Portal Berita Ekonomi Minggu, 31 Mei 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 21:56 WIB. IHSG - 4.626 (26/5), 4.716 (28/5), 4.753 (29/5).
  • 21:55 WIB. KOSPI - 1.994 (25/5), 2.029 (26/5), 2.031 (27/5), 2.028 (28/5), 2.029 (29/5).
  • 21:52 WIB. Hang Seng - 22.952 (25/5), 23.384 (26/5), 23.301 (27/5), 23.132 (28/5), 22.961 (29/5).
  • 21:45 WIB. Shanghai Composite - 2.817 (25/5), 2.846 (26/5), 2.836 (27/5), 2.846 (28/5), 2.852 (29/5).
  • 21:38 WIB. Nikkei 225 - 20.741 (25/5), 21.271 (26/5), 21.419 (27/5), 21.916 (28/5), 21.877 (29/5).
  • 21:28 WIB. FTSE 100 - 6.067 (26/5), 6.144 (27/5), 6.218 (28/5), 6.076 (29/5).
  • 21:26 WIB. Nasdaq - 9.389 (26/5), 9.442 (27/5), 9.416 (28/5), 9.555 (29/5).
  • 21:24 WIB. Dow Jones - 24.995 (26/5), 25.548 (27/5), 25.400 (28/5), 25.383 (29/5).
  • 21:22 WIB. S&P 500 - 2.991 (26/5), 3.036 (27/5), 3.029 (28/5), 3.044 (29/5).

Fadli Semprot Lagi Jokowi: Gak Perlu Pencitraan, Toh Uang Rakyat!

Fadli Semprot Lagi Jokowi: Gak Perlu Pencitraan, Toh Uang Rakyat!
WE Online, Jakarta -

Paket bantuan sembako dari pemerintah pusat untuk warga yang terdampak virus corona atau Covid-19 diakui terhambat lantaran tas yang bertuliskan bantuan Presiden RI habis. Padahal Menteri Sosial Juliari Batubara menyampaikan jika paket sembako sudah tersedia.

Anggota DPR RI dari Partai Gerindra, Fadli Zon menganggap bantuan untuk rakyat seharusnya tidak perlu menggunakan logo. Sebab yang diinginkan oleh masyarakat saat ini adalah bantuan sembako, bukan tas dengan logo bantuan Presiden RI.

"Ini bansos (bantuan sosial) atau banpres (bantuan presiden)? Zaman sudah berubah harusnya enggak perlu pakai logo untuk pencitraan. Toh uang rakyat kembali ke rakyat. Bukan uang pribadi Presiden. Saya yakin rakyat tak butuh tas berlogo “banpres” tapi isinya," tulis Fadli Zon di Twitternya, Kamis (30/4/2020).

Baca Juga: Jokowi Suka Bagi Sembako di Jalan, Istana: Presiden Paham Wong Cilik

Tas yang seharusnya untuk menampung paket sembako itu bertuliskan Bantuan Presiden RI dengan warna merah dan tulisan Bersama Lawan Covid-19 dengan warna hitam. Di atas tulisan itu terdapat logo Presiden Republik Indonesia dan terdapat juga enam imbauan untuk masyarakat.

Mensos, Juliari menyampaikan jika tas tersebut terhambat pembuatannya karena pemasok kesulitan mendapatkan bahan baku yang biasanya diimpor. Tetapi ia memastikan jika saat ini kantong sudah siap dan bantuan akan kembali diberikan.

"Awalnya ya karena ternyata pemasok-pemasok sebelumnya kesulitan bahan baku yang harus impor. Sekarang supply kantong sudah lancar," kata Juliari, Kamis.

Sebelumnya, Fadli Zon mengkritik cara yang dilakukan Presiden Jokowi dalam membagi-bagikan sembako di pinggir jalan. Padahal, pemerintah sudah menetapkan PSBB di sejumlah daerah agar tidak terjadi kerumunan.

"Pak @jokowi yth. Membagi sembako di jalanan sangat bertentangan dengan prinsip PSBB dan bisa membahayakan mereka yang berebutan. Biarlah tugas membagi-bagi ini cukup dilakukan oleh RT dan RW agar merata dan lebih beradab. Bapak bisa memikirkan kebijakan-kebijakan yang lebih strategis. Terima kasih," tulisnya.

Partner Sindikasi Konten: Viva

Baca Juga

Tag: Joko Widodo (Jokowi), Fadli Zon, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Bansos

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Rosmayanti

Foto: Antara/Rivan Awal Lingga

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,942.14 3,901.87
British Pound GBP 1.00 18,246.26 18,063.24
China Yuan CNY 1.00 2,070.20 2,049.34
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,806.67 14,659.34
Dolar Australia AUD 1.00 9,828.67 9,729.40
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,909.87 1,890.84
Dolar Singapura SGD 1.00 10,467.04 10,359.23
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,417.64 16,248.41
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,407.75 3,369.19
Yen Jepang JPY 100.00 13,785.19 13,645.48
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4753.612 37.427 692
2 Agriculture 964.931 -6.866 22
3 Mining 1238.201 -5.085 49
4 Basic Industry and Chemicals 745.733 20.935 78
5 Miscellanous Industry 858.396 28.927 52
6 Consumer Goods 1806.725 -11.041 58
7 Cons., Property & Real Estate 322.957 -4.552 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 864.084 3.083 78
9 Finance 962.515 13.502 93
10 Trade & Service 606.633 2.757 172
No Code Prev Close Change %
1 KRAH 416 510 94 22.60
2 AKSI 96 117 21 21.88
3 WINS 63 73 10 15.87
4 DIVA 815 940 125 15.34
5 IKBI 210 240 30 14.29
6 AHAP 50 57 7 14.00
7 PDES 360 410 50 13.89
8 DMMX 80 91 11 13.75
9 AMAR 175 195 20 11.43
10 DUCK 422 470 48 11.37
No Code Prev Close Change %
1 SINI 860 800 -60 -6.98
2 BRNA 1,075 1,000 -75 -6.98
3 MLPT 575 535 -40 -6.96
4 PTBA 2,090 1,945 -145 -6.94
5 CASS 202 188 -14 -6.93
6 SIPD 1,300 1,210 -90 -6.92
7 TBLA 535 498 -37 -6.92
8 DSSA 20,975 19,525 -1,450 -6.91
9 POLA 58 54 -4 -6.90
10 GGRP 290 270 -20 -6.90
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,730 2,950 220 8.06
2 PURA 75 75 0 0.00
3 TLKM 3,130 3,150 20 0.64
4 BBCA 26,475 25,950 -525 -1.98
5 ICBP 8,325 8,150 -175 -2.10
6 BBNI 3,660 3,830 170 4.64
7 BMRI 4,290 4,470 180 4.20
8 ASII 4,540 4,770 230 5.07
9 PWON 376 362 -14 -3.72
10 KLBF 1,355 1,415 60 4.43