Portal Berita Ekonomi Kamis, 28 Mei 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 0,33% pada level 2.846.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 0,12% pada level 2.516.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 0,66% pada level 6.184.
  • 16:03 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 2,32% pada level 21.916.
  • 16:02 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 0,13% pada level 2.028.

Pandemi Bawa Ketidakpastian, PP Properti PD Bisa Cetak Pendapatan Hingga Triliunan Rupiah

Pandemi Bawa Ketidakpastian, PP Properti PD Bisa Cetak Pendapatan Hingga Triliunan Rupiah
WE Online, Jakarta -

PT PP Properti Tbk (PPRO) masih optimis pada tahun ini bisa mencetak pendapatan sekitar Rp3 Triliun dan laba komprehensif di sekitar Rp500 miliar, meski marketing sales diprediksi turun menjadi Rp2,5 triliun. 

 

Sebelumnya, anak usaha PT PP (PErsero) Tbk (PTPP) ini berharap marketing sales akan mencapai sebesar Rp3,8 triliun, pendapatan Rp3,1 triliun dengan laba bersih Rp346 miliar.

 

Perseroan memiliki beberapa startegi dalam menghadapi ketidakpastian kondisi pandemi yang terjadi saat ini. Secara umum kondisi saat ini memberikan dampak terhadap pencapaian kinerja, hampir diseluruh industri termasuk industri properti.

 

“Dalam menghadapi kondisi saat ini, sejumlah langkah antisipasi telah kami siapkan dan sedang kami jalankan untuk meminimalisir dampak pandemi terhadap kinerja baik di segmen Realty, Hospitality maupun commercial” ujar, Direktur Utama PPRO, Taufik Hidayat, dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (5/5/2020). 

 

Baca Juga: Diterjang Covid-19, Saham BUMN dan Properti Tak Prospektif

 

Lebih lanjut Ia menuturkan bila langkah antisipasi yang pertama, perseroan akan menunda rencana belanja modal baru (Capex). Lalu, yang kedua PPRO akan mengefisiensikan biaya usaha dan biaya operasional, salah satunya dengan melakukan Pembatasan jam operasional di sejumlah hotel dan shopping mall. 

 

Selanjutnya, perseroan juga akan fokus melaksanakan serah terima unit apartemen dan kemudian melakukan pengembangan lahan yang telah dimiliki.

 

“Dengan diserahterimakannya unit-unit tersebut ke konsumen akan meningkatkan draw done (pembayaran) dari bank ke Perseroan untuk konsumen yang membayar dengan cara KPA, sehingga arus kas perseroan tetap terjaga,” ucapnya. 

 

Diketahui Di sektor Realty, perseroan fokus untuk menyelesaikan proses pembangunan apartemen yang siap di serahterimakan di tahun ini, yang mana unit tersebut sudah terjual dan pembangunan apartemennya sedang berjalan.

 

Baca Juga: Masuk Bursa Saat Pandemi Corona, Saham Perusahaan Properti Ramai Diburu Investor

 

Adapun beberapa yang akan diserahterimakan dalam tahun ini antara lain; di Surabaya terdapat Grand Sungkono Lagoon Tower Caspian dan Grand Dharmahusada Lagoon, di Malang- Begawan apartemen, di Semarang- Amartha View dan The-Alton, di Depok – Evenciio dan di BSD-The Ayoma Apartemen.

 

“Dalam kondisi pasar yang kurang menentu, kami telah membuat beberapa keputusan yang terbaik bagi para karyawan, konsumen, stakeholder dan shareholder kami, serta memberikan apresiasi khusus kepada konsumen-konsumen, khusunya konsumen besar yang tetap memenuhi kewajiban pembayarannya’ ungkap Taufik.

 

terakhir Taufik mengungkapkan bahwa jika pandemi berakhir pada bulan juni tahun 2020, perseroan berencana melaunching beberapa proyek diantaranya, apartemen baru di sekitar Universitas Petra Surabaya, di sekitar UGM Yogya dan landed house di Cibubur, dengan melihat kondisi pasar pasca covid di akhir tahun ini.

Baca Juga

Tag: PT PP Properti Tbk (PPRO), Emiten, Properti

Penulis/Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Sufri Yuliardi

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,951.77 3,911.41
British Pound GBP 1.00 18,207.72 18,022.14
China Yuan CNY 1.00 2,071.84 2,051.05
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,842.85 14,695.16
Dolar Australia AUD 1.00 9,831.90 9,732.60
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,914.56 1,895.49
Dolar Singapura SGD 1.00 10,465.24 10,357.46
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,359.79 16,191.13
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,411.37 3,372.77
Yen Jepang JPY 100.00 13,763.77 13,625.55
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4716.185 74.630 692
2 Agriculture 971.797 8.596 22
3 Mining 1243.286 -3.438 49
4 Basic Industry and Chemicals 724.798 14.451 78
5 Miscellanous Industry 829.469 25.291 52
6 Consumer Goods 1817.766 -5.862 58
7 Cons., Property & Real Estate 327.509 7.548 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 861.001 -11.328 78
9 Finance 949.013 35.801 93
10 Trade & Service 603.876 4.899 172
No Code Prev Close Change %
1 MCAS 760 950 190 25.00
2 DIVA 655 815 160 24.43
3 VICO 100 124 24 24.00
4 WIIM 115 139 24 20.87
5 NELY 124 146 22 17.74
6 PALM 171 199 28 16.37
7 HDIT 450 520 70 15.56
8 KBLM 284 320 36 12.68
9 DMMX 71 80 9 12.68
10 LPKR 150 169 19 12.67
No Code Prev Close Change %
1 NIRO 143 133 -10 -6.99
2 GLVA 258 240 -18 -6.98
3 HRME 173 161 -12 -6.94
4 TRIS 260 242 -18 -6.92
5 NFCX 1,300 1,210 -90 -6.92
6 IFSH 290 270 -20 -6.90
7 MAPB 1,680 1,565 -115 -6.85
8 ALKA 440 410 -30 -6.82
9 EMTK 4,990 4,650 -340 -6.81
10 KRAH 446 416 -30 -6.73
No Code Prev Close Change %
1 ICBP 8,325 8,325 0 0.00
2 BBRI 2,630 2,730 100 3.80
3 INDF 5,600 5,675 75 1.34
4 PURA 74 75 1 1.35
5 BBCA 24,825 26,475 1,650 6.65
6 TLKM 3,170 3,130 -40 -1.26
7 BMRI 4,110 4,290 180 4.38
8 BBNI 3,630 3,660 30 0.83
9 ASII 4,350 4,540 190 4.37
10 UNVR 8,200 8,025 -175 -2.13