Portal Berita Ekonomi Minggu, 07 Juni 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 10:58 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq ditutup positif 2,06% pada level 9.814.
  • 10:57 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup positif 3,15% pada level 27.110.
  • 10:56 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup positif 2,64% pada level 3.193.
  • 10:55 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.685 USD/troy ounce.
  • 10:54 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 42,30 USD/barel.
  • 10:53 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 39,55 USD/barel.

Ramayana Curhat Gak Ada Harapan Lagi hingga Harus PHK 84 Karyawan, Nasib Saham RALS Bikin Bergidik!

Ramayana Curhat Gak Ada Harapan Lagi hingga Harus PHK 84 Karyawan, Nasib Saham RALS Bikin Bergidik!
WE Online, Jakarta -

Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat wabah virus corona melanda 84 karyawan Ramayana Depok. Keputusan untuk merumahkan ratusan karyawan itu diambil perusahaan karena semakin tidak menentunya bisnis yang tertekan karena corona. 

"Jadi, karena virus ini kita sudah enggak ada harapan lagi. Akhirnya mungkin manajemen sudah memikirkan dengan matang karena sudah tidak mampu lagi menutup biaya," ungkap Store Manager Ramayana Depok, Nukmal Amdar. 

Baca Juga: Wishnutama Bilang 1.500 Hotel di Indonesia Tutup Akibat Corona, Wilayah Ini yang Paling Terdampak!

Baca Juga: Gak Betah Bersanding Terlalu Lama, Ramayana Pilih Tinggalkan Matahari! Nasibnya Bertolak Belakang!

Ia menambahkan, saat ini perusahaan tengah berusaha memenuhi kewajiban pemberian pesangon kepada setiap karyawan yang terkena PHK.

"Proses pemanggilan karyawan untuk diberikan haknya semuanya sudah berjalan. Ada (uang kesejahteraan), kami akan bayarkan sesuai ketentuan undang-undang," katanya," sambungnya.

Di tengah proses PHK yang berlangsung di Ramayana Depok, pergerakan saham PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) di pasar modal nampak terus menurun. Meski sempat menanjak hingga ke level tertinggi di Rp685 per saham, sejak pertengahan sesi pertama saham RALS mulai berbalik arah ke zona merah.

Dilansir dari RTI, saham RALS berakhir dengan koreksi -2,42% ke level Rp605 per saham pada penutupan sesi pertama, Selasa (7/04/2020). Bahkan, beberapa saat lalu saham RALS pamit dari level Rp600 dan terjun ke level terendah di angka Rp590 per saham.

Baca Juga: Gelombang PHK Makin Mengancam, 300 Karyawan Ramayana Bahkan Belum Terima Pesangon

Perlu diketahui, sepanjang Maret 2020, saham RALS bergerak dengan tren melemah dengan akumulasi koreksi mencapai -31,25%. Barulah pada akhir pekan lalu saham RALS dapat rebound, yakni pada Kamis (2/04/2020) sebesar 5,07% ke level Rp456 per saham dan Jumat (3/04/2020) sebesar 11,84% ke level Rp510 per saham.

Jika ditarik lebih jauh lagi, saham kompetitor PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) ini terdiskon sebesar -43,19% secara year to date atau setara dengan -67,30% dalam kurun waktu satu tahun terakhir.

Catatan Koreksi

Warta Ekonomi melakukan koreksi terhadap penulisan jumlah karyawan Ramayana yang ter-PHK. Sebelumnya tertuis 300 karyawan  menjadi 84 karyawan sesuai dengan yang diklarifikasi oleh manajemen Ramayana.

Klarifikasi Berita

Seluruh karyawan toko dirumahkan dengan syarat yang sudah ditentukam oleh perseroan, di mana dalam beberapa kali rapat tidak dicapai kesepakatan antara perseroan dan karyawan dengan kondisi dirumahkan, akhirnya disepakati bersama antara perseroan dengan karyawan melalui PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) terhadap 84 karyawan (bukan 300 karyawan seperti yang diberitakan), dengan memberikan pesangon kepada mereka sesuai dengan peraturan-undangan yang berlaku yang dituangkan dalam "Surat Kesepakatan Bersama" yang ditandatangani oleh Perseroan dan Karyawan.

Baca Juga

Tag: PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk, Ramayana, Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), Saham, Pasar Modal, PT Matahari Department Store Tbk

Penulis/Editor: Lestari Ningsih

Foto: Sufri Yuliardi

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,774.27 3,735.72
British Pound GBP 1.00 17,840.66 17,661.74
China Yuan CNY 1.00 1,992.25 1,972.18
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,170.50 14,029.50
Dolar Australia AUD 1.00 9,848.50 9,749.10
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,828.43 1,810.21
Dolar Singapura SGD 1.00 10,141.34 10,035.41
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,050.93 15,889.81
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,317.06 3,277.92
Yen Jepang JPY 100.00 12,990.92 12,860.48
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4947.782 31.078 693
2 Agriculture 1005.979 2.246 22
3 Mining 1279.030 9.869 49
4 Basic Industry and Chemicals 756.813 -4.797 78
5 Miscellanous Industry 899.382 35.666 52
6 Consumer Goods 1816.718 -5.780 58
7 Cons., Property & Real Estate 342.717 5.540 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 906.783 3.973 78
9 Finance 1031.378 8.454 93
10 Trade & Service 615.344 6.666 173
No Code Prev Close Change %
1 JAST 102 137 35 34.31
2 FOOD 85 114 29 34.12
3 MTSM 138 185 47 34.06
4 CMNP 1,500 1,875 375 25.00
5 SAPX 1,460 1,825 365 25.00
6 TECH 216 270 54 25.00
7 IMAS 520 645 125 24.04
8 TPMA 226 276 50 22.12
9 OASA 318 386 68 21.38
10 INPP 705 855 150 21.28
No Code Prev Close Change %
1 DPUM 100 93 -7 -7.00
2 NATO 432 402 -30 -6.94
3 JAWA 73 68 -5 -6.85
4 INPS 2,920 2,720 -200 -6.85
5 KBLV 470 438 -32 -6.81
6 MPRO 890 830 -60 -6.74
7 TMPO 149 139 -10 -6.71
8 NIRO 150 140 -10 -6.67
9 MARI 135 126 -9 -6.67
10 INCI 394 368 -26 -6.60
No Code Prev Close Change %
1 PURA 77 74 -3 -3.90
2 BBRI 3,060 3,110 50 1.63
3 TLKM 3,300 3,230 -70 -2.12
4 PWON 414 462 48 11.59
5 BBCA 28,950 28,625 -325 -1.12
6 BBTN 975 1,055 80 8.21
7 BMRI 4,730 4,850 120 2.54
8 TOWR 1,015 1,065 50 4.93
9 PGAS 955 1,030 75 7.85
10 BBNI 4,140 4,250 110 2.66