Portal Berita Ekonomi Minggu, 31 Mei 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Antusias Masyarakat Belanja Online di TTIC Kementan Tinggi, Driver Gojek: Semoga Berlanjut!

Antusias Masyarakat Belanja Online di TTIC Kementan Tinggi, Driver Gojek: Semoga Berlanjut!
WE Online, Jakarta -

Antrean panjang terlihat dari pintu masuk Toko Tani Indonesia Center (TTIC) di Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Pengunjung yang didominasi oleh driver Gojek ini bergantian masuk ke dalam pasar yang menyediakan sebelas kebutuhan bahan pokok.

Muhammad Solihin (39) mengaku sudah beberapa kali menerima orderan untuk belanja online di TTIC Pasar Minggu. Menurutnya, dalam sehari ia bisa menerima dua hingga tiga pesanan belanja online.

Baca Juga: Kementan Gandeng Startup Distribusikan Pangan, Petani Harap Terus Berlanjut

"Sekarang penumpang lagi sepi, tapi berkat kerja sama Gojek dengan Kementerian Pertanian, alhamdulillah orderan saya lancar. Saya harus berterima kasih kepada Kementan karena tetep bisa terima orderan berupa belanja," ujar Solihin, Selasa (7/4/2020).

Solihin mengatakan, bahan pangan yang sering dibeli masyarakat biasnya berupa beras dan cabai. Kedua itu banyak dipesan lantaran menjadi komoditas utama masyarakat. Meski pendapatannya tidak terlalu sebanding dengan hari biasanya, Solihin tetap bersyukur karena belanja online lewat TTIC memberi banyak berkah. Ia pun mengaku sekarang ini jadi tahu adanya pasar murah milik pemerintah.

"Sangat bagus sekali, saya harap kerja sama ini tidak cuma dalam keadaan seperti ini saja, tapi harus terus berlanjut sampai kondisi normal," terang Solihin.

Seperti diketahui, Kementan dan Gojek resmi menjalin kerja sama berbentuk penyedia barang dan jasa. Kerja sama ini merupakan inovasi Kementan dalam membantu menyediakan kebutuhan sehari-hari selama mengikuti kebijakan pemerintah pusat terkait penyebaran virus Covid 19.

Di tempat yang sama, salah seorang pembeli Anjani Rahayu (28) mengaku senang dan sangat berterima kasih dengan adanya pasar murah tersebut. Dia mengatakan bahwa dalam kondisi serba sulit ini semua kebutuhan cenderung naik dan tidak stabil.

"Namun, dengan adanya TTIC, uang belanja saya bisa dihemat sampai Rp50 ribu. Di sini juga lengkap sekali mulai dari beras sampai bawang tersedia. Tempatnya juga aman dan nyaman. Apalagi harganya yang sangat murah. Saya berharap pasar TTIC bisa diperbanyak di seluruh wilayah dan makin memudahkan kita untuk berbelanja," tutupnya.

Sebelumnya, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo meminta driver Gojek menjadi garda terdepan dalam melawan penyebaran Covid-19 di Indonesia. Menurut Syahrul, peranan Gojek sangat penting, terutama dalam mengantar dan menjemput kebutuhan bahan pokok masyarakat di pasar mitra tani Kementerian Pertanian yang ada di seluruh Indonesia.

Syahrul mengatakan, Gojek harus mampu menjawab kebingungan rakyat Indonesia di tengah derasnya serangan wabah corona. Gojek diharapkan menjadi mitra negara dengan memicu perubahan besar melalui bidang jasa.

"Paling tidak, ojek online bisa menjadi bagian dalam mempersiapkan sebelas kebutuhan bahan pokok. Yang paling penting ada beras, ada telur, ada minyak, dan ada gula. Kalau begitu, besok rakyat tidak perlu keluar rumah lagi. Karena tinggal telepon Gojek, baranya sudah ada di rumah," katanya.

Baca Juga

Tag: Kementerian Pertanian (Kementan), Agribisnis, PT Go-Jek Indonesia

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Kementan

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,942.14 3,901.87
British Pound GBP 1.00 18,246.26 18,063.24
China Yuan CNY 1.00 2,070.20 2,049.34
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,806.67 14,659.34
Dolar Australia AUD 1.00 9,828.67 9,729.40
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,909.87 1,890.84
Dolar Singapura SGD 1.00 10,467.04 10,359.23
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,417.64 16,248.41
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,407.75 3,369.19
Yen Jepang JPY 100.00 13,785.19 13,645.48
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4753.612 37.427 692
2 Agriculture 964.931 -6.866 22
3 Mining 1238.201 -5.085 49
4 Basic Industry and Chemicals 745.733 20.935 78
5 Miscellanous Industry 858.396 28.927 52
6 Consumer Goods 1806.725 -11.041 58
7 Cons., Property & Real Estate 322.957 -4.552 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 864.084 3.083 78
9 Finance 962.515 13.502 93
10 Trade & Service 606.633 2.757 172
No Code Prev Close Change %
1 KRAH 416 510 94 22.60
2 AKSI 96 117 21 21.88
3 WINS 63 73 10 15.87
4 DIVA 815 940 125 15.34
5 IKBI 210 240 30 14.29
6 AHAP 50 57 7 14.00
7 PDES 360 410 50 13.89
8 DMMX 80 91 11 13.75
9 AMAR 175 195 20 11.43
10 DUCK 422 470 48 11.37
No Code Prev Close Change %
1 SINI 860 800 -60 -6.98
2 BRNA 1,075 1,000 -75 -6.98
3 MLPT 575 535 -40 -6.96
4 PTBA 2,090 1,945 -145 -6.94
5 CASS 202 188 -14 -6.93
6 SIPD 1,300 1,210 -90 -6.92
7 TBLA 535 498 -37 -6.92
8 DSSA 20,975 19,525 -1,450 -6.91
9 POLA 58 54 -4 -6.90
10 GGRP 290 270 -20 -6.90
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,730 2,950 220 8.06
2 PURA 75 75 0 0.00
3 TLKM 3,130 3,150 20 0.64
4 BBCA 26,475 25,950 -525 -1.98
5 ICBP 8,325 8,150 -175 -2.10
6 BBNI 3,660 3,830 170 4.64
7 BMRI 4,290 4,470 180 4.20
8 ASII 4,540 4,770 230 5.07
9 PWON 376 362 -14 -3.72
10 KLBF 1,355 1,415 60 4.43