Portal Berita Ekonomi Rabu, 15 Juli 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup melemah 1,14% pada level 25.477.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 0,11% pada level 2.183.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup melemah 0,87% pada level 22.587.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 0,83% pada level 3.414.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup melemah 0,16% pada level 2.626.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 0,46% pada level 6.147.
  • 16:04 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,29% terhadap Yuan pada level 7,01 CNY/USD.
  • 16:04 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,17% terhadap Dollar AS pada level 14.450 IDR/USD.

Lockdown Dilonggarkan, Warga New Delhi Justru Antre Beli Miras

Lockdown Dilonggarkan, Warga New Delhi Justru Antre Beli Miras
WE Online, New Delhi -

Ratusan orang mengantre di luar toko minuman keras di New Delhi pada Senin (4/5/2020) ketika ibu kota India itu mulai melonggarkan beberapa pembatasan yang diterapkan untuk mencegah penyebaran virus corona dan penyakit Covid-19.

Setelah penguncian (lockdown) selama 40 hari, beberapa kantor di New Delhi telah diizinkan untuk kembali bekerja dengan lebih sedikit staf dan lalu lintas masuk ke dalam jalan-jalan, dan warga mulai diizinkan keluar.

Baca Juga: India Perpanjang Lockdown, Mulai Terapkan Zona Merah, Oranye, Hijau

Penguncian Covid-19 India, salah satu yang terketat di dunia, mulai dilonggarkan di beberapa daerah dengan angka infeksi virus yang lebih rendah, meski akan tetap berlaku sampai setidaknya 17 Mei. Penguncian itu mulai diberlakukan pada 25 Maret dan telah dua kali diperpanjang.

 

Pada Senin, banyak mobil pemerintah memadati lalu lintas di jalan-jalan raya Delhi, sementara polisi di pos pemeriksaan memastikan tidak ada lebih dari dua penumpang di dalam mobil. Semua orang memakai memakai masker seperti yang telah diwajibkan pemerintah.

Menurut keterangan saksi mata kepada Reuters, sekira pukul 9.30 pagi waktu setempat, antrean lebih dari 500 orang telah mengular di luar sebuah toko minuman keras di Kalyan Puri, wilayah timur New Delhi, sebelum toko ditutup dan polisi membubarkan paksa orang-orang yang berkerumun.

 

Polisi juga meminta beberapa outlet untuk tutup sejalan dengan perintah dari otoritas cukai, kata Ajay Kumar, seorang pejabat pemerintah Delhi yang bertanggung jawab atas toko minuman keras.

"Kami ingin menjaga toko-toko buka," kata Kumar kepada Reuters, tanpa menjelaskan lebih lanjut.

Pelonggaran tersebut dapat mendorong peningkatan infeksi Covid-19 lebih lanjut di India, yang telah mencatat lebih dari 42.500 kasus dan 1.300 kematian. Tetapi beberapa pemerintah negara bagian ingin kegiatan ekonomi dilanjutkan karena pendapatan berkurang dan jutaan orang berjuang tanpa pendapatan.

"Kita harus bersiap-siap untuk hidup bersama (virus) corona, kita harus terbiasa dengannya," kata menteri utama Delhi, Arvind Kejriwal, mengatakan pada briefing Minggu (3/5/2020), menguraikan langkah-langkah untuk menutup 97 hotspot infeksi sambil membuka bagian lainnya di kota berpenduduk 20 juta jiwa itu.

Partner Sindikasi Konten: Okezone

Baca Juga

Tag: India, COVID-19, Virus Corona, Virus 2019-nCoV

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Reuters

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,888.90 3,849.18
British Pound GBP 1.00 18,294.87 18,111.39
China Yuan CNY 1.00 2,081.25 2,059.36
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,584.56 14,439.44
Dolar Australia AUD 1.00 10,115.85 10,013.75
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,881.68 1,862.94
Dolar Singapura SGD 1.00 10,472.15 10,367.20
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,538.89 16,369.99
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,417.59 3,379.23
Yen Jepang JPY 100.00 13,605.00 13,465.86
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5079.122 14.675 696
2 Agriculture 1082.119 3.406 23
3 Mining 1314.351 -11.407 48
4 Basic Industry and Chemicals 779.246 11.753 80
5 Miscellanous Industry 890.379 7.993 52
6 Consumer Goods 1834.167 20.790 57
7 Cons., Property & Real Estate 311.880 -3.266 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 889.143 -3.438 78
9 Finance 1118.444 0.879 93
10 Trade & Service 605.111 -0.592 173
No Code Prev Close Change %
1 INDO 118 159 41 34.75
2 WOWS 50 67 17 34.00
3 AGRO 154 206 52 33.77
4 NIKL 500 625 125 25.00
5 SMBR 328 410 82 25.00
6 UANG 550 685 135 24.55
7 PNSE 675 840 165 24.44
8 MBTO 64 79 15 23.44
9 DADA 88 104 16 18.18
10 KMTR 238 274 36 15.13
No Code Prev Close Change %
1 TALF 230 214 -16 -6.96
2 INCI 505 470 -35 -6.93
3 TCPI 3,480 3,240 -240 -6.90
4 HDFA 160 149 -11 -6.88
5 TNCA 160 149 -11 -6.88
6 CENT 102 95 -7 -6.86
7 POLL 5,100 4,750 -350 -6.86
8 DNAR 268 250 -18 -6.72
9 CANI 150 140 -10 -6.67
10 SOFA 90 84 -6 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 482 490 8 1.66
2 PURA 117 121 4 3.42
3 DOID 210 216 6 2.86
4 KAEF 1,195 1,340 145 12.13
5 BBRI 3,160 3,170 10 0.32
6 TOWR 1,065 1,065 0 0.00
7 INDY 930 920 -10 -1.08
8 TLKM 3,090 3,080 -10 -0.32
9 INAF 1,025 1,180 155 15.12
10 PTBA 2,170 2,140 -30 -1.38