Portal Berita Ekonomi Kamis, 28 Mei 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 0,33% pada level 2.846.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 0,12% pada level 2.516.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 0,66% pada level 6.184.
  • 16:03 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 2,32% pada level 21.916.
  • 16:02 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 0,13% pada level 2.028.

Optimisme ASSA di Tengah Gempuran Corona: Dapat Komitmen Pendanaan Rp1 T dari Bank Mandiri

Optimisme ASSA di Tengah Gempuran Corona: Dapat Komitmen Pendanaan Rp1 T dari Bank Mandiri
WE Online, Jakarta -

PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA), emiten yang bergerak di bisnis mobilitas transportasi logistik, penyewaan kendaraan & jasa pengemudi, balai lelang mobil, jasa logistik, hingga kurir berbasis teknologi (Anteraja), kembali meraih kepercayaan dari perbankan di tengah kondisi yang kurang kondusif akibat penyebaran Covid-19. Hal ini tercermin dari kucuran kredit modal kerja Bank Mandiri sebesar Rp1 triliun yang dituangkan dalam Nota Kesepahaman (MoU) di Jakarta pada tanggal 30 April 2020.

Presiden Direktur ASSA, Prodjo Sunarjanto, menyatakan bahwa komitmen kredit oleh Bank Mandiri tersebut merupakan bentuk kepercayaan kuat terhadap perkembangan bisnis ASSA di tengah-tengah kondisi penuh ketidakpastian di awal 2020 akibat pandemi Covid-19. Komitmen kredit tersebut dapat dicairkan dalam waktu 18 bulan dan ASSA berencana menggunakannya untuk pembelian unit mobil baru yang akan disewakan kembali.

Baca Juga: Di Masa Pandemi Covid-19, Pegadaian Medan Hadirkan Program Restrukturisasi Kredit

"Kucuran kredit dari Bank Mandiri tersebut akan difokuskan untuk pembelian unit armada baru kendaraan yang disewakan. ASSA rutin membeli kendaraan baru untuk menggantikan kendaraan yang waktunya diganti dan penambahan dari pertumbuhan permintaan. Kami optimistis dana sebesar itu akan terserap habis untuk memenuhi rencana tersebut, sebab, potensi perkembangan bisnis mobilitas, lelang, logistik, hingga express courier terbilang masih cukup tinggi," ujarnya.

Dirinya melanjutkan, terkait pemilihan sumber dana, ASSA menilai penggunaan fasilitas perbankan akan lebih efektif dan kompetitif daripada menerbitkan obligasi yang harus menanggung biaya spread bunga yang belum terpakai.

Sementara dari peluang bisnis, ASSA melihat peluang masih terbuka luas terutama pada sektor pemerintahan, BUMN, dan perusahaan-perusahaan swasta yang saat ini lebih memfokuskan alokasi dana untuk bisnis inti mereka dan untuk kendaraan operasi maupun transportasi, mereka memilih dalam bentuk sewa (opex) daripada investasi (capex).

Bisnis mobilitas rental ASSA selama masa PSBB sangat bermanfaat dalam mendukung operasional konsumennya yang merupakan korporasi, institusi pemerintah maupun BUMN, terutama dari sektor logistik, consumer goods, departemen pemerintah, perusahaan e-commerce, serta perbankan yang krusial untuk tetap berjalan di tengah pandemi ini.

Di samping itu, sejak tahun lalu ASSA aktif melakukan investasi untuk memperkuat ketiga pilar bisnisnya: mobilitas (termasuk car sharing ShareCar dan driver services), platform jual beli kendaraan (melalui balai lelang PT JBA dan online marketplace www.caroline.id), serta end-to-end logistic (salah satunya last-mile delivery: Anteraja).

Tahun lalu ASSA mengakuisisi JBA (balai lelang Jepang) untuk merger dengan BidWin (balai lelang ASSA) menjadi PT JBA Indonesia (PT JBA), balai lelang otomotif yang terbesar di Indonesia. Bahkan untuk bisnis lelang, PT JBA telah menerapkan sistem lelang secara online sejak tahun lalu sehingga saat diberlakukannya pembatasan untuk berkumpul (social distancing) di bulan Maret 2020, PT JBA mampu menerapkan lelang secara online sehingga kegiatan lelang tetap bisa berjalan.

Sejak diberlakukannya social distancing dan work from home, bisnis logistik ASSA khususnya express courier (Anteraja) mengalami lonjakan permintaan yang tinggi. Dengan makin terbiasanya masyarakat memanfaatkan jasa e-commerce, diharapkan layanan Antaraja yang unik-kurir yang akan datang mengambil paket yang dikirim-menjadi standar baru dalam bisnis delivery.

Dengan demikian, customer tidak perlu pergi keluar rumah atau kantor untuk mengirim dokumen dan status pengiriman bisa dilacak secara langsung. Selain itu, ASSA juga telah mengembangkan bisnis e-fulfilment yang disebut "Titipaja" di mana para penjual (seller) akan bisa menitipkan barang yang akan dijual melalui social commerce sehingga mempercepat pengiriman dengan biaya yang optimal.

"Seluruh upaya yang dilakukan ASSA merupakan kelanjutan dari strategi yang telah dirancang sebelum terjadinya kondisi pandemi ini dan terbukti mampu membantu para customer kami agar tetap bisa beroperasi maupun beraktivitas meskipun harus bekerja dari rumah. Dengan begitu, tidaklah mengherankan jika kami tetap memperoleh kepercayaan dari pihak perbankan untuk mendapatkan pendanaan guna mengembangkan bisnis ASSA ke arah yang lebih baik lagi," tutup Prodjo Sunarjanto.

Baca Juga

Tag: Bisnis Jasa, PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA)

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,951.77 3,911.41
British Pound GBP 1.00 18,207.72 18,022.14
China Yuan CNY 1.00 2,071.84 2,051.05
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,842.85 14,695.16
Dolar Australia AUD 1.00 9,831.90 9,732.60
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,914.56 1,895.49
Dolar Singapura SGD 1.00 10,465.24 10,357.46
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,359.79 16,191.13
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,411.37 3,372.77
Yen Jepang JPY 100.00 13,763.77 13,625.55
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4716.185 74.630 692
2 Agriculture 971.797 8.596 22
3 Mining 1243.286 -3.438 49
4 Basic Industry and Chemicals 724.798 14.451 78
5 Miscellanous Industry 829.469 25.291 52
6 Consumer Goods 1817.766 -5.862 58
7 Cons., Property & Real Estate 327.509 7.548 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 861.001 -11.328 78
9 Finance 949.013 35.801 93
10 Trade & Service 603.876 4.899 172
No Code Prev Close Change %
1 MCAS 760 950 190 25.00
2 DIVA 655 815 160 24.43
3 VICO 100 124 24 24.00
4 WIIM 115 139 24 20.87
5 NELY 124 146 22 17.74
6 PALM 171 199 28 16.37
7 HDIT 450 520 70 15.56
8 KBLM 284 320 36 12.68
9 DMMX 71 80 9 12.68
10 LPKR 150 169 19 12.67
No Code Prev Close Change %
1 NIRO 143 133 -10 -6.99
2 GLVA 258 240 -18 -6.98
3 HRME 173 161 -12 -6.94
4 TRIS 260 242 -18 -6.92
5 NFCX 1,300 1,210 -90 -6.92
6 IFSH 290 270 -20 -6.90
7 MAPB 1,680 1,565 -115 -6.85
8 ALKA 440 410 -30 -6.82
9 EMTK 4,990 4,650 -340 -6.81
10 KRAH 446 416 -30 -6.73
No Code Prev Close Change %
1 ICBP 8,325 8,325 0 0.00
2 BBRI 2,630 2,730 100 3.80
3 INDF 5,600 5,675 75 1.34
4 PURA 74 75 1 1.35
5 BBCA 24,825 26,475 1,650 6.65
6 TLKM 3,170 3,130 -40 -1.26
7 BMRI 4,110 4,290 180 4.38
8 BBNI 3,630 3,660 30 0.83
9 ASII 4,350 4,540 190 4.37
10 UNVR 8,200 8,025 -175 -2.13