Portal Berita Ekonomi Senin, 25 Mei 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Pak Anies, Jangan Kelamaan Tunda Bansos. Soalnya...

Pak Anies, Jangan Kelamaan Tunda Bansos. Soalnya...

Pembagian bantuan sosial (bansos) di DKI Jakarta karut-marut. Masih ada yang tidak tepat sasaran. Begitu juga waktu distribusi, tidak sesuai jadwal.

Melihat itu, pembagian bansos tahap kedua ditunda. Semestinya diberikan setelah bansos tahap pertama kelar 25 April lalu. Berarti sudah seminggu tertunda dengan alasan data penerima sedang diperbaiki. 

Padahal, warga terdampak virus corona alias Covid-19 sangat membutuhkan bansos tersebut untuk makan. Banyak warga kesulitan keuangan akibat penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). 

Menanggapi penundaan ini, Ketua Komisi E Bidang Kesra DPRD DKI Jakarta, Iman Satria, mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta segera membagikan bansos tersebut. Sebab, warga butuh makan. Pembagian itu harus lebih cermat lagi. Kesalahan kudu diminimalisir. 

"Ini yang bisa dilakukan Pemprov DKI. Sebab, tak akan bisa 100 persen menyempurnakan data penerima bansos. Artinya, pasti masih ada kemungkinan bansos disalurkan tidak tepat sasaran. Ini angkanya harus kecil. Jangan terjadi di mana-mana," kata Iman. 

Pemprov DKI, lanjut politisi Partai Gerindra itu, tak punya banyak waktu untuk memverifikasi data. Sebab, warga sudah menunggu penyaluran bansos tahap kedua untuk kebutuhan sehari-hari. Karena itu, dia meminta Pemprov DKI harus memberikan tanggung jawab kepada RT dan RW untuk membagikan bansos tersebut.

Kemudian pengurus RT dan RW hingga dinas kudu cermat mendata. Supaya penerima bansos yang betul-betul berhak. "Mau sampai kapan menunggu untuk verifikasi data? Percayakan saja kepada RT dan RW di bawah," tandasnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan paket bantuan akan dikirim tiap pekan selama PSBB. Kenyataannya, pendistribusian bansos kadang telat. Dari mulai paket bansos yang belum siap hingga data yang belum lengkap.

Misalnya pada pembagian tahap pertama, di Kelurahan Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan. Waktu distribusi bansos sesuai jadwal 21 April 2020. Hingga Rabu (22/4/2020), bantuan tak kunjung datang. Ini artinya, warga penerima bantuan rela menunggu lebih lama. 

Keluhan bantuan telat juga berceceran di media sosial Twitter Pemprov DKI Jakarta @DKIJakarta. Banyak warga yang curhat di kanal ini saat tahap pertama.

"Sampai saat ini 24 April RW 08 Kelurahan Kayumanis Matraman Jaktim belum menerima bantuan apapun dari pihak terkait min," keluh @mus_tanjung dan ribuan warga selama masa pembagian tahap pertama.

Partner Sindikasi Konten: Rakyat Merdeka

Baca Juga

Tag: Anies Baswedan, Bansos

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Antara/Nova Wahyudi

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,957.63 3,914.08
British Pound GBP 1.00 18,221.51 18,037.26
China Yuan CNY 1.00 2,092.28 2,070.58
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,858.93 14,711.08
Dolar Australia AUD 1.00 9,722.20 9,623.99
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,917.21 1,898.11
Dolar Singapura SGD 1.00 10,485.45 10,378.92
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,255.67 16,089.51
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,414.28 3,374.10
Yen Jepang JPY 100.00 13,790.19 13,650.44
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Aug
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Nov
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10