Portal Berita Ekonomi Rabu, 27 Mei 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 18:01 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,04% terhadap Yuan pada level 7,13 CNY/USD.
  • 18:00 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,06% terhadap Yen pada level 107,65 JPY/USD.
  • 17:59 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.726 USD/troy ounce.
  • 17:58 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 36,03 USD/barel.
  • 17:57 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 34,06 USD/barel.

3 Penyebab Anda Selalu Gagal Menabung

3 Penyebab Anda Selalu Gagal Menabung
WE Online, Jakarta -

Gobankingrates.com melakukan survei pada bulan Mei 2019 lalu mengenai generasi milenial di Amerika Serikat dan jumlah tabungan yang mereka miliki. Survei tersebut menemukan fakta bahwa 54% generasi milenial yang berusia 20-35 tahun tidak memiliki tabungan lebih dari Rp16.000.000 (kurs: Rp16.000 per Dolar AS).

Nah, apa kabar dengan kaum milenial di Indonesia? Padahal, kita tahu ada begitu banyak kebutuhan di masa depan yang harus dipersiapkan seperti membeli rumah pertama, menyiapkan dana pernikahan, hingga dana pendidikan. Belum lagi keinginan-keinginan remeh seperti mengganti gadget, nongkrong di tempat fancy, ataupun hanya sekedar minum es kopi kekinian.

Baca Juga: Gaji Rp80 Juta Bangkrut? Ini 4 Cara Mudah untuk Menabung

Tenang, engga perlu panik. Mungkin ini tiga alasan kita selalu gagal dalam menabung. Apa saja?

1. Sifat Foya-Foya

Siapa yang di sini tidak merasa bersalah kalau pendapatan bulanan selalu habis untuk berkunjung ke tempat makan unik/viral, belanja barang-barang unik di marketplace, hingga membeli sepatu sneakers dengan harga Rp5 jutaan dan beli dicicil 12 bulan pakai kartu kredit?

Nah, sifat hedon atau berfoya-foya tampaknya sudah seperti kebutuhan sehari-hari bagi generasi milenial di Indonesia. Karena dianggap sepele, mereka terbiasa tidak mencatat setiap pengeluaran tersebut. Hingga akhirnya, mereka sadar bahwa uang yang dikeluarkan ternyata besar dan berujung pada gagal menabung.

Tidak heran jika muncul istilah gaji 10 koma, tanggal 10 sudah koma.

2. Tidak Ada Sisa Uang

Segala macam alasan selalu dikeluarkan pada poin ini. Mulai dari gaji kecil, membantu orang tua, sampai sadar kalau diri mereka sendiri itu boros. Hal-hal tersebut menjadi alasan lumrah generasi milenial di Indonesia.

Kenapa hal-hal tersebut terjadi? Karena mereka memiliki cara pandang bahwa menabung itu adalah sisa dari pendapatan. Alhasil, mereka menghabiskan pendapatan tanpa perhitungan dan berharap bisa ada sisa dari sana.

Padahal, mindset yang benar adalah menabung itu bukan disisihkan di akhir tapi ditabung dulu di awal. Setelah menabung baru menyisihkan pendapatan untuk kebutuhan hidup. Jadi, prioritaskan menabung karena kebutuhan hidup yang tidak menentu mengharuskan kita untuk memiliki tabungan.

3. Masih Ada di Hari Esok

Yes, semboyan YOLO (you only live once) menjadi kutipan favorit para generasi milenial seolah semua bisa ditunda sampai besok karena hidup hanya sekali. Sifat meremehkan ini menjadi bumerang bagi kehidupan mereka.

Kenapa? karena waktu terus berjalan maju dan tidak bisa mundur. Tiba-tiba umur bertambah tapi masih belum memiliki rumah, belum menyiapkan dana pernikahan, di sisi lain ada perasaan iri dengan teman-teman yang sudah mapan, memiliki bisnis, rumah, dan sudah menikah.

Nah lho, kalau sudah seperti ini mau bagaimana lagi? Lebih baik memulai daripada terlambat kan?

Jadi, semoga tiga hal di atas bisa menjadi bahan cerminan penyebab kita selalu gagal menabung. Setelah mengetahui penyebab tersebut maka kita bisa mulai mencari metode-metode menabung yang cocok untuk kita. Kalau kita tidak tahu penyebabnya maka metode seperti apapun yang akan digunakan untuk menabung akan selalu gagal.

Baca Juga

Tag: AZ Consulting

Penulis: Steven Ransingin, Senior Advisor AZ Consulting

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Unsplash/Rawpixel

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,951.00 3,910.65
British Pound GBP 1.00 18,129.25 17,941.51
China Yuan CNY 1.00 2,082.33 2,061.41
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,847.87 14,700.13
Dolar Australia AUD 1.00 9,743.17 9,643.29
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,915.16 1,896.03
Dolar Singapura SGD 1.00 10,437.87 10,332.56
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,200.51 16,037.84
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,404.69 3,366.96
Yen Jepang JPY 100.00 13,767.15 13,627.64
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4626.799 80.847 692
2 Agriculture 962.303 -5.448 22
3 Mining 1255.099 16.003 49
4 Basic Industry and Chemicals 700.086 19.036 78
5 Miscellanous Industry 801.515 49.211 52
6 Consumer Goods 1833.764 11.999 58
7 Cons., Property & Real Estate 319.343 -0.308 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 879.965 19.595 78
9 Finance 905.095 18.290 93
10 Trade & Service 593.053 5.938 172
No Code Prev Close Change %
1 MDLN 50 67 17 34.00
2 LPLI 57 70 13 22.81
3 ETWA 50 60 10 20.00
4 LAND 260 300 40 15.38
5 KOBX 85 95 10 11.76
6 WEHA 78 87 9 11.54
7 TRIS 234 260 26 11.11
8 TKIM 4,030 4,470 440 10.92
9 BUVA 55 61 6 10.91
10 ADMG 83 92 9 10.84
No Code Prev Close Change %
1 HRME 200 186 -14 -7.00
2 PSDN 129 120 -9 -6.98
3 PEGE 172 160 -12 -6.98
4 STTP 10,100 9,400 -700 -6.93
5 REAL 58 54 -4 -6.90
6 POLL 8,725 8,125 -600 -6.88
7 INOV 320 298 -22 -6.88
8 AKPI 408 380 -28 -6.86
9 MYOH 1,025 955 -70 -6.83
10 JAST 132 123 -9 -6.82
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,480 2,520 40 1.61
2 BBCA 23,825 24,850 1,025 4.30
3 PURA 83 79 -4 -4.82
4 ASII 3,970 4,330 360 9.07
5 TOWR 920 930 10 1.09
6 TLKM 3,180 3,250 70 2.20
7 IPTV 386 382 -4 -1.04
8 BMRI 4,070 4,100 30 0.74
9 MDLN 50 67 17 34.00
10 PGAS 830 890 60 7.23