Portal Berita Ekonomi Sabtu, 06 Juni 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 10:58 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq ditutup positif 2,06% pada level 9.814.
  • 10:57 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup positif 3,15% pada level 27.110.
  • 10:56 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup positif 2,64% pada level 3.193.
  • 10:55 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.685 USD/troy ounce.
  • 10:54 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 42,30 USD/barel.
  • 10:53 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 39,55 USD/barel.

Pemerintah New York Buka Opsi Makamkan Jenazah Pasien Corona di Taman-taman

Pemerintah New York Buka Opsi Makamkan Jenazah Pasien Corona di Taman-taman
WE Online, New York -

Para pejabat New York, Amerika Serikat (AS) membuka opsi untuk menguburkan mayat-mayat korban virus corona baru, COVID-19, di Central Park, sebuah taman kota setempat. Rencana ini muncul ketika angka kematian di New York mencapai 4.758 jiwa.

AS hingga saat ini memiliki 367.004 kasus COVID-19 dengan 10.871 kematian dan sebanyak 19.671 pasien sembuh. Negara Bagian New York jadi episentrum atau pusat wabah dengan memiliki 131.916 kasus, 4.758 orang di antaranya telah meninggal.

Baca Juga: AS Tolak Kirimkan Pesanan Masker ke Kanada karena...

Rencana penguburan di taman menjadi bagian dari opsi penguburan di Hart Island. Opsi ini terpaksa diambil jika layanan pemakaman New York kewalahan oleh jumlah kematian yang luar biasa banyak.

"Kita mungkin berurusan dengan penguburan sementara sehingga kita bisa berurusan dengan masing-masing keluarga nanti," kata Wali Kota New York City, Bill de Blasio, dalam konferensi pers di Brooklyn Navy Yard.

"Tempat jelas yang kita gunakan secara historis adalah Hart Island," lanjut de Blasio, seperti dikutip dari New York Post, Selasa (7/4/2020).

Tanah pemakaman umum terbesar di Negara Bagian New York terletak di Long Island Sound di lepas pantai tenggara Bronx.

Tempat pemakaman ini memiliki sejarah yang mengerikan, karena menjadi tuan rumah kamp penjara Perang Saudara, sebuah koloni untuk pasien tuberkulosis dan menjadi tempat peristirahatan bagi ribuan korban HIV/AIDS selama 1980-an yang ditinggalkan oleh keluarga atau tidak dapat menerima penguburan yang layak.

Wali Kota Bill de Blasio —yang enggan mendiskusikan di depan umum bagaimana New York menangani jumlah tubuh yang luar biasa— menghadapi kenyataan mengerikan setelah Anggota Dewan Kota Mark Levine mengangkat kemungkinan yang bahkan lebih mengerikan.

"Sebentar lagi kita akan memulai pemakaman sementara. Ini kemungkinan akan dilakukan dengan menggunakan taman NYC (New York City)," kata Partai Demokrat Manhattan dalam sebuah tweet sebelum pernyataan de Blasio muncul.

“Parit akan digali untuk 10 peti mati dalam satu baris. Ini akan dilakukan dengan cara yang bermartabat, tertib dan sementara. Tapi itu akan sulit bagi penduduk New York."

Levine, Ketua Komite Kesehatan Dewan New York City, mengklarifikasi dalam tweet bahwa rencana untuk mengubah taman menjadi kuburan sementara adalah sebuah kemungkinan. Sedangkan Balai Kota mengatakan bahwa itu tidak terjadi untuk saat ini.

"Kami saat ini tidak berencana untuk menggunakan taman lokal sebagai tempat pemakaman," kata juru bicara Balai Kota Freddi Goldstein. "Kami sedang mengeksplorasi penggunaan Hart Island untuk penguburan sementara."

Partner Sindikasi Konten: SINDOnews

Baca Juga

Tag: Amerika Serikat (AS), Donald Trump, New York, COVID-19, Virus Corona, Virus 2019-nCoV

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Unsplash/Ashim D’Silva

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,774.27 3,735.72
British Pound GBP 1.00 17,840.66 17,661.74
China Yuan CNY 1.00 1,992.25 1,972.18
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,170.50 14,029.50
Dolar Australia AUD 1.00 9,848.50 9,749.10
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,828.43 1,810.21
Dolar Singapura SGD 1.00 10,141.34 10,035.41
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,050.93 15,889.81
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,317.06 3,277.92
Yen Jepang JPY 100.00 12,990.92 12,860.48
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4947.782 31.078 693
2 Agriculture 1005.979 2.246 22
3 Mining 1279.030 9.869 49
4 Basic Industry and Chemicals 756.813 -4.797 78
5 Miscellanous Industry 899.382 35.666 52
6 Consumer Goods 1816.718 -5.780 58
7 Cons., Property & Real Estate 342.717 5.540 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 906.783 3.973 78
9 Finance 1031.378 8.454 93
10 Trade & Service 615.344 6.666 173
No Code Prev Close Change %
1 JAST 102 137 35 34.31
2 FOOD 85 114 29 34.12
3 MTSM 138 185 47 34.06
4 CMNP 1,500 1,875 375 25.00
5 SAPX 1,460 1,825 365 25.00
6 TECH 216 270 54 25.00
7 IMAS 520 645 125 24.04
8 TPMA 226 276 50 22.12
9 OASA 318 386 68 21.38
10 INPP 705 855 150 21.28
No Code Prev Close Change %
1 DPUM 100 93 -7 -7.00
2 NATO 432 402 -30 -6.94
3 JAWA 73 68 -5 -6.85
4 INPS 2,920 2,720 -200 -6.85
5 KBLV 470 438 -32 -6.81
6 MPRO 890 830 -60 -6.74
7 TMPO 149 139 -10 -6.71
8 NIRO 150 140 -10 -6.67
9 MARI 135 126 -9 -6.67
10 INCI 394 368 -26 -6.60
No Code Prev Close Change %
1 PURA 77 74 -3 -3.90
2 BBRI 3,060 3,110 50 1.63
3 TLKM 3,300 3,230 -70 -2.12
4 PWON 414 462 48 11.59
5 BBCA 28,950 28,625 -325 -1.12
6 BBTN 975 1,055 80 8.21
7 BMRI 4,730 4,850 120 2.54
8 TOWR 1,015 1,065 50 4.93
9 PGAS 955 1,030 75 7.85
10 BBNI 4,140 4,250 110 2.66