Portal Berita Ekonomi Rabu, 03 Juni 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:01 WIB. IHSG - IHSG menguat 1,93% di akhir sesi II.

Soal Keringanan Pinjol, Warganet: Tetap Saja Ditagih, Padahal Sudah Bilang Dagangan Sepi!

Soal Keringanan Pinjol, Warganet: Tetap Saja Ditagih, Padahal Sudah Bilang Dagangan Sepi!
WE Online, Bogor -

Penyedia layanan pinjaman daring/online (pinjol) yang terdaftar di Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) bisa memberikan keringan cicilan kepada pelaku UMKM yang terdampak wabah corona. Namun, keringanan baru bisa diwujudkan bila pemberi pinjaman menyetujuinya.

Sekadar informasi, fintech peminjam daring (peer to peer/P2P) memang hanya bertindak sebagai penghubung antara pemilik modal (pemberi pinjaman) dan peminjam sehingga berhak melakukan restrukturisasi pinjaman tanpa izin pemilik modal. Menurut warganet bernama Oboy Ramziq, itu jadi salah satu faktor yang merugikan nasabah fintech.

"Nasabah fintech banyak dirugikan karena tidak bisa bernegosiasi dengan pemberi pinjaman. Nasabah hanya bisa berhubungan dengan pihak debt collector, yang ketika terjadi keterlambatan tidak ada kata konsolidasi," kata Oboy, dikutip Rabu (8/4/2020).

Baca Juga: Fintech Berikan Keringanan Cicilan Pinjol Asal...

Senada dengan Oboy, pengguna bernama Dede Suryana meminta platform pinjol memberi pengertian kepada pemberi modal supaya bisa mewujudkan keringanan cicilan di tengah wabah corona.

Dede menulis, "jangan pakai kata asal kalau mau memberikan keringanan, tapi diminta pengertian dan kebijaksanaan pemberi modal/pinjaman kepada para peminjamnya yang usaha dan pekerjaannya sudah tidak ada/dirumahkan. Itu saja intinya, bukannya peminjam mau lari dari kewajiban."

Selain meminta pengertian pihak platform dan pemberi pinjaman, warganet juga mempertanyakan mengapa keringanan hanya diberikan kepada UMKM?

"Hanya untuk UMKM?? Padahal konsumen pinjol banyak dari orang individu... tetap ada pinjol bikin sengsara. Bunga dan denda harian mencekik kami," tulis warganet bernama Siti Cholifah menggunakan akun Facebook.

Ada pula pengguna bernama Yoyoh Samsiah yang membagikan cerita tentang penagihan yang tetap dilakukan pihak penyedia layanan pinjaman.

Ia menulis, "tetap saja ditagih dan diancam, padahal sudah kasih tau kalau belum bisa setor karena dagangnya sepi."

Yang perlu dicatat, AFPI menegaskan perusahaan fintech peer-to-peer yang terdaftar di OJK memiliki komitmen untuk memfasilitasi permintaan pengajuan keringanan pinjaman UMKM yang terdampak wabah virus corona. Fasilitasi yang ditawarkan tersebut mencakup mekanisme dan analisis kelayakan keringanan pinjaman.

"Dalam hal mendukung kebijakan pemerintah terkait restrukturisasi pinjaman akibat dampak wabah Covid-19 maka AFPI mengimbau kepada anggota AFPI untuk ikut berpartisipasi secara aktif membantu dan meringankan masyarakat pengguna platfom fintech P2PL yang mengalami kerugian atas dampak wabah Covid-19," begitu kata AFPI.

Namun, keputusan disetujui atau tidaknya permintaan keringanan pinjaman ada di tangan pemberi pinjaman (pemilik modal).

Baca Juga

Tag: Financial Technology (Fintech), Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI), Pinjaman Online

Penulis/Editor: Tanayastri Dini Isna

Foto: TechCrunch

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,815.12 3,775.14
British Pound GBP 1.00 18,001.23 17,820.69
China Yuan CNY 1.00 2,014.10 1,993.72
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,316.23 14,173.78
Dolar Australia AUD 1.00 9,921.15 9,821.01
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,847.18 1,828.69
Dolar Singapura SGD 1.00 10,235.38 10,132.09
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,015.57 15,851.96
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,360.62 3,321.72
Yen Jepang JPY 100.00 13,200.77 13,068.21
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4847.507 93.895 692
2 Agriculture 966.684 1.753 22
3 Mining 1270.446 32.245 49
4 Basic Industry and Chemicals 759.541 13.808 78
5 Miscellanous Industry 854.205 -4.191 52
6 Consumer Goods 1820.498 13.773 58
7 Cons., Property & Real Estate 326.467 3.510 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 883.534 19.450 78
9 Finance 995.519 33.004 93
10 Trade & Service 611.583 4.950 172
No Code Prev Close Change %
1 ASBI 270 336 66 24.44
2 DIVA 940 1,145 205 21.81
3 BBTN 760 925 165 21.71
4 AKSI 117 141 24 20.51
5 MBTO 59 70 11 18.64
6 TMPO 127 148 21 16.54
7 DUCK 470 540 70 14.89
8 PJAA 466 535 69 14.81
9 PANS 745 855 110 14.77
10 ETWA 64 73 9 14.06
No Code Prev Close Change %
1 DFAM 400 372 -28 -7.00
2 STTP 8,300 7,725 -575 -6.93
3 ARKA 1,300 1,210 -90 -6.92
4 LAND 318 296 -22 -6.92
5 NATO 535 498 -37 -6.92
6 CASS 188 175 -13 -6.91
7 VICO 116 108 -8 -6.90
8 ADES 960 895 -65 -6.77
9 OCAP 150 140 -10 -6.67
10 POLI 1,050 980 -70 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,950 3,180 230 7.80
2 BBTN 760 925 165 21.71
3 PURA 75 77 2 2.67
4 TKIM 3,970 4,260 290 7.30
5 BBCA 25,950 26,800 850 3.28
6 TLKM 3,150 3,250 100 3.17
7 ICBP 8,150 8,475 325 3.99
8 BMRI 4,470 4,620 150 3.36
9 BBNI 3,830 3,970 140 3.66
10 INDF 5,750 6,025 275 4.78