Kena Serangan Covid-19, Laju Investasi Asing di RI Loyo

Kena Serangan Covid-19, Laju Investasi Asing di RI Loyo Kredit Foto: Sufri Yuliardi

Laju realisasi investasi asing pada awal tahun ini cenderung melambat. Berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), arus modal asing pada kuartal I 2020 mencapai Rp98 triliun, turun 7% dari kuartal sebelumnya senilai Rp105,3 triliun.

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengatakan kondisi ini tak lepas dari pengaruh pandemi Covid-19 yang menyerang hampir seluruh ekonomi global.

"Dampak dari Covid-19 mulai kena di pertengahan Maret dan sejak saat itu PMA mulai menurun," kata Bahlil dalam paparan realisasi investasi triwulan pertama 2020 melalui saluran YouTube BKPM, Senin (20/4/2020).

Baca Juga: Covid-19 Gak Ngaruh, Aliran Modal ke RI Malah Naik 8%

Bahlil mengatakan iklim investasi di dalam negeri pada kuartal I lebih kondusif, di mana pada kuartal I 2020 sebesar Rp112,7 triliun, tumbuh 29,3% dibandingkan periode yang sama pada 2019 sebesar Rp87,2 triliun.

BKPM mencatat realisasi investasi (asing dan domestik) pada kuartal mencapai Rp210,7 triliun, naik 8% dari periode yang sama tahun lalu. Adapun realisasi investasi sepanjang tiga bulan ini berasal dari penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp112,7 triliun dan penanaman modal asing (PMA) sebesar Rp98,3 triliun. Realisasi PMDN naik 29,3% (yoy) dan PMA turun 9,2% (yoy).

Dari realisasi investasi kuartal I sebesar Rp210,7 triliun, investasi Rp108,3 triliun adalah investasi di Jawa, sedangkan sisanya di luar Jawa Rp102,4 triliun.

"Pembangunan infrastruktur yang mulai dilakukan pemerintahan Jokowi-JK sekarang mulai punya dampak," pungkasnya.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terkini