Portal Berita Ekonomi Sabtu, 30 Mei 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 22:39 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.734 USD/barel.
  • 22:39 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 35,00 USD/barel.
  • 22:38 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 33,71 USD/barel.

Tak Tanggung-Tanggung, Pertamina Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Wilayah Bekasi Hingga 1 Juta Tabung

Tak Tanggung-Tanggung, Pertamina Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Wilayah Bekasi Hingga 1 Juta Tabung
WE Online, Jakarta -

PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) III Jawa bagian Barat, sejak Rabu (1/4/2020) telah melakukan penambahan pasokan LPG subsidi 3 kilogram (Kg) di wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi.

Pasokan fakultatif atau penambahan alokasi bersifat situasional menyusul imbauan #DiRumahAja yang diterapkan pemerintah setempat. Fakultatif ini berlangsung selama bulan April, yang totalnya mencapai lebih dari 1 juta tabung gas melon.

Baca Juga: Pertamina Kebut Progres Penyelesaian Kesiapan RS Darurat & Rujukan Covid-19

"Pada kondisi normal, rata-rata penyaluran LPG 3 kg di wilayah Bekasi mencapai 97 sampai dengan 99 ribu tabung per hari. Namun, kami memperkirakan adanya peningkatan kebutuhan LPG karena sebagian besar masyarakat kini berada di rumah sehingga aktivitas memasak juga bertambah," jelas Unit Manager Communication Relations & CSR MOR III, Dewi Sri Utami, Senin (6/4/2020).

"Melihat situasi tersebut, kami melakukan penambahan pasokan LPG subsidi untuk mempermudah masyarakat," tambahnya.

Dewi kembali menuturkan, di Kota Bekasi total penambahannya mencapai 544 ribu tabung LPG 3 kg yang akan digelontorkan selama sepuluh kali secara bertahap sejak 1 April hingga 29 April 2020. Di luar pasokan tambahan tersebut, Pertamina tetap akan menyuplai secara reguler dengan total suplai 2,9 juta tabung per bulan.

Sementara itu, di Kab Bekasi, total penambahan lebih dari 537 ribu tabung juga dilakukan bertahap hingga 29 April 2020, sedangkan suplai normal harian juga tetap dilakukan sebanyak 97 ribu tabung atau sekitar 2,9 juta tabung LPG 3 kg per bulan.

"Berdasarkan pantauan, beberapa wilayah dibatasi pergerakannya atau pun memberlakukan pengetatan wilayah sehingga mengurangi mobilisasi warga. Untuk mengantisipasi hal ini, Pertamina memastikan suplai LPG ke agen maupun pangkalan LPG tetap berjalan lancar dan dapat memenuhi kebutuhan warga," tambahnya.

LPG 3 kg merupakan LPG subsidi yang peruntukannya diatur dalam Peraturan Presiden No.104/2007 dan Peraturan Menteri ESDM No.21/2007 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Penetapan Harga. Pada aturan tersebut, tertuang jelas bahwa alokasinya hanya ditujukan bagi rumah tangga pra sejahtera, yakni yang memiliki penghasilan di bawah Rp1,5 juta per bulan, serta kegiatan usaha kecil dan mikro.

Dewi menegaskan, masyarakat yang berhak dapat membeli LPG subsidi dengan mudah di pangkalan LPG resmi Pertamina. Di Kota dan Kab Bekasi, terdapat total 2.632 pangkalan dan 101 agen LPG subsidi resmi Pertamina yang tersebar hingga seluruh desa. 

Dengan membeli di pangkalan resmi Pertamina, masyarakat akan memperoleh harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) berdasar SK Bupati, yakni Rp16.000 per tabung, serta terjamin keasliannya.

Baca Juga

Tag: PT Pertamina (Persero), energi, Liquefied Petroleum Gas (LPG)

Penulis: Bambang Ismoyo

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Antara/Rahmad

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,942.14 3,901.87
British Pound GBP 1.00 18,246.26 18,063.24
China Yuan CNY 1.00 2,070.20 2,049.34
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,806.67 14,659.34
Dolar Australia AUD 1.00 9,828.67 9,729.40
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,909.87 1,890.84
Dolar Singapura SGD 1.00 10,467.04 10,359.23
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,417.64 16,248.41
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,407.75 3,369.19
Yen Jepang JPY 100.00 13,785.19 13,645.48
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4753.612 37.427 692
2 Agriculture 964.931 -6.866 22
3 Mining 1238.201 -5.085 49
4 Basic Industry and Chemicals 745.733 20.935 78
5 Miscellanous Industry 858.396 28.927 52
6 Consumer Goods 1806.725 -11.041 58
7 Cons., Property & Real Estate 322.957 -4.552 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 864.084 3.083 78
9 Finance 962.515 13.502 93
10 Trade & Service 606.633 2.757 172
No Code Prev Close Change %
1 KRAH 416 510 94 22.60
2 AKSI 96 117 21 21.88
3 WINS 63 73 10 15.87
4 DIVA 815 940 125 15.34
5 IKBI 210 240 30 14.29
6 AHAP 50 57 7 14.00
7 PDES 360 410 50 13.89
8 DMMX 80 91 11 13.75
9 AMAR 175 195 20 11.43
10 DUCK 422 470 48 11.37
No Code Prev Close Change %
1 SINI 860 800 -60 -6.98
2 BRNA 1,075 1,000 -75 -6.98
3 MLPT 575 535 -40 -6.96
4 PTBA 2,090 1,945 -145 -6.94
5 CASS 202 188 -14 -6.93
6 SIPD 1,300 1,210 -90 -6.92
7 TBLA 535 498 -37 -6.92
8 DSSA 20,975 19,525 -1,450 -6.91
9 POLA 58 54 -4 -6.90
10 GGRP 290 270 -20 -6.90
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,730 2,950 220 8.06
2 PURA 75 75 0 0.00
3 TLKM 3,130 3,150 20 0.64
4 BBCA 26,475 25,950 -525 -1.98
5 ICBP 8,325 8,150 -175 -2.10
6 BBNI 3,660 3,830 170 4.64
7 BMRI 4,290 4,470 180 4.20
8 ASII 4,540 4,770 230 5.07
9 PWON 376 362 -14 -3.72
10 KLBF 1,355 1,415 60 4.43