Portal Berita Ekonomi Minggu, 31 Mei 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Membangun Ketahanan Pangan Berbasis Masyarakat Pesantren

Membangun Ketahanan Pangan Berbasis Masyarakat Pesantren
WE Online, Jakarta -

Pandemi virus corona (Covid-19) yang berkepanjangan menjadi kesempatan untuk mengoptimalkan potensi lokal. Seperti mengembalikan budaya dan kearifan lokal di bidang pertanian dan peternakan berbasis komunitas masyarakat, dapat dilakukan untuk membuat program berkelanjutan.

Dompet Dhuafa sebagai lembaga pemberdaya melihat ini sebagai hal utama yang harus menjadi fokus pengembangannya. Guna mengembangkan sumber daya pangan untuk kebutuhan pokok masyarakat, perlu dijalin kolaborasi besar yang berdaya saing kuat agar tercipta peluang-peluang kemakmuran bagi mereka.

Guntur Subagja, Direktur Social Enterprise Dompet Dhuafa, mengatakan, lembaga pemberdaya berbasis pengelolaan dana ziswaf ini mendukung pengembangan potensi masyarakat pesantren di pedesaan. Termasuk mendukung dan mendorong terciptanya usaha-usaha yang mengarah pada pengembangan potensi ekonomi masyarakat.

Baca Juga: Siaga Stok Pangan, Wilaga PWMP Kementan Tetap Jalankan Usaha di Tengah Covid-19

Pertanian misalnya, sebagai sektor riil usaha dasar masyarakat Indonesia dan menjadi kebutuhan pokok sehari-hari harus terus dibudidayakan. Pemberlakuan Sosial Berskala Besar (PSBB) membuat masyarakat aktif di dunia digital. Hal ini menjadi peluang berbagi ilmu dalam keseharian kita yang juga dapat menciptakan captive market bagi hasil produksi masyarakat.

Dompet Dhuafa melalui Social Trust Fund (STF) bersama OK OCE dan Pondok Pesantren Alam (PPA) Al Muhtadin membangun sinergi ketahanan pangan di Desa Ciracap, Sukabumi, Jawa Barat dalam masa pandemi ini sebagai program Ketahanan Pangan berbasis Masyarakat Pesantren dan Petani Binaan.

"Sinergi ini sebagai solusi atasi dampak pandemik Covid-19 di desa," ujar Guntur, Minggu (17/5/2020).

Adapun kerja sama tersebut mencakup luas kurang lebih 50 ha sawah irigasi dengan 10 kelompok tani binaan. Setiap kelompok terdiri atas 10-20 KK. Hasil maksimal per hektare di kisaran 6-7 ton sekali panen dalam kurun tiga bulan. Sehingga dalam setahun bisa produksi tiga kali. Dengan asumsi 7 ton x 50 ha x 3 kali, sekitar 1.050 ton per tahunnya.

"Semuanya dikelola oleh para santri dan petani pemberdaya," lanjut Guntur.

Kolaborasi di tengah pandemi Covid-19 yang cukup panjang diharapkan bisa menjadi solusi bagi masyarakat luas. Hasil produksi yang bagus akhirnya dapat menciptakan lapangan kerja dan kemandirian ekonomi bagi masyarakat pedesaan.

Baca Juga

Tag: Dompet Dhuafa, Pangan

Penulis: Agus Aryanto

Editor: Rosmayanti

Foto: Dompet Dhuafa

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,942.14 3,901.87
British Pound GBP 1.00 18,246.26 18,063.24
China Yuan CNY 1.00 2,070.20 2,049.34
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,806.67 14,659.34
Dolar Australia AUD 1.00 9,828.67 9,729.40
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,909.87 1,890.84
Dolar Singapura SGD 1.00 10,467.04 10,359.23
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,417.64 16,248.41
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,407.75 3,369.19
Yen Jepang JPY 100.00 13,785.19 13,645.48
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4753.612 37.427 692
2 Agriculture 964.931 -6.866 22
3 Mining 1238.201 -5.085 49
4 Basic Industry and Chemicals 745.733 20.935 78
5 Miscellanous Industry 858.396 28.927 52
6 Consumer Goods 1806.725 -11.041 58
7 Cons., Property & Real Estate 322.957 -4.552 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 864.084 3.083 78
9 Finance 962.515 13.502 93
10 Trade & Service 606.633 2.757 172
No Code Prev Close Change %
1 KRAH 416 510 94 22.60
2 AKSI 96 117 21 21.88
3 WINS 63 73 10 15.87
4 DIVA 815 940 125 15.34
5 IKBI 210 240 30 14.29
6 AHAP 50 57 7 14.00
7 PDES 360 410 50 13.89
8 DMMX 80 91 11 13.75
9 AMAR 175 195 20 11.43
10 DUCK 422 470 48 11.37
No Code Prev Close Change %
1 SINI 860 800 -60 -6.98
2 BRNA 1,075 1,000 -75 -6.98
3 MLPT 575 535 -40 -6.96
4 PTBA 2,090 1,945 -145 -6.94
5 CASS 202 188 -14 -6.93
6 SIPD 1,300 1,210 -90 -6.92
7 TBLA 535 498 -37 -6.92
8 DSSA 20,975 19,525 -1,450 -6.91
9 POLA 58 54 -4 -6.90
10 GGRP 290 270 -20 -6.90
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,730 2,950 220 8.06
2 PURA 75 75 0 0.00
3 TLKM 3,130 3,150 20 0.64
4 BBCA 26,475 25,950 -525 -1.98
5 ICBP 8,325 8,150 -175 -2.10
6 BBNI 3,660 3,830 170 4.64
7 BMRI 4,290 4,470 180 4.20
8 ASII 4,540 4,770 230 5.07
9 PWON 376 362 -14 -3.72
10 KLBF 1,355 1,415 60 4.43