Portal Berita Ekonomi Sabtu, 30 Mei 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 22:39 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.734 USD/barel.
  • 22:39 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 35,00 USD/barel.
  • 22:38 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 33,71 USD/barel.

Akui Simpan Data Aib Donald Trump, Kelompok Hacker Ini Minta Tebusan Rp624,6 M!

Akui Simpan Data Aib Donald Trump, Kelompok Hacker Ini Minta Tebusan Rp624,6 M!
WE Online, Bogor -

Kelompok peretas bernama REvil mengaku mempunyai '1 ton cucian kotor' alias data aib Presiden Donald Trump. Tak berhenti sampai situ, mereka menuntut tebusan senilai 42 juta dolar AS (sekitar Rp624,5 miliar).

Grup peretas REvil awalnya menuntut tebusan USD21 juta kepada firma hukum hiburan terkemuka, Grubman Shire Meiselas & Sacks, setelah mereka mendapatkan dokumen yang sangat rahasia tentang klien selebriti. Klien selebriti firma hukum itu termasuk Nicki Minaj, Lady Gaga, Mariah Carey dan Bruce Springsteen.

Namun, pada Kamis lalu mereka menaikkan tebusan dua kali lipat. "Tebusannya sekarang adalah USD42.000.000," kata peretas di situs web gelap mereka, yang dipantau Vice News.

Baca Juga: Trump: Amerika Bakal Menang Lawan Rusia dan China, Pakai Rudal Super Duper!!

Baca Juga: Trump: Kesepakatan Dagang Berantakan, Penasihat Gedung Putih: Tidak!!

"(Data kotor) orang berikutnya yang akan kami terbitkan adalah Donald Trump. Ada pemilu yang sedang berlangsung, dan kami menemukan satu ton cucian kotor tepat waktu," lanjut ancaman kelompok hacker tersebut.

Namun, laporan Vice News yang dilansir Sabtu (16/5/2020) mencatat, firma hukum itu tidak memiliki koneksi dengan Trump atau perusahaannya, sehingga sifat informasi apa pun yang mungkin diperoleh peretas tidak jelas.

Kantor berita Sputnik melaporkan awal pekan ini bahwa serangan peretas terkenal itu dikonfirmasi oleh firma hukum. Menurut kelompok peretas itu, sekitar 756 gigabyte dokumen rahasia dicuri dalam serangan siber, termasuk nomor telepon, alamat email, perjanjian kerahasiaan dan informasi pribadi lainnya yang dimiliki oleh sejumlah selebriti.

Namun kali ini, para penjahat siber mengancam lebih dari sekadar pendiri firma Allen Grubman—yang dijuluki "pengacara paling kuat dalam bisnis musik" pada 2015.

"Tuan Trump jika Anda ingin tetap menjadi presiden, sodok tongkat tajam pada orang-orang, jika tidak, Anda mungkin melupakan ambisi ini selamanya. Dan bagi Anda para pemilih, kami dapat memberi tahu Anda bahwa setelah publikasi seperti itu, Anda tentu tidak ingin melihatnya sebagai presiden," klaim grup REvil.

"Ya, mari kita lupakan detailnya. Batas waktu satu minggu," lanjut kelompok peretas tersebut.

Ransomware "Revil" yang diberi nama sendiri oleh grup itu—yang sebelumnya dikenal sebagai "Sodinokibi"—diidentifikasi sebagai malware yang digunakan untuk menyusup ke sistem firma hukum. Ransomware juga dikaitkan dengan serangan Tahun Baru 2019 pada perusahaan pertukaran mata uang Inggris; Travelex, yang mengarah ke pembayaran tebusan USD2,3 juta untuk para penjahat siber awal tahun ini.

Dalam sebuah pernyataan kepada Page Six, firma hukum Grubman mencatat bahwa ia tidak akan mengirimkan satu sen pun kepada "teroris siber".

"Kami telah diberitahu oleh para ahli dan FBI bahwa bernegosiasi dengan atau membayar uang tebusan kepada teroris adalah pelanggaran hukum pidana federal. Bahkan ketika tebusan besar telah dibayarkan, para penjahat sering membocorkan dokumen itu," bunyi pernyataan firma hukum tersebut.

Adapun presiden Trump, tim kampanyenya belum memberikan pernyataan tentang masalah ini. Terlepas dari sejarah Trump tentang pembayaran diam-diam kepada tersangka wanita simpanan, kecil kemungkinannya dia akan menulis cek kepada penjahat dunia maya setelah hampir empat tahun skandal yang masing-masing diprediksi akan mengakhiri karier politiknya.

Partner Sindikasi Konten: SINDOnews

Baca Juga

Tag: Donald Trump, Hacker, Keamanan Siber, kebocoran data

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Tanayastri Dini Isna

Foto: Reuters/Leah Millis

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,942.14 3,901.87
British Pound GBP 1.00 18,246.26 18,063.24
China Yuan CNY 1.00 2,070.20 2,049.34
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,806.67 14,659.34
Dolar Australia AUD 1.00 9,828.67 9,729.40
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,909.87 1,890.84
Dolar Singapura SGD 1.00 10,467.04 10,359.23
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,417.64 16,248.41
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,407.75 3,369.19
Yen Jepang JPY 100.00 13,785.19 13,645.48
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4753.612 37.427 692
2 Agriculture 964.931 -6.866 22
3 Mining 1238.201 -5.085 49
4 Basic Industry and Chemicals 745.733 20.935 78
5 Miscellanous Industry 858.396 28.927 52
6 Consumer Goods 1806.725 -11.041 58
7 Cons., Property & Real Estate 322.957 -4.552 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 864.084 3.083 78
9 Finance 962.515 13.502 93
10 Trade & Service 606.633 2.757 172
No Code Prev Close Change %
1 KRAH 416 510 94 22.60
2 AKSI 96 117 21 21.88
3 WINS 63 73 10 15.87
4 DIVA 815 940 125 15.34
5 IKBI 210 240 30 14.29
6 AHAP 50 57 7 14.00
7 PDES 360 410 50 13.89
8 DMMX 80 91 11 13.75
9 AMAR 175 195 20 11.43
10 DUCK 422 470 48 11.37
No Code Prev Close Change %
1 SINI 860 800 -60 -6.98
2 BRNA 1,075 1,000 -75 -6.98
3 MLPT 575 535 -40 -6.96
4 PTBA 2,090 1,945 -145 -6.94
5 CASS 202 188 -14 -6.93
6 SIPD 1,300 1,210 -90 -6.92
7 TBLA 535 498 -37 -6.92
8 DSSA 20,975 19,525 -1,450 -6.91
9 POLA 58 54 -4 -6.90
10 GGRP 290 270 -20 -6.90
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,730 2,950 220 8.06
2 PURA 75 75 0 0.00
3 TLKM 3,130 3,150 20 0.64
4 BBCA 26,475 25,950 -525 -1.98
5 ICBP 8,325 8,150 -175 -2.10
6 BBNI 3,660 3,830 170 4.64
7 BMRI 4,290 4,470 180 4.20
8 ASII 4,540 4,770 230 5.07
9 PWON 376 362 -14 -3.72
10 KLBF 1,355 1,415 60 4.43