Portal Berita Ekonomi Sabtu, 30 Mei 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Matahari Lockdown Bakal Timbulkan Deretan Bencana, Benarkah? Begini Penjelasan Ilmuwan

Matahari Lockdown Bakal Timbulkan Deretan Bencana, Benarkah? Begini Penjelasan Ilmuwan
WE Online, Bogor -

Tahukah Anda? Matahari kini sedang dalam mode 'lockdown', fase yang disebut berisiko menimbulkan sejumlah bencana oleh astronom, layaknya kelaparan, gempa bumi, hingga dinginnya temperatur.

Ahli astronomi Australia, Tony Phillips menyebut, bintang terbesar di tata surya itu tengah memancarkan sinar dalam kondisi minim (solar minimum/lockdown).

"Aktivitas di permukaan Matahari sedang berkurang secara signifikan karena fase lockdown. Akibatnya, terjadi penurunan sinar matahari secara drastis, ditandai dengan hilangnya bintik Matahari (sunspot)," jelas Phillips, dilansir dari Pennlive di Bogor, Senin (18/5/2020).

Baca Juga: Penelitian Terbaru: Efek Sinar Matahari Bisa Bunuh Virus Corona

Baca Juga: Tak Terima Huawei Terus Diboikot Amerika, China: Kami Siap Batasi Bisnis Apple dkk!

Perlu diketahui, aktivitas magnet di permukaan Matahari terjadi di bintik Matahari. Area gelap itu melahirkan sesuatu yang disebut sebagai lontaran massa corona Matahari (coronal mass ejections). Meski tampak kecil, bintik Matahari sesungguhnya tergolong besar.

Menuru Phillips, medan magnet Matahari kini melemah sehingga berpotensi menghasilkan sinar kosmik tambahan menuju Tata Surya. "Sinar kosmik yang berlebih berisiko terhadap kesehatan para astronot serta perubahan temperatur di kutub. Selain itu, kondisi tersebut pun mempengaruhi elektro-kimia di atmosfer Bumi sehingga bisa memicu petir," jelasnya kemudian.

Berdasarkan perkiraan NASA (Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat), lockdown Matahari terjadi mulai April sampai enam bulan ke depan sebagai akhir siklus 11 tahun bintang itu.

Ilmuwan NASA, Dean Pesnell menjabarkan, "tiap 11 tahun/lebih, bintik Matahari memudar dan membawa periode yang tergolong tenang. Itu dinamakan solar minimum."

Yang terpenting, walau dapat memengaruhi temperatur di kutub, kondisi itu tak akan menjadi penyebab penurunan suhu global seperti pada 1600-an silam.

Baca Juga

Tag: Matahari (Benda Langit), astronomi, Lockdown

Penulis/Editor: Tanayastri Dini Isna

Foto: REUTERS/Agustin Marcarian

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,942.14 3,901.87
British Pound GBP 1.00 18,246.26 18,063.24
China Yuan CNY 1.00 2,070.20 2,049.34
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,806.67 14,659.34
Dolar Australia AUD 1.00 9,828.67 9,729.40
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,909.87 1,890.84
Dolar Singapura SGD 1.00 10,467.04 10,359.23
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,417.64 16,248.41
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,407.75 3,369.19
Yen Jepang JPY 100.00 13,785.19 13,645.48
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4753.612 37.427 692
2 Agriculture 964.931 -6.866 22
3 Mining 1238.201 -5.085 49
4 Basic Industry and Chemicals 745.733 20.935 78
5 Miscellanous Industry 858.396 28.927 52
6 Consumer Goods 1806.725 -11.041 58
7 Cons., Property & Real Estate 322.957 -4.552 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 864.084 3.083 78
9 Finance 962.515 13.502 93
10 Trade & Service 606.633 2.757 172
No Code Prev Close Change %
1 KRAH 416 510 94 22.60
2 AKSI 96 117 21 21.88
3 WINS 63 73 10 15.87
4 DIVA 815 940 125 15.34
5 IKBI 210 240 30 14.29
6 AHAP 50 57 7 14.00
7 PDES 360 410 50 13.89
8 DMMX 80 91 11 13.75
9 AMAR 175 195 20 11.43
10 DUCK 422 470 48 11.37
No Code Prev Close Change %
1 SINI 860 800 -60 -6.98
2 BRNA 1,075 1,000 -75 -6.98
3 MLPT 575 535 -40 -6.96
4 PTBA 2,090 1,945 -145 -6.94
5 CASS 202 188 -14 -6.93
6 SIPD 1,300 1,210 -90 -6.92
7 TBLA 535 498 -37 -6.92
8 DSSA 20,975 19,525 -1,450 -6.91
9 POLA 58 54 -4 -6.90
10 GGRP 290 270 -20 -6.90
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,730 2,950 220 8.06
2 PURA 75 75 0 0.00
3 TLKM 3,130 3,150 20 0.64
4 BBCA 26,475 25,950 -525 -1.98
5 ICBP 8,325 8,150 -175 -2.10
6 BBNI 3,660 3,830 170 4.64
7 BMRI 4,290 4,470 180 4.20
8 ASII 4,540 4,770 230 5.07
9 PWON 376 362 -14 -3.72
10 KLBF 1,355 1,415 60 4.43