Portal Berita Ekonomi Jum'at, 29 Mei 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

OMG! Ahli Ramal Covid-19 Bakal Berlangsung Lama sampai Tahun...

OMG! Ahli Ramal Covid-19 Bakal Berlangsung Lama sampai Tahun...
WE Online, Jakarta -

Menurut sekelompok ahli dalam sebuah laporan menyatakan, pandemi virus corona atau Covid-19, kemungkinan akan berlangsung selama dua tahun dan tidak dapat dikendalikan sampai sekitar dua per tiga populasi dunia kebal terhadap virus ini.

Menurut laporan dari Pusat Penelitian dan Kebijakan Penyakit Menular di Universitas Minnesota, karena kemampuannya yang dapat menyebar dari orang yang tidak terlihat sakit, virus ini akan lebih sulit dikendalikan dibanding virus influenza, penyebab pandemi paling banyak dalam sejarah baru-baru ini.

Setelah mengarantina miliaran orang di seluruh dunia untuk meminimalkan penyebarannya ke seluruh negara, kini pemerintah di beberapa negara mulai mengizinkan untuk membuka kembali bisnis dan tempat-tempat umum. Namun, pandemi virus corona kemungkinan akan berlanjut dalam gelombang dan bisa bertahan hingga 2022, kata para penulis.

Baca Juga: Bikin Haru, Pasien Covid-19 Berhasil Lahirkan Bayi Sehat di RS Siloam

"Pesan komunikasi risiko dari pejabat pemerintah harus memasukkan konsep bahwa pandemi ini tidak akan segera berakhir. Orang perlu mempersiapkan kemungkinan kebangkitan penyakit ini secara berkala dua tahun ke depan," kata mereka, dikutip Times of India, Senin (4/5/2020).

Para peneliti sedang bergegas membuat vaksin yang mungkin akan tersedia dalam jumlah kecil pada tahun ini. Sementara sejumlah besar vaksin melawan pandemi flu 2009-2010 tidak tersedia sampai setelah wabah ini memuncak di AS. Satu studi memperkirakan, satu suntikan vaksin dapat mencegah 1,5 juta kasus dan 500 kematian di negara itu saja.

Laporan tersebut ditulis oleh direktur CIDRAP Michael Osterholm dan direktur medis Kristen Moore, sejarawan kesehatan masyarakat Universitas Tulane John Barry, dan Marc Lipsitch, seorang ahli epidemiologi di Harvard School of Public Health.

Partner Sindikasi Konten: Viva

Baca Juga

Tag: COVID-19, Virus Corona

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Rosmayanti

Foto: Reuters/Hannah A Bullock and Azaibi Tamin

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,942.14 3,901.87
British Pound GBP 1.00 18,246.26 18,063.24
China Yuan CNY 1.00 2,070.20 2,049.34
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,806.67 14,659.34
Dolar Australia AUD 1.00 9,828.67 9,729.40
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,909.87 1,890.84
Dolar Singapura SGD 1.00 10,467.04 10,359.23
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,417.64 16,248.41
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,407.75 3,369.19
Yen Jepang JPY 100.00 13,785.19 13,645.48
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4753.612 37.427 692
2 Agriculture 964.931 -6.866 22
3 Mining 1238.201 -5.085 49
4 Basic Industry and Chemicals 745.733 20.935 78
5 Miscellanous Industry 858.396 28.927 52
6 Consumer Goods 1806.725 -11.041 58
7 Cons., Property & Real Estate 322.957 -4.552 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 864.084 3.083 78
9 Finance 962.515 13.502 93
10 Trade & Service 606.633 2.757 172
No Code Prev Close Change %
1 KRAH 416 510 94 22.60
2 AKSI 96 117 21 21.88
3 WINS 63 73 10 15.87
4 DIVA 815 940 125 15.34
5 IKBI 210 240 30 14.29
6 AHAP 50 57 7 14.00
7 PDES 360 410 50 13.89
8 DMMX 80 91 11 13.75
9 AMAR 175 195 20 11.43
10 DUCK 422 470 48 11.37
No Code Prev Close Change %
1 SINI 860 800 -60 -6.98
2 BRNA 1,075 1,000 -75 -6.98
3 MLPT 575 535 -40 -6.96
4 PTBA 2,090 1,945 -145 -6.94
5 CASS 202 188 -14 -6.93
6 SIPD 1,300 1,210 -90 -6.92
7 TBLA 535 498 -37 -6.92
8 DSSA 20,975 19,525 -1,450 -6.91
9 POLA 58 54 -4 -6.90
10 GGRP 290 270 -20 -6.90
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,730 2,950 220 8.06
2 PURA 75 75 0 0.00
3 TLKM 3,130 3,150 20 0.64
4 BBCA 26,475 25,950 -525 -1.98
5 ICBP 8,325 8,150 -175 -2.10
6 BBNI 3,660 3,830 170 4.64
7 BMRI 4,290 4,470 180 4.20
8 ASII 4,540 4,770 230 5.07
9 PWON 376 362 -14 -3.72
10 KLBF 1,355 1,415 60 4.43