Ribuan Siswa di Australia Siap Kembali Belajar di Sekolah

Ribuan Siswa di Australia Siap Kembali Belajar di Sekolah Kredit Foto: Getty Images

Negara bagian Victoria, Australia, akan membuka kembali aktivitas belajar mengajar di ruang kelas pada 27 Mei mendatang. Hal itu diungkapkan Gubernur Daniel Andrews setelah melakukan perundingan dengan berbagai pihak.

Pembukaan sekolah itu akan dilakukan secara bertahap dalam waktu yang sudah ditentukan, mulai dari mahasiswa terlebih dahulu hingga siswa taman kanak-kanak kemudian.

Baca Juga: Australia Mulai Kendorkan Lockdown, Restoran dan Cafe Boleh Buka

Sebelumnya Andrews dikritik pihak oposisi karena dianggap sangat lambat dalam mengambil keputusan, termasuk dalam pembukaan sekolah. Penentuan ini penting karena menyangkut masa depan ekonomi Australia.

Pemerintah Victoria sebelumnya berencana membuka kembali sekolah pada awal Juni. Namun, setelah dikritik oposisi, kini rencana itu diubah menjadi sepekan lebih awal. Menurut data kesehatan, angka infeksi virus corona Covid-19 telah melambat di Victoria.

"Saya memiliki tiga anak yang masih sekolah yang kini belajar dari rumah. Saya tahu dan mengerti hal ini tidaklah mudah. Namun, langkah itu telah memberikan perbedaan terhadap jumlah kasus Covid-19 di Victoria," ujar Andrews.

Meski akan segera dibuka, setiap sekolah diwajibkan menaati arahan dan peraturan yang dibentuk pemerintah. Beberapa di antaranya menunda terlebih dahulu kegiatan makan bersama, menjaga kebersihan, dan melakukan pembatasan sosial.

Victoria merupakan negara bagian terakhir di Australia yang berencana memulihkan aktivitas belajar mengajar di sekolah. Sebelumnya beberapa negara bagian di Australia menerapkan sistem lockdown untuk menanggulangi Covid-19.

Negara bagian New South Wales juga sudah membuka sekolah awal pekan ini, tapi belum sepenuhnya normal. Siswa hanya diperbolehkan masuk kelas sepekan sekali dengan persyaratan dan peraturan yang ketat.

Sampai saat ini jumlah pasien Covid-19 di Australia mencapai 7.000, 97 di antaranya tewas. New South Wales dan Victoria merupakan dua negara bagian yang terdampak paling buruk di antara negara bagian lainnya di Australia.

Treasurer Josh Frydenberg berencana mencabut kebijakan lockown untuk memulihkan kondisi ekonomi yang diperkirakan akan mencapai AUD9 miliar per bulan. Dia berharap sekembalinya warga Australia bekerja, ekonomi akan kembali meningkat.

Pemerintah Australia memperkirakan sekitar 850.000 orang akan kembali bekerja setelah lockdown dicabut.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Selanjutnya
Halaman

Lihat Sumber Artikel di SINDOnews Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan SINDOnews. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab SINDOnews.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini