Portal Berita Ekonomi Kamis, 28 Mei 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 0,33% pada level 2.846.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 0,12% pada level 2.516.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 0,66% pada level 6.184.
  • 16:03 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 2,32% pada level 21.916.
  • 16:02 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 0,13% pada level 2.028.

Ribut-ribut Pandemi Corona Memanas, China Balik Serang AS: Omong Kosong

Ribut-ribut Pandemi Corona Memanas, China Balik Serang AS: Omong Kosong
WE Online, Beijing -

Pemerintah China menyerang balik pemerintah Amerika Serikat (AS) atas penyelidikan asal-usul virus corona baru penyebab Covid-19.

Dalam sebuah tajuk rencana, surat kabar Global Times yang dikelola pemerintah menuduh Washington bermain-main dengan virus itu, dan mengatakan pemerintahan Trump telah berusaha keras untuk secara politis dan secara hukum meminta pertanggungjawaban China atas pandemi Covid-19.

Baca Juga: Banyak Negara Dukung Investigasi Asal-Usul Virus Corona Bikin Australia Sumringah

"Ini tidak masuk akal. Tetapi Washington berusaha untuk mengurangi tanggung jawab tindakan yang bodoh dan ketidakmampuannya," bunyi editorial surat kabar tersebut.

“Untuk membuat omong kosongnya tampak rasional, AS menginginkan kesimpulan yang mengklaim bahwa Wuhan adalah asalnya, idealnya virus itu bocor dari laboratorium Wuhan," lanjut tulisan media pemerintah China tersebut.

“Namun, apa yang baru-baru ini ditemukan Washington bertentangan dengan keinginannya. Temuan-temuan baru berpotensi mengubah timeline wabah virus corona di AS, dengan sejumlah besar kasus Covid-19 salah diklasifikasikan sebagai influenza musim dingin lalu."

“Bagaimana jika investigasi menemukan AS adalah asal dari virus corona? Itu akan menghancurkan narasi administrasi Trump dan strategi pemilu ulangnya," imbuh editorial tersebut yang dikutip Selasa (19/5/2020).

Editorial itu juga mengulangi pengumuman Presiden Xi Jinping bahwa China akan menyambut setiap pertanyaan tentang Covid-19 oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Reaksi China ini keluar setelah administrasi Trump menuduh WHO membiarkan pandemi Covid-19 berputar di luar kendali dengan mengorbankan banyak nyawa.

"Kita harus jujur tentang salah satu alasan utama wabah ini berputar di luar kendali," kata Menteri Kesehatan AS Alex Azar semalam, dalam pidatonya di Majelis Kesehatan Dunia (WHA) PBB.

"Ada kegagalan oleh organisasi ini untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan dunia, dan kegagalan itu menelan banyak korban jiwa," ujar Azar.

"Kami melihat bahwa WHO gagal dalam misi intinya yaitu berbagi informasi dan transparansi ketika negara-negara anggota tidak bertindak dengan itikad baik," lanjut dia. "Ini tidak akan pernah terjadi lagi."

Presiden China Xi Jinping dalam pidatonya di WHA semalam telah membela catatan negaranya tentang penanganan virus corona baru; SARS-CoV-2, penyebab Covid-19. Dia menegaskan bahwa Beijing mendukung penyelidikan yang dipimpin WHO terhadap pandemi dan menjanjikan bantuan USD2 miliar untuk membantu mengatasi penyakit ini.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump telah mendukung seruan Australia soal penyelidikan asal-usul pandemi Covid-19. Australin dan Uni Eropa menjadi sponsor resolusi untuk penyelidikan tersebut. Ratusan negara di dunia, termasuk Indonesia, ikut mendukung. "Kami bersama mereka!," tulis Trump via akun Twitter-nya, @realDonaldTrump.

Partner Sindikasi Konten: SINDOnews

Baca Juga

Tag: Amerika Serikat (AS), Donald Trump, China (Tiongkok), Xi Jinping, Pandemi, Virus Corona, COVID-19

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Foto/Reuters

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,951.77 3,911.41
British Pound GBP 1.00 18,207.72 18,022.14
China Yuan CNY 1.00 2,071.84 2,051.05
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,842.85 14,695.16
Dolar Australia AUD 1.00 9,831.90 9,732.60
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,914.56 1,895.49
Dolar Singapura SGD 1.00 10,465.24 10,357.46
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,359.79 16,191.13
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,411.37 3,372.77
Yen Jepang JPY 100.00 13,763.77 13,625.55
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4716.185 74.630 692
2 Agriculture 971.797 8.596 22
3 Mining 1243.286 -3.438 49
4 Basic Industry and Chemicals 724.798 14.451 78
5 Miscellanous Industry 829.469 25.291 52
6 Consumer Goods 1817.766 -5.862 58
7 Cons., Property & Real Estate 327.509 7.548 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 861.001 -11.328 78
9 Finance 949.013 35.801 93
10 Trade & Service 603.876 4.899 172
No Code Prev Close Change %
1 MCAS 760 950 190 25.00
2 DIVA 655 815 160 24.43
3 VICO 100 124 24 24.00
4 WIIM 115 139 24 20.87
5 NELY 124 146 22 17.74
6 PALM 171 199 28 16.37
7 HDIT 450 520 70 15.56
8 KBLM 284 320 36 12.68
9 DMMX 71 80 9 12.68
10 LPKR 150 169 19 12.67
No Code Prev Close Change %
1 NIRO 143 133 -10 -6.99
2 GLVA 258 240 -18 -6.98
3 HRME 173 161 -12 -6.94
4 TRIS 260 242 -18 -6.92
5 NFCX 1,300 1,210 -90 -6.92
6 IFSH 290 270 -20 -6.90
7 MAPB 1,680 1,565 -115 -6.85
8 ALKA 440 410 -30 -6.82
9 EMTK 4,990 4,650 -340 -6.81
10 KRAH 446 416 -30 -6.73
No Code Prev Close Change %
1 ICBP 8,325 8,325 0 0.00
2 BBRI 2,630 2,730 100 3.80
3 INDF 5,600 5,675 75 1.34
4 PURA 74 75 1 1.35
5 BBCA 24,825 26,475 1,650 6.65
6 TLKM 3,170 3,130 -40 -1.26
7 BMRI 4,110 4,290 180 4.38
8 BBNI 3,630 3,660 30 0.83
9 ASII 4,350 4,540 190 4.37
10 UNVR 8,200 8,025 -175 -2.13