Portal Berita Ekonomi Minggu, 31 Mei 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Huawei Ditekan, Samsung Tuai Cuan

Huawei Ditekan, Samsung Tuai Cuan
WE Online, Jakarta -

Pabrikan smartphone asal negeri ginseng, Samsung, telah bersaing ketat dengan Huawei untuk menempati posisi teratas di pasar global. Namun, sepertinya larangan paman Trump terhadap raksasa teknologi China akan menguntungkan vendor Korea Selatan.

"Tahun lalu, pangsa pasar Huawei turun karena tidak dapat menggunakan Google Mobile Services pada produknya di tengah perang dagang AS-China, tetapi kali ini, ia mungkin menghadapi masalah produksi. Saat Huawei melihat kerusakan, bisnis ponsel pintar Samsung dapat berkembang," ujar seorang analis dari NH Investment & Securities dikutip dari Gizmochina, Selasa (19/5/2020).

Baca Juga: Smartphone Kelas Menengah Laris Manis, Samsung & Xiaomi Paling Laku Keras

Menariknya, Samsung juga merupakan pemasok utama komponen ponsel cerdas seperti sensor gambar, layar OLED, dan, segera, modem 5G untuk ponsel kelas bawah dan tingkat menengah.

Kembali pada tahun 2019, Huawei telah kehilangan dukungan layanan Google dan sekarang telah kehilangan pemasok chip utamanya. Ini bisa diterjemahkan menjadi keuntungan bagi Samsung karena pasar yang hilang oleh Huawei bisa menjadi pijakan bagi Samsung.

Meskipun ini mungkin tidak berlaku secara keseluruhan, terutama di wilayah seperti China, Samsung masih bisa mendapatkan pasar di negara-negara Eropa.

Amerika Serikat memperpanjang larangan terhadap Huawei dan anak perusahaannya atas berbagai masalah keamanan data. Meskipun OEM smartphone China sering membantah tuduhan semacam itu, operasinya bermasalah sejak awal 2019 dan bahkan sekarang.

Baru-baru ini, Departemen Perdagangan AS memperkenalkan sanksi baru, yang secara efektif memotong pasokan chip dari TSMC ke Huawei.

Baca Juga

Tag: Digital Economy, Smartphone, Huawei Technologies Co Ltd, Samsung Smartphone

Penulis: Bernadinus Adi Pramudita

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Business Times

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,942.14 3,901.87
British Pound GBP 1.00 18,246.26 18,063.24
China Yuan CNY 1.00 2,070.20 2,049.34
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,806.67 14,659.34
Dolar Australia AUD 1.00 9,828.67 9,729.40
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,909.87 1,890.84
Dolar Singapura SGD 1.00 10,467.04 10,359.23
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,417.64 16,248.41
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,407.75 3,369.19
Yen Jepang JPY 100.00 13,785.19 13,645.48
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4753.612 37.427 692
2 Agriculture 964.931 -6.866 22
3 Mining 1238.201 -5.085 49
4 Basic Industry and Chemicals 745.733 20.935 78
5 Miscellanous Industry 858.396 28.927 52
6 Consumer Goods 1806.725 -11.041 58
7 Cons., Property & Real Estate 322.957 -4.552 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 864.084 3.083 78
9 Finance 962.515 13.502 93
10 Trade & Service 606.633 2.757 172
No Code Prev Close Change %
1 KRAH 416 510 94 22.60
2 AKSI 96 117 21 21.88
3 WINS 63 73 10 15.87
4 DIVA 815 940 125 15.34
5 IKBI 210 240 30 14.29
6 AHAP 50 57 7 14.00
7 PDES 360 410 50 13.89
8 DMMX 80 91 11 13.75
9 AMAR 175 195 20 11.43
10 DUCK 422 470 48 11.37
No Code Prev Close Change %
1 SINI 860 800 -60 -6.98
2 BRNA 1,075 1,000 -75 -6.98
3 MLPT 575 535 -40 -6.96
4 PTBA 2,090 1,945 -145 -6.94
5 CASS 202 188 -14 -6.93
6 SIPD 1,300 1,210 -90 -6.92
7 TBLA 535 498 -37 -6.92
8 DSSA 20,975 19,525 -1,450 -6.91
9 POLA 58 54 -4 -6.90
10 GGRP 290 270 -20 -6.90
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,730 2,950 220 8.06
2 PURA 75 75 0 0.00
3 TLKM 3,130 3,150 20 0.64
4 BBCA 26,475 25,950 -525 -1.98
5 ICBP 8,325 8,150 -175 -2.10
6 BBNI 3,660 3,830 170 4.64
7 BMRI 4,290 4,470 180 4.20
8 ASII 4,540 4,770 230 5.07
9 PWON 376 362 -14 -3.72
10 KLBF 1,355 1,415 60 4.43