Portal Berita Ekonomi Sabtu, 30 Mei 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 22:39 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.734 USD/barel.
  • 22:39 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 35,00 USD/barel.
  • 22:38 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 33,71 USD/barel.

Makin Produktif, MARK Sukses Kantongi Laba Hingga Rp88 Miliar

Makin Produktif, MARK Sukses Kantongi Laba Hingga Rp88 Miliar
WE Online, Jakarta -

Catatan kinerja positif berhasil ditorehkan oleh PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) sepanjang tahun 2019 lalu. Perusahaan produsen produk porselen cetakan sarung tangan yang digunakan untuk keperluan medis, rumah tangga, dan industri manufaktur itu hingga akhir tahun lalu tercatat berhasil mengantongi laba bersih hingga Rp88 miliar.

Nilai tersebut tumbuh sekitar 7,45 persen dibanding catatan laba bersih pada tahun sebelumnya yang masih sebesar Rp81,9 miliar.

"Peningkatan laba ini didukung oleh semakin produktifnya perusahaan di sepanjang tahun 2019 lalu," ujar Presiden Direktur MARK, Ridwan Goh, dalam keterangan resmi beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Digital Marketing, Cara Ampuh Hadapi Kebuntuan di Era Pandemi

Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, nilai penjualan perusahaan di tahun lalu memang berhasil mencapai Rp361,54 miliar, atau meningkat 11,08 persen dibanding realisasi penjualan pada tahun 2018 yang masih sebesar Rp325,47 miliar.

Selain itu, kinerja positif perusahaan didapat dari kemampuan menjaga tingkat efisiensi dan juga mempertahankan kualitas produk sesuai dengan permintaan pelanggan. Hal ini bisa dilihat dari kesuksesan MARK dalam menjaga margin laba kotor perusahaan sebesar 43,26 persen dengan nilai sebesar Rp156,42 miliar.

Berdasarkan data Malaysian Rubber Glove Manufacturers Association (MARGMA) pertumbuhan permintaan kebutuhan global hingga 300 miliar sarung tangan di tahun 2019. Masih berdasarkan dari MARGMA bahwa kebutuhan sarung tangan khusus industri di dunia, rata-rata naik 8 persen sampai 10 persen setiap tahunnya.

Tentunya hal ini berdampak positif bagi MARK sebagai emiten pemasok molding atau cetakan sarung tangan di Indonesia. Volume produksi perseroan meningkat sebesar 12,21 persen menjadi 7.182.812 pieces di tahun 2019 dibandingkan dengan 6.400.711 pieces di tahun 2018. Kenaikan permintaan cetakan sarung tangan ini otomatis akan mendorong kinerja perseroan lebih positif. Saat ini perseroan menguasai pangsa pasar cetakan sarung tangan kesehatan sebesar 35 persen di dunia.

Guna memenuhi permintaan yang selalu meningkat, MARK memaksimalkan utilisasi pabrik dari saat ini rata-rata 95 persen menjadi sekitar 96 persen sampai 97 persen. Sejauh ini MARK telah mengoperasikan dua pabrik yang berada di Tanjung Morawa yaitu pabrik utama di Kawasan Industri Medan Star dan pabrik baru di Jalan Utama Dusun I Desa X-A, Tanjung Morawa, Deli Serdang, Sumatera Utara.

Dikarenakan adanya investasi di pabrik baru yang mulai beroperasi di kuartal III-2019 tersebut, hal ini berpengaruh pada pencapaian laba di tahun 2019 tidak seagresif dari tahun-tahun sebelumnya. Saat ini hampir seluruh negara dilanda wabah virus covid 19, namun Perseroan tetap optimis dapat mempertahankan kinerja positifnya di tengah situasi covid 19 di tahun 2020 ini.

Baca Juga

Tag: PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK)

Penulis: Taufan Sukma

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Annisa Nurfitriyani

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,942.14 3,901.87
British Pound GBP 1.00 18,246.26 18,063.24
China Yuan CNY 1.00 2,070.20 2,049.34
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,806.67 14,659.34
Dolar Australia AUD 1.00 9,828.67 9,729.40
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,909.87 1,890.84
Dolar Singapura SGD 1.00 10,467.04 10,359.23
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,417.64 16,248.41
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,407.75 3,369.19
Yen Jepang JPY 100.00 13,785.19 13,645.48
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4753.612 37.427 692
2 Agriculture 964.931 -6.866 22
3 Mining 1238.201 -5.085 49
4 Basic Industry and Chemicals 745.733 20.935 78
5 Miscellanous Industry 858.396 28.927 52
6 Consumer Goods 1806.725 -11.041 58
7 Cons., Property & Real Estate 322.957 -4.552 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 864.084 3.083 78
9 Finance 962.515 13.502 93
10 Trade & Service 606.633 2.757 172
No Code Prev Close Change %
1 KRAH 416 510 94 22.60
2 AKSI 96 117 21 21.88
3 WINS 63 73 10 15.87
4 DIVA 815 940 125 15.34
5 IKBI 210 240 30 14.29
6 AHAP 50 57 7 14.00
7 PDES 360 410 50 13.89
8 DMMX 80 91 11 13.75
9 AMAR 175 195 20 11.43
10 DUCK 422 470 48 11.37
No Code Prev Close Change %
1 SINI 860 800 -60 -6.98
2 BRNA 1,075 1,000 -75 -6.98
3 MLPT 575 535 -40 -6.96
4 PTBA 2,090 1,945 -145 -6.94
5 CASS 202 188 -14 -6.93
6 SIPD 1,300 1,210 -90 -6.92
7 TBLA 535 498 -37 -6.92
8 DSSA 20,975 19,525 -1,450 -6.91
9 POLA 58 54 -4 -6.90
10 GGRP 290 270 -20 -6.90
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,730 2,950 220 8.06
2 PURA 75 75 0 0.00
3 TLKM 3,130 3,150 20 0.64
4 BBCA 26,475 25,950 -525 -1.98
5 ICBP 8,325 8,150 -175 -2.10
6 BBNI 3,660 3,830 170 4.64
7 BMRI 4,290 4,470 180 4.20
8 ASII 4,540 4,770 230 5.07
9 PWON 376 362 -14 -3.72
10 KLBF 1,355 1,415 60 4.43