Portal Berita Ekonomi Kamis, 04 Juni 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:01 WIB. IHSG - IHSG melemah 0,49% di akhir sesi II.
  • 13:10 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,17% terhadap Yen pada level 109,08 JPY/USD.
  • 13:09 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,28% terhadap Poundsterling pada level 1,2540 USD/GBP.
  • 13:09 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,11% terhadap Euro pada level 1,1221 USD/EUR.
  • 13:07 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 39,26 USD/barel.
  • 13:06 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 36,54 USD/barel.
  • 13:05 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.701 USD/troy ounce. 
  • 11:30 WIB. IHSG - IHSG menguat 0,85% di akhir sesi I.

Bu Ani Nyuruh Turun 'Kasta' BPJS, Warganet: Hanya Era Jokowi Rakyat Disuruh Miskin, Menyakitkan!

Bu Ani Nyuruh Turun 'Kasta' BPJS, Warganet: Hanya Era Jokowi Rakyat Disuruh Miskin, Menyakitkan!
WE Online, Jakarta -

Banyaknya kritikan terhadap rencana kenaikan iuran BPJS Kesehatan bikin Menteri Keuangan Sri Mulyani kesal. Dia meminta, peserta yang tak sanggup bayar turun kelas saja. Pernyataan Sri Mulyani itu tak meredakan kritikan, bahkan tambah memperkeruh. Sri Mulyani dianggap nyakitin orang miskin. 

Ucapan ini muncul saat Sri Mulyani diwawancarai Rosiana Silalahi dalam program Rosi di KompasTV, Kamis (14/5/2020). Pernyataan Sri Mulyani ini ramai di media sosial, kemarin (16/5/2020). 

Kata Sri Mulyani, kenaikan iuran BPJS Kesehatan dilakukan untuk menjaga keberlanjutan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Di sisi lain pemerintah juga tetap membantu kelompok masyarakat rentan.

Baca Juga: 4 Alasan Kenaikan Iuran BPJS Harus Dibatalkan, Nomor 4 Iya Banget!

Karena itu, Sri Mulyani mengimbau, jika ada peserta bukan penerima upah (PBPU) kelas I dan II yang merasa keberatan dengan kenaikan ini bisa turun kelas menjadi peserta kelas III. "Kalau kelas II dan kelas I naik, kalua enggak kuat ya turun saja ke kelas III," cetusnya.

Besaran iuran BPJS Kesehatan berdasarkan Perpres 64/2020 untuk Kelas I naik dari Rp80 ribu menjadi Rp150 ribu. Kelas II, semula Rp51 ribu menjadi Rp100 ribu. Sedangkan Kelas III dari Rp25.500 menjadi Rp42 ribu.

Namun, pemerintah memberi subsidi Rp16.500, sehingga yang dibayarkan tetap Rp25.500. Meski tahun depan subsidi yang dibayar pemerintah berkurang Rp7 ribu. Dengan begitu Kelas III harus bayar iuran Rp35 ribu tahun depan.

Padahal sebelumnya pada awal tahun Mahkamah Agung (MA) membatalkan kenaikan iuran yang diusulkan pemerintah. Eks Direktur Pelaksana Bank Dunia itu melanjutkan, pembatalan itu berisiko pada keberlanjutan BPJS Kesehatan.

"Saat kita buat Perpres yang kemudian digugat ke MA dan ada pasal yang dibatalkan (Perpres 75 Tahun 2019), untuk peserta mandiri yang bukan penerima upah, kenaikannya tadinya dari Rp25.500 untuk kelas III menjadi Rp42 ribu. Padahal menurut hitung-hitungan DJSN (Dewan Jaminan Sosial Nasional) BPJS tidak akan sustainable," terangnya.

Partner Sindikasi Konten: Rakyat Merdeka

Baca Juga

Tag: Joko Widodo (Jokowi), Sri Mulyani Indrawati, BPJS Kesehatan

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Rosmayanti

Foto: Antara/Hafidz Mubarak A

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,792.68 3,753.94
British Pound GBP 1.00 17,847.46 17,668.46
China Yuan CNY 1.00 1,997.28 1,977.21
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,235.83 14,094.18
Dolar Australia AUD 1.00 9,818.45 9,717.94
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,836.79 1,818.49
Dolar Singapura SGD 1.00 10,167.72 10,060.80
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,974.02 15,809.44
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,336.26 3,296.88
Yen Jepang JPY 100.00 13,072.39 12,938.75
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4941.006 93.499 692
2 Agriculture 997.725 31.041 22
3 Mining 1282.050 11.604 49
4 Basic Industry and Chemicals 767.744 8.203 78
5 Miscellanous Industry 876.889 22.684 52
6 Consumer Goods 1838.287 17.789 58
7 Cons., Property & Real Estate 333.010 6.543 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 899.989 16.455 78
9 Finance 1027.339 31.820 93
10 Trade & Service 614.307 2.724 172
No Code Prev Close Change %
1 MLPL 52 70 18 34.62
2 DPUM 84 107 23 27.38
3 IDPR 124 155 31 25.00
4 MLPT 565 705 140 24.78
5 DPNS 218 272 54 24.77
6 KREN 77 96 19 24.68
7 KRAH 498 620 122 24.50
8 KBLV 308 382 74 24.03
9 PYFA 496 595 99 19.96
10 TAMU 62 74 12 19.35
No Code Prev Close Change %
1 SKRN 575 535 -40 -6.96
2 MAYA 6,500 6,050 -450 -6.92
3 ASRM 1,810 1,685 -125 -6.91
4 TRUS 350 326 -24 -6.86
5 NATO 498 464 -34 -6.83
6 EMTK 5,000 4,660 -340 -6.80
7 NASA 206 192 -14 -6.80
8 STTP 7,725 7,200 -525 -6.80
9 TMPO 148 138 -10 -6.76
10 SOTS 208 194 -14 -6.73
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,180 3,100 -80 -2.52
2 BBTN 925 1,010 85 9.19
3 BBCA 26,800 28,900 2,100 7.84
4 JPFA 980 1,165 185 18.88
5 PGAS 885 970 85 9.60
6 PURA 77 75 -2 -2.60
7 BMRI 4,620 4,860 240 5.19
8 BBNI 3,970 4,130 160 4.03
9 TLKM 3,250 3,290 40 1.23
10 ICBP 8,475 8,500 25 0.29