Portal Berita Ekonomi Rabu, 27 Mei 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 18:01 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,04% terhadap Yuan pada level 7,13 CNY/USD.
  • 18:00 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,06% terhadap Yen pada level 107,65 JPY/USD.
  • 17:59 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.726 USD/troy ounce.
  • 17:58 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 36,03 USD/barel.
  • 17:57 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 34,06 USD/barel.

Polemik Salat Id di Tengah Covd-19, NU & Muhammadiyah Beda Pendapat

Polemik Salat Id di Tengah Covd-19, NU & Muhammadiyah Beda Pendapat
WE Online, Surabaya -

Pengurus Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur meminta seluruh umat Islam agar melaksanakan salat Idul Fitri di rumah selama pandemi virus Corona atau Covid-19. Imbauan tersebut bertolakbelakang dengan apa yang dikeluarkan oleh Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) provinsi setempat.

PWM bahkan menyebut harapan itu bukan sekadar imbauan, tapi instruksi, tentu saja bagi anggota Muhammadiyah. "Ini adalah garis pimpinan pusat, maklumat, atau juga fatwa untuk salat Id di rumah saja, tidak di lapangan. Jadi (salat Id) tetap di rumah," kata Ketua PWM Jatim, Saad Ibrahim, kepada wartawan.

Saad beralasan, angka kasus Covid-19 di Jatim masih tinggi. Bahkan, dari hari ke hari angkanya naik drastis. Karena itulah salat Idulfitri seharusnya dilaksanakan di rumah saja untuk menghindari kerumunan orang. Karena corona merupakan bencana nasional, maka maka instruksi pelaksanaan salat Id di rumah dikeluarkan dengan koordinasi langsung pengurus pusat. 

Baca Juga: Diminta Salat Id di Rumah, Orang 212 Marah: Menag, Siap-Siap Ya!!

Wakil Ketua PWM Jatim, Nadjib Hamid mengatakan bahwa instruksi salat Idulfitri di rumah diserukan hingga ke tingkat Pengurus Daerah Muhammadiyah se-Jatim. "Kami komitmen karena sesuai dengan hasil kajian dan informasi serta data dari pemerintah yang dimana-mana angka penularan Covid-19 terus meningkat,  maka PP Muhammadiyah sudah menetapkan salat Idulfitri tahun ini dilaksanakan di rumah," ujarnya.

Komitmen Muhammadiyah itu ditunjukkan dengan tujuan agar tidak menimbulkan bahaya kepada jemaah, baik personal maupun secara berjemaah. "Jika Idulditri itu menimbulkan Kerumunan dan bahaya lebih besar, berarti mudaratnya juga lebih besar," ucapnya.

Sebelumnya, PWNU Jatim imbauan yang mengisyaratkan pelaksanaan salat Idulfitri di masjid, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Imbauan tersebut senada dengan yang dikeluarkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) provinsi setempat. Pemerintah Provinsi Jatim sendiri juga mengeluarkan surat edaran yang intinya membolehkan pelaksanaan salat Id di masjid.

 Ketua MUI Jatim, KH Abdussomad Bukhori mendukung penuh keputusan Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang mengizinkan masjid menggelar kegiatan ibadah termasuk salat Idulfitri 1441 Hijriyah/2020 meski di tengah pandemi Covid-19.

Menurut dia, ibadah merupakan kebutuhan sangat mendasar yang diatur juga dalam Undang-Undang Dasar Republik Indonesia (UUD RI 1945). Apalagi, kata dia, masyarakat juga masih banyak bekerja di luar, pasar dibuka dan mal dibuka sehingga mereka memerlukan masjid.

"Kalau ditutup akan menyusahkan masyarakat. Pertimbangan inilah Pemprov mengambil keputusan seperti itu (mengizinkan kegiatan di masjid). Kami sangat mendukung, dan tolong keputusan ini jangan diubah lagi karena ini tuntutan masyarakat," kata Bukhor seperti dikutip tvOne pada Minggu (17/5/2020).

Partner Sindikasi Konten: Viva

Baca Juga

Tag: Idul Fitri, Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama (NU)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Rosmayanti

Foto: Antara/Kornelis Kaha

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,951.00 3,910.65
British Pound GBP 1.00 18,129.25 17,941.51
China Yuan CNY 1.00 2,082.33 2,061.41
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,847.87 14,700.13
Dolar Australia AUD 1.00 9,743.17 9,643.29
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,915.16 1,896.03
Dolar Singapura SGD 1.00 10,437.87 10,332.56
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,200.51 16,037.84
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,404.69 3,366.96
Yen Jepang JPY 100.00 13,767.15 13,627.64
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4626.799 80.847 692
2 Agriculture 962.303 -5.448 22
3 Mining 1255.099 16.003 49
4 Basic Industry and Chemicals 700.086 19.036 78
5 Miscellanous Industry 801.515 49.211 52
6 Consumer Goods 1833.764 11.999 58
7 Cons., Property & Real Estate 319.343 -0.308 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 879.965 19.595 78
9 Finance 905.095 18.290 93
10 Trade & Service 593.053 5.938 172
No Code Prev Close Change %
1 MDLN 50 67 17 34.00
2 LPLI 57 70 13 22.81
3 ETWA 50 60 10 20.00
4 LAND 260 300 40 15.38
5 KOBX 85 95 10 11.76
6 WEHA 78 87 9 11.54
7 TRIS 234 260 26 11.11
8 TKIM 4,030 4,470 440 10.92
9 BUVA 55 61 6 10.91
10 ADMG 83 92 9 10.84
No Code Prev Close Change %
1 HRME 200 186 -14 -7.00
2 PSDN 129 120 -9 -6.98
3 PEGE 172 160 -12 -6.98
4 STTP 10,100 9,400 -700 -6.93
5 REAL 58 54 -4 -6.90
6 POLL 8,725 8,125 -600 -6.88
7 INOV 320 298 -22 -6.88
8 AKPI 408 380 -28 -6.86
9 MYOH 1,025 955 -70 -6.83
10 JAST 132 123 -9 -6.82
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,480 2,520 40 1.61
2 BBCA 23,825 24,850 1,025 4.30
3 PURA 83 79 -4 -4.82
4 ASII 3,970 4,330 360 9.07
5 TOWR 920 930 10 1.09
6 TLKM 3,180 3,250 70 2.20
7 IPTV 386 382 -4 -1.04
8 BMRI 4,070 4,100 30 0.74
9 MDLN 50 67 17 34.00
10 PGAS 830 890 60 7.23