Portal Berita Ekonomi Jum'at, 05 Juni 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:08 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,11% terhadap Yen pada level 109,27 JPY/USD. 
  • 13:08 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,46% terhadap Poundsterling pada level 1,2655 USD/GBP. 
  • 13:07 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,31% terhadap Euro pada level 1,1373 USD/EUR.
  • 13:06 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.708 USD/troy ounce. 
  • 13:05 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 40,21 USD/barel.
  • 13:05 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 37,47 USD/barel.
  • 11:31 WIB. IHSG - IHSG melemah 0,42% di akhir sesi I.

Melihat Sertifikat Kekebalan Virus Corona Sejumlah Negara yang Jamin Masyarakat Tak Tertular Lagi

Melihat Sertifikat Kekebalan Virus Corona Sejumlah Negara yang Jamin Masyarakat Tak Tertular Lagi
WE Online, Jakarta -

Beberapa negara termasuk Inggris, Jerman, Cile, dan Amerika Serikat sudah mengeluarkan ide agar warganya membawa "sertifikat kekebalan", bila mereka sudah sembuh dari COVID-19.

Dengan memegang "sertifikat kekebalan" mereka boleh melakukan aktivitas di luar rumah dengan bebas.

Menurut data yang dikumpulkan oleh John Hopskins University, lebih dari 1 juta orang di seluruh di dunia sudah sembuh dari COVID-19.

Mereka yang mendukung adanya "sertifikat kekebalan" mengatakan mereka yang sembuh dari virus sekarang boleh dizinkan bekerja lagi untuk membantu perekonomian, sampai vaksin ditemukan.

Namun beberapa pakar mengatakan jika keputusa ini dilakukan akan berbahaya, karena sistem itu tidak bisa dipercaya dan bisa membuat orang yang belum memiliki kekebalan untuk menipu.

Inggris, salah satu negara dengan korban kematian COVID-19 tertinggi di dunia, merupakan negara pertama yang mendiskusikan adanya "sertifikat kekebalan".

Bulan April, Menteri Kesehatan Inggris, Matt Hancock mengatakan untuk "membuka kunci teka-teki virus corona" akan memerlukan tes darah guna mengetahui siapa saja yang sudah sembuh dari penyakit tersebut.

"Ketika sains sudah bisa memahami kekebalan yang dimiliki warga, maka kami akan memperkenalkan sesuatu, seperti sertifikat kekebalan atau bahkan gelang tangan," katanya kepada BBC.

Warga Italia yang baru saja mengalami masa "lockdown" paling lama di dunia mungkin harus menjalani tes darah wajib untuk menciptakan sistem yang sama.

Sementara itu Dr Anthony Fauci dari tim gugus tugas virus corona di Amerika Serikat mengatakan kepada CNN tanggal 10 April lalu bahwa sertifikat ini juga didiskusikan di sana.

Negara di Amerika Selatan, Cile tampaknya akan menjadi negara pertama yang mengeluarkan sertifikat bagi mereka yang sudah sembuh dari COVID-19.

Mereka yang sudah mengalami bebas gejala selama 14 hari akan diberi "sertifikat pembebasan" dalam bentuk code QR di ponsel mereka, sehingga mereka boleh bepergian dan kembali bekerja.

"Mereka yang memiliki sertifikat akan dibebaskan dari segala bentuk karantina dan pembatasan pergerakan, karena mereka bisa membantu komunitas mereka, mereka tidak lagi beresiko menulari," kata Menteri Kesehatan Cile, Jaime Manalich.

Namun setelah mendapat banyak kritikan dari kalangan pakar kesehatan profesional di negeri itu, wakil menteri kesehatan Paula Daza kemudian menarik kembali pernyataan dan mengatakan sertifikat tidaklah menjamin adanya kekebalan.

Partner Sindikasi Konten: Viva

Baca Juga

Tag: Amerika Serikat (AS), Virus Corona, COVID-19, Virus 2019-nCoV

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Reuters/Stephen Lam

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,774.27 3,735.72
British Pound GBP 1.00 17,840.66 17,661.74
China Yuan CNY 1.00 1,992.25 1,972.18
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,170.50 14,029.50
Dolar Australia AUD 1.00 9,848.50 9,749.10
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,828.43 1,810.21
Dolar Singapura SGD 1.00 10,141.34 10,035.41
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,050.93 15,889.81
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,317.06 3,277.92
Yen Jepang JPY 100.00 12,990.92 12,860.48
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4916.704 -24.302 693
2 Agriculture 1003.733 6.008 22
3 Mining 1269.161 -12.889 49
4 Basic Industry and Chemicals 761.610 -6.134 78
5 Miscellanous Industry 863.716 -13.173 52
6 Consumer Goods 1822.498 -15.789 58
7 Cons., Property & Real Estate 337.177 4.167 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 902.810 2.821 78
9 Finance 1022.924 -4.415 93
10 Trade & Service 608.678 -5.629 173
No Code Prev Close Change %
1 TECH 160 216 56 35.00
2 KBLV 382 470 88 23.04
3 NOBU 635 770 135 21.26
4 MASA 372 450 78 20.97
5 BOLT 665 800 135 20.30
6 BRNA 1,000 1,200 200 20.00
7 ASRM 1,685 1,985 300 17.80
8 MLPT 705 820 115 16.31
9 POLU 700 800 100 14.29
10 ZINC 148 168 20 13.51
No Code Prev Close Change %
1 DIVA 1,145 1,065 -80 -6.99
2 VICO 101 94 -7 -6.93
3 BYAN 14,450 13,450 -1,000 -6.92
4 KBLM 318 296 -22 -6.92
5 BIKA 188 175 -13 -6.91
6 NATO 464 432 -32 -6.90
7 NICK 348 324 -24 -6.90
8 SINI 725 675 -50 -6.90
9 GTBO 87 81 -6 -6.90
10 HRME 131 122 -9 -6.87
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,100 3,060 -40 -1.29
2 PURA 75 77 2 2.67
3 BBCA 28,900 28,950 50 0.17
4 PGAS 970 955 -15 -1.55
5 TLKM 3,290 3,300 10 0.30
6 BBTN 1,010 975 -35 -3.47
7 WSKT 665 705 40 6.02
8 BMRI 4,860 4,730 -130 -2.67
9 BBNI 4,130 4,140 10 0.24
10 TKIM 4,750 4,850 100 2.11