 EMTK 4,990 4,650 -340 -6.81
10 KRAH 446 416 -30 -6.73
No Code Prev Close Change %
1 ICBP 8,325 8,325 0 0.00
2 BBRI 2,630 2,730 100 3.80
3 INDF 5,600 5,675 75 1.34
4 PURA 74 75 1 1.35
5 BBCA 24,825 26,475 1,650 6.65
6 TLKM 3,170 3,130 -40 -1.26
7 BMRI 4,110 4,290 180 4.38
8 BBNI 3,630 3,660 30 0.83
9 ASII 4,350 4,540 190 4.37
10 UNVR 8,200 8,025 -175 -2.13