Portal Berita Ekonomi Selasa, 26 Mei 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Di Mata PSI, Anies Baswedan Salah Terus

Di Mata PSI, Anies Baswedan Salah Terus

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, sudah melakukan banyak hal di Jakarta. Tapi di mata para politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), semua yang dilakukan Anies itu seperti tidak ada yang benar. Kenapa bisa begitu?

Setidaknya, ada tiga hal yang paling sering dikritik PSI selama kepemimpinan Anies Baswedan yakni R-APBD DKI, banjir, dan Formula E. Kritiknya disuarakan melalui DPRD DKI maupun meramaikan cuitan di media sosial.

Kini, di saat pandemi corona terjadi, kritikan yang disampaikan anak buah Grace Natalie itu justru makin kencang mulai dari penyaluran bansos, PSBB, hingga penanganan terhadap kelompok tunawisma di Jakarta.

Terbaru, PSI lagi kencang menyoroti soal commitment fee sebesar Rp560 miliar yang dikeluarkan Pemprov DKI untuk Formula E.

Anggota DPRD DKI Anthony Winza Probowo mendesak Anies menarik commitment fee penyelenggaraan ajang balapan mobil listrik Formula E. Dia menyarankan Anies mengalihkan anggaran tersebut ke dana penanganan wabah virus corona mengingat nilainya cukup besar. Secara keseluruhan Pemprov DKI telah menyetor Rp560 miliar kepada penyelenggara.

"Pak Gubernur harus berani menarik kembali uang commitment fee Formula E. Acara tahun 2020 tidak bisa dilaksanakan karena pandemi sehingga setidaknya bisa tarik dulu uang pembayaran Rp360 miliar," kata Anthony di Jakarta, belum lama ini.

Menurutnya, jika ada kejadian force majeure seperti pandemi Covid-19 yang membuat kontrak tidak dapat dilaksanakan maka pembatalan kontrak dapat dilakukan dengan pengembalian uang.

"Saya belum melihat Pemprov DKI berusaha mengembalikan uang Formula E dengan menggunakan klausul force majeure ini," ujar sekretaris Fraksi PSI DPRD DKI ini.

Jika Pemprov DKI lalai, lanjut Anthony, melakukan pemberitahuan tertulis maka uang commitment fee bisa hangus dan sulit untuk dipertahankan dalam proses peradilan maupun arbitrase.

"Saya khawatir hal ini malah bisa menjadi kerugian daerah dan menjadi kasus di kemudian hari. Masyarakat sedang menderita dan mereka sudah bayar pajak sehingga tidak elok rasanya jika pemerintah bikin crowdfunding. Jangan sampai ada kesan bahwa Pemprov DKI minta duit ke rakyat untuk pembagian bansos," sambungnya.

Partner Sindikasi Konten: Rakyat Merdeka

Baca Juga

Tag: Anies Baswedan, Partai Solidaritas Indonesia (PSI)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Sufri Yuliardi

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,957.63 3,914.08
British Pound GBP 1.00 18,221.51 18,037.26
China Yuan CNY 1.00 2,092.28 2,070.58
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,858.93 14,711.08
Dolar Australia AUD 1.00 9,722.20 9,623.99
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,917.21 1,898.11
Dolar Singapura SGD 1.00 10,485.45 10,378.92
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,255.67 16,089.51
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,414.28 3,374.10
Yen Jepang JPY 100.00 13,790.19 13,650.44
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Aug
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Nov
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10