Portal Berita Ekonomi Jum'at, 05 Juni 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 22:47 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,13% terhadap Yen pada level 109,04 JPY/USD.
  • 22:46 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,15% terhadap Poundsterling pada level 1,2594 USD/GBP.
  • 22:45 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,77% terhadap Euro pada level 1,1319 USD/EUR.
  • 22:43 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.712 USD/troy ounce.
  • 22:43 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 39,33 USD/barel.
  • 22:42 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 36,50 USD/barel.
  • 22:41 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 dibuka negatif 0,22% pada level 3.155.
  • 22:40 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones dibuka positif 0,03% pada level 26.278.
  • 22:39 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq dibuka negatif 0,44% pada level 9.640.
  • 17:09 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,11% terhadap Yuan pada level 7,12 CNY/USD.
  • 17:04 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 0,44% pada level 6.354.
  • 17:03 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup positif 0,17% pada level 24.366.
  • 17:02 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 0,25% pada level 2.707.
  • 17:01 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 0,36% pada level 22.695.
  • 17:00 WIB. Bursa Indeks Shanghai ditutup negatif 0,14% pada level 2.919.

MUI Soroti 'Indonesia Terserah': Kesabaran Rakyat Pasti Ada Batasnya

MUI Soroti 'Indonesia Terserah': Kesabaran Rakyat Pasti Ada Batasnya
WE Online, Jakarta -

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Muhyiddin Junaidi, menilai viralnya tagar 'Indonesia Terserah' di jagat maya lantaran banyak elemen masyarakat yang kecewa terhadap kebijakan yang diambil pemerintah. Dia mengingatkan, akan fatal bila kebijakan yang plin-plan terus berlanjut.

"Semua elemen masyarakat kecewa dengan kebijakan ambigu pemerintah dan kelambanan bertindak dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Adalah kesalahan fatal jika kebijakan plin-plan dan kontradiktif terus dipertahankan," kata dia, Selasa (19/5/2020).

Baca Juga: Orang MUI: Jangan Larang Umat ke Mesjid, Tapi Malah Mengizinkan Orang Numpuk di Bandara

Karena itu, Muhyiddin mengatakan bahwa MUI mendesak agar pemerintah serius dan fokus dengan mengerahkan semua daya upaya untuk penyelesaian wabah Covid-19. Apalagi menurut dia, narasi berdamai dengan Covid-19 dan narasi lain yang pro pada herd immunity justru akan memperparah situasi nasional.

"Kesabaran rakyat pasti punya batasan tertentu. Pemerintah dan DPR serta semua perangkat pemerintahan jangan memainkan emosi masyarakat. Pemerintah seharusnya mengambil sikap tegas, terukur, dan terencana dalam menangani pandemi Covid-19," kata dia.

Muhyiddin juga berpendapat, pemerintah seharusnya mengajak para ilmuwan dan ahli virologi untuk bicara secara serius tentang langkah-langkah yang tepat menghadapi pandemi Covid-19. "Kebijakan amburadul pemerintah sangat melukai perasaan mereka bahkan menimbulkan putus asa," tutur dia.

Hal itu, kata Muhyiddin, dapat dipahami mengingat ada kesan pemerintah lebih mengutamakan penyelamatan ekonomi daripada penyelamatan jiwa manusia. MUI tetap pada prinsip dasarnya yaitu penyelamatan nyawa lebih diutamakan dan diprioritaskan daripada penyelamatan ekonomi.

"Apalagi yang menikmati pertumbuhan ekonomi hanya segelintir orang saja. Jika penanganan masalah kesehatan berlanjut tanpa ada kepastian, pasti akan memengaruhi ekonomi rakyat strata bawah. Merekalah yang sangat terpukul dan terpuruk. Orang lapar cenderung pemarah dan emosional serta tak berpikir rasional," ujarnya.

Kondisi itu, lanjut Muhyiddin, akan menimbulkan kerawanan sosial dengan banyaknya kasus kriminal dari skala kecil hingga menengah. "Hilangnya rasa aman dalam masyarakat memicu ketidakamanan, instabilitas, bahkan akan berdampak pada perubahan politik nasional," imbuhnya.

Partner Sindikasi Konten: Republika

Baca Juga

Tag: COVID-19, Majelis Ulama Indonesia (MUI), herd immunity

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Antara/M Agung Rajasa

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,792.68 3,753.94
British Pound GBP 1.00 17,847.46 17,668.46
China Yuan CNY 1.00 1,997.28 1,977.21
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,235.83 14,094.18
Dolar Australia AUD 1.00 9,818.45 9,717.94
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,836.79 1,818.49
Dolar Singapura SGD 1.00 10,167.72 10,060.80
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,974.02 15,809.44
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,336.26 3,296.88
Yen Jepang JPY 100.00 13,072.39 12,938.75
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4916.704 -24.302 693
2 Agriculture 1003.733 6.008 22
3 Mining 1269.161 -12.889 49
4 Basic Industry and Chemicals 761.610 -6.134 78
5 Miscellanous Industry 863.716 -13.173 52
6 Consumer Goods 1822.498 -15.789 58
7 Cons., Property & Real Estate 337.177 4.167 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 902.810 2.821 78
9 Finance 1022.924 -4.415 93
10 Trade & Service 608.678 -5.629 173
No Code Prev Close Change %
1 TECH 160 216 56 35.00
2 KBLV 382 470 88 23.04
3 NOBU 635 770 135 21.26
4 MASA 372 450 78 20.97
5 BOLT 665 800 135 20.30
6 BRNA 1,000 1,200 200 20.00
7 ASRM 1,685 1,985 300 17.80
8 MLPT 705 820 115 16.31
9 POLU 700 800 100 14.29
10 ZINC 148 168 20 13.51
No Code Prev Close Change %
1 DIVA 1,145 1,065 -80 -6.99
2 VICO 101 94 -7 -6.93
3 BYAN 14,450 13,450 -1,000 -6.92
4 KBLM 318 296 -22 -6.92
5 BIKA 188 175 -13 -6.91
6 NATO 464 432 -32 -6.90
7 NICK 348 324 -24 -6.90
8 SINI 725 675 -50 -6.90
9 GTBO 87 81 -6 -6.90
10 HRME 131 122 -9 -6.87
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,100 3,060 -40 -1.29
2 PURA 75 77 2 2.67
3 BBCA 28,900 28,950 50 0.17
4 PGAS 970 955 -15 -1.55
5 TLKM 3,290 3,300 10 0.30
6 BBTN 1,010 975 -35 -3.47
7 WSKT 665 705 40 6.02
8 BMRI 4,860 4,730 -130 -2.67
9 BBNI 4,130 4,140 10 0.24
10 TKIM 4,750 4,850 100 2.11