Portal Berita Ekonomi Rabu, 03 Juni 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:01 WIB. IHSG - IHSG menguat 1,93% di akhir sesi II.
  • 13:21 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,03% terhadap Yen pada level 108,65 JPY/USD.
  • 13:20 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,25% terhadap Poundsterling pada level 1,2583 USD/GBP.
  • 13:18 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,30% terhadap Euro pada level 1,1204 USD/EUR.
  • 13:17 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.724 USD/troy ounce.
  • 13:16 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 40,36 USD/barel.
  • 13:15 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 38,06 USD/barel.

Kritiknya Bikin Luhut Marah, Said Didu Kirim Surat, Isinya Bukan Minta Maaf, Tapi...

Kritiknya Bikin Luhut Marah, Said Didu Kirim Surat, Isinya Bukan Minta Maaf, Tapi...
WE Online, Jakarta -

Kritikan Eks Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu kepada Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan berbuntut panas. Sebelumnya, pernyataan Said Didu di dalam akun Youtube membuat Luhut akan menuntut Said Didu ke ranah hukum.

Namun, sebelum makin memanas, Said Didu mengirim surat klarifikasi kepada Luhut, "Hari ini, tanggal 7 April 2020, saya sudah mengirim surat ke Pak Luhut Binsar Pandjaitan dan tadi diterima di kantor Kemenko Kemaritiman dan Investasi sekitar jam 11 siang," katanya, Selasa (7/4/2020).

Baca Juga: Minta Maaf ke Luhut? Said Didu: Ogah!

Baca Juga: Lantang 'Serang' Luhut, Ini Rekam Jejak Said Didu: Mantan Pejabat BUMN yang Vokal Kritik Pemerintah

Lanjutnya, ia mengatakan surat tersebut berisikan klarifikasi terkait video yang ia unggah di Youtube pribadinya yang berjudul "Luhut: Uang, Uang dan Uang".

Ia menjelaskan video tersebut bertujuan untuk menyampaikan analisisnya terhadap kebijakan pemerintah dalam menangani pandemi Corona atau Covid-19. Menurutnya, video itu berisi ulasan kebijakan pemerintah dalam menangani pandemi tersebut.

"Keterangan saya tersebut jauh dari kepentingan pribadi dan semata-mata karena panggilan nurani untuk memenuhi kewajiban anak bangsa dalam mengembangkan sistem kehidupan bangsa dan negara yang demokratis, peduli, dan kritis kepada setiap aparatur negara agar dalam mengambil kebijakan dan langkah-langkah selalu fokus untuk kepentingan rakyat banyak demi Indonesia yang maju dan makmur," katanya.

Lebih lanjut, ia mengakui dirinya mengkritik Menko Marves Luhut karena selama mengatasi virus corona lebih mengutamakan kebijakan penyelamatan di bidang investasi.

"Pernyataan saya yang menyatakan bahwa Luhut hanya memikirkan uang, uang, dan uang merupakan rangkaian yang tidak terpisahkan dari seluruh analisis tersebut," ujarnya.

Jelasnya, kebijakan pemerintah cenderung mengutamakan penyelamatan ekonomi dibandingkan penanganan pandemi secara langsung.

"Bahwa Menko Kemaritiman dan Investasi Bapak Luhut B Panjaitan lebih mengutamakan kebijakan penyelamatan investasi yang mungkin merupakan pelaksanaan tugas Bapak," tukasnya.

Diketahui, video tersebut ditanggapi Luhut dengan serius. Melalui Jubir Kemenko Marves, Jodi Mahardi, menuntut Said Didu minta maaf atau pihaknya akan menempuh jalur hukum.

"Bila dalam 2x24 jam tidak minta maaf, kami akan menempuh jalur hukum sesuai perundang-undangan yang berlaku," kata juru bicara Menko Luhut, Jodi Mahardi, lewat keterangan pers tertulis kepada wartawan, Jumat (3/4/2020).

Baca Juga

Tag: Luhut Binsar Pandjaitan, Said Didu, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya, Virus Corona

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Vicky Fadil

Foto: Twitter/msaid_didu

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,815.12 3,775.14
British Pound GBP 1.00 18,001.23 17,820.69
China Yuan CNY 1.00 2,014.10 1,993.72
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,316.23 14,173.78
Dolar Australia AUD 1.00 9,921.15 9,821.01
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,847.18 1,828.69
Dolar Singapura SGD 1.00 10,235.38 10,132.09
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,015.57 15,851.96
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,360.62 3,321.72
Yen Jepang JPY 100.00 13,200.77 13,068.21
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4847.507 93.895 692
2 Agriculture 966.684 1.753 22
3 Mining 1270.446 32.245 49
4 Basic Industry and Chemicals 759.541 13.808 78
5 Miscellanous Industry 854.205 -4.191 52
6 Consumer Goods 1820.498 13.773 58
7 Cons., Property & Real Estate 326.467 3.510 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 883.534 19.450 78
9 Finance 995.519 33.004 93
10 Trade & Service 611.583 4.950 172
No Code Prev Close Change %
1 ASBI 270 336 66 24.44
2 DIVA 940 1,145 205 21.81
3 BBTN 760 925 165 21.71
4 AKSI 117 141 24 20.51
5 MBTO 59 70 11 18.64
6 TMPO 127 148 21 16.54
7 DUCK 470 540 70 14.89
8 PJAA 466 535 69 14.81
9 PANS 745 855 110 14.77
10 ETWA 64 73 9 14.06
No Code Prev Close Change %
1 DFAM 400 372 -28 -7.00
2 STTP 8,300 7,725 -575 -6.93
3 ARKA 1,300 1,210 -90 -6.92
4 LAND 318 296 -22 -6.92
5 NATO 535 498 -37 -6.92
6 CASS 188 175 -13 -6.91
7 VICO 116 108 -8 -6.90
8 ADES 960 895 -65 -6.77
9 OCAP 150 140 -10 -6.67
10 POLI 1,050 980 -70 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,950 3,180 230 7.80
2 BBTN 760 925 165 21.71
3 PURA 75 77 2 2.67
4 TKIM 3,970 4,260 290 7.30
5 BBCA 25,950 26,800 850 3.28
6 TLKM 3,150 3,250 100 3.17
7 ICBP 8,150 8,475 325 3.99
8 BMRI 4,470 4,620 150 3.36
9 BBNI 3,830 3,970 140 3.66
10 INDF 5,750 6,025 275 4.78