Portal Berita Ekonomi Rabu, 27 Mei 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 18:01 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,04% terhadap Yuan pada level 7,13 CNY/USD.
  • 18:00 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,06% terhadap Yen pada level 107,65 JPY/USD.
  • 17:59 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.726 USD/troy ounce.
  • 17:58 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 36,03 USD/barel.
  • 17:57 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 34,06 USD/barel.

Bos Danareksa Kasih Bocoran Produk Investasi yang Bisa Cuan di Tengah Pandemi

Bos Danareksa Kasih Bocoran Produk Investasi yang Bisa Cuan di Tengah Pandemi
WE Online, Jakarta -

Bos Danareksa Investment Management (DIM) Marsangap P Tamba menyarankan kepada para pelaku pasar untuk memilih produk dengan likuiditas yang masih tinggi saat ini, seperti reksa dana pasar uang.

 

“Saat ini memang yang paling ideal mungkin yang pasti likuiditasnya tinggi. Jadi, kalau orang bilang cash is king kalau kita di MI, reksa dana pasar uang is king saat ini," tuturnya saat konferensi pers virtual, Jumat (15/5/2020).

 

Namun, reksa dana saham masih menjanjikan jika investasinya bersifat jangka panjang. Sebab dengan perekonomian Indonesia yang masih terus berkembang pasar modal dipastikan juga masih memiliki peluang yang besar untuk terus berkembang. Terlebih saat ini banyak saham-saham yang terbilang murah karena terus menurun.

 

"Kalau perspektif jangka panjang saya percaya reksa dana saham secara jangka panjang untuk Indonesia masih sangat baik. Apalagi secara year to date diskonnya sudah 30%," terangnya.

 

Baca Juga: Masih Tumbuh Meski di Tengah Pandemi, Bos Danareksa Investment Beberkan Jurus Jitunya

 

Akan tetapi, Ia mengungkapkan bahwa saat ini kondisi perekonomian yang masih belum stabil. Perbaikan yang diharapkan akan terjadi juga belum bisa diprediksikan bakal terjadi. 

 

“Saat ini itu kondisi lagi lucu-lucunya, lagi stres-stresnya dan belum kelihatan cerah kapan ini akan berakhir," tambahnya.

 

Oleh karena itu, jika investor ingin menempatkan dana investasinya dengan jangka waktu pendek atau sedang dia merekomendasikan reksa dana pasar uang. Selain lebih aman menurutnya retrun-nya masih lebih tinggi dari produk investasi perbankan.

 

Selain itu reksa dana pasar uang juga memiliki kemudahan tersendiri. Investor bisa kapan pun mencairkan dananya tanpa ada jeda waktu. Hal itu penting di tengah kondisi krisis.

 

Sebagai informasi, pandemi Covid-19 sudah melanda dunia awal tahun 2020 hingga kini. Berawal dari China, penyakit karena virus corona jenis baru itu menyebar dengan cepat ke seluruh dunia hingga menjadi pandemi. 

 

Di Indonesia, wabah akibat virus corona jenis baru ini sudah berjalan lebih dari dua bulan sejak kasus pertama diumumkan pada awal Maret lalu. Berawal dari Jakarta sebagai episentrum, Covid-19 kini sudah tersebar di berbagai provinsi.

 

Baca Juga: Kebijakan OJK Perkuat Dunia Usaha dan Perbankan di Tengah Pandemi Covid-19

 

Pandemi Covid-19 memukul perekonomian di seluruh dunia. Pembatasan pergerakan sosial membuat aktivitas perekonomian melambat bahkan sebagian sektor berhenti. Pada triwulan pertama 2020 ini pertumbuhan ekonomi di sejumlah negara mitra dagang Indonesia tercatat kontraksi antara lain Singapura -2,20%, Uni Eropa -2,70% dan China -6,80%. 

 

Beberapa negara masih tumbuh positif namun menurun bila dibandingkan dengan pertumbuhan tahun 2019 seperti Amerika Serikat dan Vietnam yang pada triwulan 2019 tumbuh 2,30% dan 6,79% maka pada triwulan pertama 2020 mengalami penurunan pertumbuhan menjadi 0,30% dan 3,82%. 

 

Perekonomian Indonesia juga turut terkena dampaknya. Pertumbuhan ekonomi yang sebesar 4,97% di triwulan 4 tahun 2019 menjadi tumbuh hanya 2,97% pada triwulan pertama 2020 ini.

 

Pasar modal sendiri sudah bereaksi mengingat kondisi ekonomi yang dipenuhi ketidakpastian ini di mana IHSG terkoreksi tajam ke level terendahnya dalam tahun ini pada 24 Maret lalu. Hingga kini Indeks masih bergerak flat pada level 4.500.

Baca Juga

Tag: PT Danareksa Investment Management, Investasi, Saham, Reksa Dana

Penulis/Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Freepik

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,951.00 3,910.65
British Pound GBP 1.00 18,129.25 17,941.51
China Yuan CNY 1.00 2,082.33 2,061.41
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,847.87 14,700.13
Dolar Australia AUD 1.00 9,743.17 9,643.29
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,915.16 1,896.03
Dolar Singapura SGD 1.00 10,437.87 10,332.56
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,200.51 16,037.84
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,404.69 3,366.96
Yen Jepang JPY 100.00 13,767.15 13,627.64
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4626.799 80.847 692
2 Agriculture 962.303 -5.448 22
3 Mining 1255.099 16.003 49
4 Basic Industry and Chemicals 700.086 19.036 78
5 Miscellanous Industry 801.515 49.211 52
6 Consumer Goods 1833.764 11.999 58
7 Cons., Property & Real Estate 319.343 -0.308 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 879.965 19.595 78
9 Finance 905.095 18.290 93
10 Trade & Service 593.053 5.938 172
No Code Prev Close Change %
1 MDLN 50 67 17 34.00
2 LPLI 57 70 13 22.81
3 ETWA 50 60 10 20.00
4 LAND 260 300 40 15.38
5 KOBX 85 95 10 11.76
6 WEHA 78 87 9 11.54
7 TRIS 234 260 26 11.11
8 TKIM 4,030 4,470 440 10.92
9 BUVA 55 61 6 10.91
10 ADMG 83 92 9 10.84
No Code Prev Close Change %
1 HRME 200 186 -14 -7.00
2 PSDN 129 120 -9 -6.98
3 PEGE 172 160 -12 -6.98
4 STTP 10,100 9,400 -700 -6.93
5 REAL 58 54 -4 -6.90
6 POLL 8,725 8,125 -600 -6.88
7 INOV 320 298 -22 -6.88
8 AKPI 408 380 -28 -6.86
9 MYOH 1,025 955 -70 -6.83
10 JAST 132 123 -9 -6.82
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,480 2,520 40 1.61
2 BBCA 23,825 24,850 1,025 4.30
3 PURA 83 79 -4 -4.82
4 ASII 3,970 4,330 360 9.07
5 TOWR 920 930 10 1.09
6 TLKM 3,180 3,250 70 2.20
7 IPTV 386 382 -4 -1.04
8 BMRI 4,070 4,100 30 0.74
9 MDLN 50 67 17 34.00
10 PGAS 830 890 60 7.23