Portal Berita Ekonomi Jum'at, 05 Juni 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 11:31 WIB. IHSG - IHSG melemah 0,42% di akhir sesi I.
  • 09:27 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 ditutup melemah 0,64% pada level 6.341.
  • 09:26 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup menguat 0,05% pada level 26.281.
  • 09:26 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup negatif 0,34% pada level 3.112.
  • 09:25 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq ditutup negatif 0,69% pada level 9.615.
  • 09:18 WIB. Bursa - Indeks Straits Times dibuka positif 0,08% pada level 2.709.
  • 09:17 WIB. Bursa - Indeks Shanghai dibuka melemah 0,20% pada level 2.913.
  • 09:17 WIB. Bursa - Indeks Nikkei dibuka melemah 0,39% pada level 22.607.
  • 09:16 WIB. Bursa - Indeks KOSPI dibuka menguat 0,56% pada level 2.163.
  • 09:15 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng dibuka melemah 0,11% pada level 24.340. 
  • 09:14 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,04% terhadap Yuan pada level 7,11 CNY/USD.
  • 09:13 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,03% terhadap Yen pada level 109,12 JPY/USD.
  • 09:12 WIB. Valas - Rupiah dibuka positif 0,14% terhadap Dollar AS pada level 14.075 IDR/USD.
  • 09:11 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,09% terhadap Poundsterling pada level 1,2586 USD/GBP.
  • 09:10 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,09% terhadap Euro pada level 1,1328 USD/EUR.

Fintech Pintek Kantongi Pendanaan Tahap Awal dari Accion

Fintech Pintek Kantongi Pendanaan Tahap Awal dari Accion
WE Online, Jakarta -

Pintek, perusahaan finansial teknologi peer-to-peer lending di Indonesia, baru saja menerima pendanaan dari Accion Venture Lab, inisiatif dari Accion khusus untuk pendanaan seed-stage (tahap awal). Pintek menolak untuk menyebutkan jumlah dana yang diterima dari Accion.

"Adanya kebutuhan yang jelas untuk pembiayaan pendidikan di Indonesia dan model bisnis Pintek yang unik, tim manajemen yang kuat, serta potensi pertumbuhan Pintek yang menjanjikan menjadikan mereka mitra ideal untuk mengatasi kebutuhan itu. Kami sangat terkesan dengan aksi cepat mereka dalam menemukan cara baru untuk membantu pelanggan selama masa sulit ini. Kami senang menjadikan Pintek sebagai salah satu portfolio Venture Lab," ujar Vikas Raj, Managing Director Accion Venture Lab, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (14/5/2020).

Baca Juga: Pintek dan Nuadu Rakit Digital Learning Bikin KBM Online Efektif

Pintek mengatakan akan menggunakan dana tersebut untuk berinovasi melalui pengembangan teknologi dan platformnya sebagai solusi kebutuhan siswa dan lembaga pendidikan yang kekurangan pada masa pandemi Covid-19.

Di Indonesia, akses pembiayaan pendidikan sangat terbatas, baik untuk siswa maupun institusi pendidikan. Lembaga pendidikan swasta, yang jumlahnya melebihi separuh dari total sekolah menengah atas dan perguruan tinggi di Indonesia, seringkali tidak mampu memberikan jaminan memadai untuk mendapatkan pinjaman jangka panjang untuk meningkatkan fasilitas dan mempekerjakan staf berkompeten.

Data pemerintah Indonesia, dari 2017-2018, lebih dari 150.000 ruang kelas dari total sekolah di Indonesia dalam keadaan rusak dan hampir 25 persen sekolah di Indonesia tidak memiliki perpustakaan.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi yang timbul dari sektor pendidikan mencapai 3,25% pada tahun 2019, lebih tinggi dari inflasi umum, yaitu 2,72%. BPS juga mencatat bahwa rata-rata pengeluaran masyarakat Indonesia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya atau Purchasing Power Parity (PPP) sebesar Rp11.299.000 juta per tahun pada 2019.

Hingga saat ini, Pintek telah melayani siswa yang tersebar di 26 dari 34 provinsi di Indonesia melalui kemitraan dengan berbagai sekolah dan platform pengelola pembayaran. Pintek mengadakan berbagai inisiatif inovatif guna mendukung akses ke pendidikan selama Covid-19. Saat ini, Pintek sedang melakukan survei untuk memahami dampak pandemi pada orang tua/siswa dan institusi pendidikan yang bertujuan untuk meningkatkan produk dan layanan mereka.

Menanggapi hasil awal survei tersebut, Pintek bermitra dengan berbagai platform Edutech (education technology) untuk memudahkan transisi institusi pendidikan ke pembelajaran online melalui pendanaan kepada institusi pendidikan dan penyediaan sistem pembelajaran jarak jauh.

"Kami ingin terus mendukung misi pemerintah Indonesia untuk pendidikan walaupun pada masa penuh tantangan yang kita hadapi seperti sekarang. Melalui kerja sama dengan berbagai pihak, dari orang tua siswa hingga mitra institusi pendidikan, kami terus berusaha memberikan produk finansial terbaik bagi mereka dan mendukung terwujudnya pendidikan berkualitas. Pada situasi seperti ini, kami ingin meyakinkan masyarakat untuk tidak khawatir pada pengeluaran biaya pendidikan karena kami akan hadir untuk selalu siap membantu," kata Ioann Fainsilber, Co-Founder dan Direktur Pintek.

Dari hasil awal survei Pintek dalam menanggapi Covid-19 terlihat bahwa hilangnya pendapatan dan transisi ke pembelajaran online sebagai masalah utama orang tua. Sebagian besar orang tua yang mengikuti survei prihatin dengan kemampuan mereka untuk menutupi biaya pendidikan anak-anak mereka dan sisanya percaya bahwa mereka akan kehilangan sumber penghasilan saat ini dalam dua belas bulan ke depan.

Baca Juga

Tag: Digital Economy, PT Pinduit Teknologi Indonesia (Pintek), Financial Technology (Fintech), Edutech

Penulis: Bernadinus Adi Pramudita

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Pintek

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,792.68 3,753.94
British Pound GBP 1.00 17,847.46 17,668.46
China Yuan CNY 1.00 1,997.28 1,977.21
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,235.83 14,094.18
Dolar Australia AUD 1.00 9,818.45 9,717.94
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,836.79 1,818.49
Dolar Singapura SGD 1.00 10,167.72 10,060.80
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,974.02 15,809.44
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,336.26 3,296.88
Yen Jepang JPY 100.00 13,072.39 12,938.75
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4916.704 -24.302 693
2 Agriculture 1003.733 6.008 22
3 Mining 1269.161 -12.889 49
4 Basic Industry and Chemicals 761.610 -6.134 78
5 Miscellanous Industry 863.716 -13.173 52
6 Consumer Goods 1822.498 -15.789 58
7 Cons., Property & Real Estate 337.177 4.167 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 902.810 2.821 78
9 Finance 1022.924 -4.415 93
10 Trade & Service 608.678 -5.629 173
No Code Prev Close Change %
1 TECH 160 216 56 35.00
2 KBLV 382 470 88 23.04
3 NOBU 635 770 135 21.26
4 MASA 372 450 78 20.97
5 BOLT 665 800 135 20.30
6 BRNA 1,000 1,200 200 20.00
7 ASRM 1,685 1,985 300 17.80
8 MLPT 705 820 115 16.31
9 POLU 700 800 100 14.29
10 ZINC 148 168 20 13.51
No Code Prev Close Change %
1 DIVA 1,145 1,065 -80 -6.99
2 VICO 101 94 -7 -6.93
3 BYAN 14,450 13,450 -1,000 -6.92
4 KBLM 318 296 -22 -6.92
5 BIKA 188 175 -13 -6.91
6 NATO 464 432 -32 -6.90
7 NICK 348 324 -24 -6.90
8 SINI 725 675 -50 -6.90
9 GTBO 87 81 -6 -6.90
10 HRME 131 122 -9 -6.87
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,100 3,060 -40 -1.29
2 PURA 75 77 2 2.67
3 BBCA 28,900 28,950 50 0.17
4 PGAS 970 955 -15 -1.55
5 TLKM 3,290 3,300 10 0.30
6 BBTN 1,010 975 -35 -3.47
7 WSKT 665 705 40 6.02
8 BMRI 4,860 4,730 -130 -2.67
9 BBNI 4,130 4,140 10 0.24
10 TKIM 4,750 4,850 100 2.11