Portal Berita Ekonomi Senin, 01 Juni 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:11 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,06% terhadap Yuan pada level 7,13 CNY/USD.
  • 16:10 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup positif 3,36% pada level 23.732.
  • 16:09 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 2,21% pada level 2.915.
  • 16:09 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 1,64% pada level 2.552.
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 0,84% pada level 22.062.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 1,75% pada level 2.065.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 0,82% pada level 6.126.

Meski Pendapatan Apple Lampaui Ekspektasi Analis, Tim Cook: Masih Ada Ketidakpastian

Meski Pendapatan Apple Lampaui Ekspektasi Analis, Tim Cook: Masih Ada Ketidakpastian
WE Online, Bogor -

Apple Inc melaporkan penjualan dan keuntungan di atas ekspektasi analis Wall Street, bersamaan dengan penjualan di China yang mulai pulih.

Meski begitu, CEO Tim Cook menilai, prediksi terhadap hasil keseluruhan pada kuartal saat ini tak bisa dilakukan, karena ketidakpastian akibat corona masih ada.

"Daripada berpura-pura dapat memproyeksikannya, kita lebih memilih mengaku tak memiliki visibilitas untuk melakukannya saat ini," kata Cook, dikutip dari Reuters, Jumat (1/5/2020).

Baca Juga: Corona Bawa Berkah Bagi Petani Kaki Gunung Rinjani, Ekspor Cabai ke Jepang Sampai 8,4 Ton!

Beberapa perusahaan Amerika yang beroperasi secara global, seperti Apple, memang telah terkena dampak corona. Bagi Apple misalnya, wabah itu membuat penjualan iPhone menurun pada kuartal I karena sejumlah toko ritelnya mesti ditutup demi memutus rantai penyebaran corona.

China merupakan pasar utama bagi Apple, berkontribusi 1/6 dari keseluruhan penjualan dan menjadi basis pabrik kontrak Apple. Karena itu, perusahaan mulai membuka toko di sana pada pertengahan Maret. "Daripada bulan sebelumnya, kami melihat peningkatan signifikan pada Maret dan April," imbuh Cook.

Apple melaporkan penjualan keseluruhan senilai 58,3 miliar dolar dan laba $2,55 per saham untuk kuartal yang berakhir pada bulan Maret, meningkat daripada tahun lalu, menurut data IBES dari Refinitiv.

Cook bilang, "lima minggu pertama dari kuartal I merupakan waktu yang luar biasa, di mana kami tumbuh sangat cepat, antara 63 miliar-67 miliar dolar AS."

Namun, itu semua berubah ketika corona datang. Toko ritel Apple di luar China daratan, termasuk Hong Kong, Taiwan, dan Korea Selatan masih tutup. Sementara itu, toko ritel di Austria dan Australia akan dibuka dalam satu-dua minggu pada awal Mei.

Baca Juga

Tag: Apple Inc, Tim Cook, Virus Corona

Penulis/Editor: Tanayastri Dini Isna

Foto: Reuters/Thomas Peter

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,942.14 3,901.87
British Pound GBP 1.00 18,246.26 18,063.24
China Yuan CNY 1.00 2,070.20 2,049.34
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,806.67 14,659.34
Dolar Australia AUD 1.00 9,828.67 9,729.40
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,909.87 1,890.84
Dolar Singapura SGD 1.00 10,467.04 10,359.23
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,417.64 16,248.41
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,407.75 3,369.19
Yen Jepang JPY 100.00 13,785.19 13,645.48
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Aug
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Nov
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10