Portal Berita Ekonomi Senin, 25 Mei 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Sopir Bus: Saya Senang Akhirnya Bisa Nyetir dan Kerja Lagi

Sopir Bus: Saya Senang Akhirnya Bisa Nyetir dan Kerja Lagi
WE Online, Jakarta -

Mobil, truk dan sepeda motor tampak berdesak-desakan pada Senin sebagai bukti kembalinya kemacetan di ibu kota Thailand saat para komuter kembali bekerja di fase kedua pelonggaran pembatasan virus corona.

Fase kedua ini dimaksudkan untuk memulihkan kegiatan perekonomian negara tersebut yang terhenti akibat pembatasan pergerakan untuk mengendalikan penyebaran virus.

Baca Juga: Tak Hanya Berhasil Tangani Corona, Warga Thailand Juga Sangat Tinggi Solidaritas

Ketika kemacetan tercipta di jalan-jalan Bangkok yang terkenal padat, para pelancong menuju terminal bis di utara guna melakukan perjalanan ke provinsi untuk pertama kalinya sejak Maret, sebagian besar penumpang duduk di samping kursi kosong, sejalan dengan aturan jarak sosial.

"Saya sudah menunggu untuk pulang selama berbulan-bulan. Saya senang akhirnya bisa melakukannya," kata Ratchari Maneenop, 22, yang sedang menuju ke provinsi asalnya Loei di timur laut.

Thailand melaporkan tiga infeksi baru corona pada Senin, yang menjadikan total kasus terkonfirmasi adalah 3.031 sejak Januari, dengan 56 kematian. Tetapi pembatasan perdagangan dan transportasi telah menghancurkan pariwisata, pengeluaran rumah tangga dan investasi swasta, yang menyebabkan penurunan perekonomian Thailand, yang mengalami kontraksi paling tajam dalam delapan tahun terakhir pada kuartal pertama dan mendorongnya ke dalam resesi lebih cepat dari yang diperkirakan.

Sopir bus Boonsong Misa mengatakan dia senang bisa kembali ke jalan.

"Saya sudah berhenti bekerja sejak 8 Maret, sudah dua bulan," katanya di terminal bus. "Saya senang akhirnya bisa nyetir dan kerja lagi," pungkasnya.

Baca Juga

Tag: Virus Corona, Lockdown, Thailand

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Ferry Hidayat

Foto: REUTERS/Athit Perawongmetha

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,957.63 3,914.08
British Pound GBP 1.00 18,221.51 18,037.26
China Yuan CNY 1.00 2,092.28 2,070.58
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,858.93 14,711.08
Dolar Australia AUD 1.00 9,722.20 9,623.99
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,917.21 1,898.11
Dolar Singapura SGD 1.00 10,485.45 10,378.92
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,255.67 16,089.51
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,414.28 3,374.10
Yen Jepang JPY 100.00 13,790.19 13,650.44
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Aug
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Nov
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10