Portal Berita Ekonomi Kamis, 28 Mei 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:01 WIB. IHSG - IHSG menguat 1,61% di akhir sesi II.
  • 13:15 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,11% terhadap Poundsterling pada level 1,2275 USD/GBP.
  • 13:14 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,12% terhadap Euro pada level 1,1019 USD/EUR.
  • 13:10 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,11% terhadap Yen pada level 107,84 JPY/USD.
  • 13:05 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.719 USD/troy ounce.
  • 13:03 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 34,23 USD/barel.
  • 13:02 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 31,85 USD/barel.
  • 11:31 WIB. IHSG - IHSG menguat 1,87% di akhir sesi I.

Ngeri! IDEAS Prediksi Pemudik Tahun Ini Sentuh 39 Juta Orang

Ngeri! IDEAS Prediksi Pemudik Tahun Ini Sentuh 39 Juta Orang
WE Online, Jakarta -

Institute For Demographic and Poverty Studies (IDEAS) memprediksi potensi pemudik di seluruh Indonesia tahun ini mencapai 39 juta orang. Angka pemudik tersebut adalah pemudik jarak dekat yakni dalam provinsi maupun mudik jarak jauh atau lintas provinsi.

"Ini berdasarkan hasil simulasi IDEAS di mana jika tanpa larangan yang tegas, mudik berpotensi mendorong eskalasi wabah Covid-19," kata Direktur IDEAS, Yusuf Wibisono, melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (18/5/2020).

Baca Juga: Malaysia Terapkan Larangan Mudik Juga Lho!

Ia mengatakan bahwa potensi eskalasi penyebaran Covid-19 ke penjuru negeri didorong oleh pola mudik jarak jauh yang kuat ditemui di Jabodetabek, Kartamantul (Yogyakarta Raya), Pekansikawan (Pekanbaru Raya), Batam Raya, dan Samarinda Raya. Kemudian, potensi eskalasi penyebaran dari daerah perkotaan ke daerah pedesaan didorong oleh pola mudik jarak dekat yang sangat kuat sebagaimana terlihat di Gerbangkertosusila (Surabaya Raya), Malang Raya, dan Mebidangro (Medan Raya).

IDEAS melihat setidaknya ada tiga kelemahan implementasi pelarangan mudik. Pertama, masih ada kemungkinan mudik antarwilayah non-Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan nonzona merah termasuk sebagian wilayah di Jawa.

Menurutnya, skenario menjadi lebih rumit terjadi ketika pemudik dari daerah PSBB dan zona merah tergoda untuk mudik ke daerah non-PSBB dan nonzona merah. Begitu pula sebaliknya, pemudik dari daerah non-PSBB dan nonzona merah tetap untuk mudik ke daerah PSBB dan zona merah.

Kedua, ujar dia, larangan mudik dikecualikan untuk sarana transportasi darat yang berada dalam satu wilayah aglomerasi. Ketentuan ini tentu berimplikasi pada diperbolehkannya mudik intra wilayah aglomerasi.

"Padahal, potensi mudik intra wilayah aglomerasi tidaklah kecil. Sebagai contoh, dari sekitar 11 juta potensi pemudik Jabodetabek, simulasi kami menunjukkan bahwa sekitar 2,8 juta di antaranya adalah mudik intra Jabodetabek," katanya. Hal ini berpotensi melemahkan efektivitas PSBB yang kini diterapkan di tiga wilayah aglomerasi yaitu Jabodetabek, Bandung Raya, dan Surabaya Raya.

Ketiga, ujarnya, ialah Kereta Rel Listrik (KRL) Jabodetabek tetap beroperasi meski diberlakukan pengaturan PSBB. Sebagai transportasi massal utama di Jabodetabek, operasional KRL cukup signifikan dalam penyebaran Covid-19 sehingga dapat berimbas pada upaya memutus rantai virus yang tidak akan optimal jika terus beroperasi.

"Jelang puncak mudik, alih-alih dilonggarkan, larangan mudik seharusnya makin dipertegas agar memperkuat pelaksanaan PSBB terutama di Jabodetabek, Bandung Raya, dan Surabaya Raya," kata dia.

Hal tersebut juga mestinya berlaku di metropolitan luar Jawa antara lain Medan, Padang, dan Makassar. Ia menilai terlalu mahal biaya yang akan hilang sia-sia bila PSBB menjadi tidak efektif karena lemahnya implementasi larangan mudik. "Menyelamatkan nyawa sebanyak mungkin adalah prioritas kebijakan tertinggi yang tidak dapat ditawar," katanya.

Partner Sindikasi Konten: Republika

Baca Juga

Tag: Virus Corona, COVID-19, Arus Mudik Lebaran

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Askrindo

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,951.77 3,911.41
British Pound GBP 1.00 18,207.72 18,022.14
China Yuan CNY 1.00 2,071.84 2,051.05
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,842.85 14,695.16
Dolar Australia AUD 1.00 9,831.90 9,732.60
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,914.56 1,895.49
Dolar Singapura SGD 1.00 10,465.24 10,357.46
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,359.79 16,191.13
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,411.37 3,372.77
Yen Jepang JPY 100.00 13,763.77 13,625.55
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4641.555 14.756 692
2 Agriculture 963.201 0.898 22
3 Mining 1246.724 -8.375 49
4 Basic Industry and Chemicals 710.347 10.261 78
5 Miscellanous Industry 804.178 2.663 52
6 Consumer Goods 1823.628 -10.136 58
7 Cons., Property & Real Estate 319.961 0.618 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 872.329 -7.636 78
9 Finance 913.212 8.117 93
10 Trade & Service 598.977 5.924 172
No Code Prev Close Change %
1 BOLA 147 187 40 27.21
2 ARII 605 735 130 21.49
3 DPUM 84 99 15 17.86
4 MCAS 645 760 115 17.83
5 MLPT 462 535 73 15.80
6 DART 260 298 38 14.62
7 TMPO 119 136 17 14.29
8 MARK 442 505 63 14.25
9 IKAN 356 406 50 14.04
10 SCMA 825 940 115 13.94
No Code Prev Close Change %
1 INCI 400 372 -28 -7.00
2 SDPC 100 93 -7 -7.00
3 HRME 186 173 -13 -6.99
4 ICBP 8,950 8,325 -625 -6.98
5 TALF 288 268 -20 -6.94
6 RDTX 4,900 4,560 -340 -6.94
7 STTP 9,400 8,750 -650 -6.91
8 CASS 232 216 -16 -6.90
9 KEEN 290 270 -20 -6.90
10 NFCX 1,395 1,300 -95 -6.81
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,520 2,630 110 4.37
2 PURA 79 74 -5 -6.33
3 TLKM 3,250 3,170 -80 -2.46
4 BBCA 24,850 24,825 -25 -0.10
5 PWON 362 400 38 10.50
6 MDLN 67 68 1 1.49
7 PGAS 890 885 -5 -0.56
8 BTPS 2,360 2,520 160 6.78
9 MNCN 855 910 55 6.43
10 BRIS 290 308 18 6.21