Warga Miskin Terdampak Lockdown, Kericuhan Terjadi

Warga Miskin Terdampak Lockdown, Kericuhan Terjadi Kredit Foto: Reuters/Emmanuel Foudrot

Bentrokan terjadi antara polisi dan para pemuda di pinggiran Paris, Prancis, yang warganya berpenghasilan rendah, karena aturan karantina yang ketat yang diberlakukan untuk menekan penyebaran virus corona.

Bentrokan itu terjadi di Villeneuve-La-Garenne, sebelah utara Paris, pertama kali terjadi pada Sabtu malam setelah seorang pengendara sepeda motor bertabrakan dengan pintu terbuka mobil polisi yang tidak bertanda selama dalam pengejaran. Kerusuhan berlangsung hingga Minggu dini hari sebelum ketenangan dipulihkan.

Baca Juga: Perancis Setengah Mati Kesulitan Ajak Warga Tak Keluar dari Rumah

Kurang dari 24 jam kemudian, kerusuhan kembali pecah. Kembang api dilemparkan ke polisi dan beberapa mobil dibakar, kata seorang pejabat polisi, ketika beberapa puluh pemuda mengejek petugas. Polisi menembakkan gas air mata untuk membubarkan para pembuat onar.

Banlieue Prancis---lingkungan dengan gedung-gedung bertingkat tinggi yang mengelilingi banyak kota-kotanya---telah lama menjadi titik api kemarahan atas keluhan sosial dan ekonomi. Pada 2005, kerusuhan berlangsung tiga minggu setelah dua pemuda tewas melarikan diri dari polisi di pinggiran Paris utara.

Pinggiran ibu kota yang miskin dan dihuni beragam etnis tampaknya telah terpukul semakin parah karena wabah virus corona dibandingkan pusat Kota Paris yang lebih makmur, berdasarkan data resmi terkait kematian akibat COVID-19.

Faktanya, Kemenkominfo mencatat ada sekitar 1.387 hoaks yang beredar di tengah pandemi Covid-19 selama periode Maret 2020 hingga Januari 2021. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini