Portal Berita Ekonomi Minggu, 12 Juli 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Jalankan Tugas Kemendag, PT Kebon Agung Gelar Operasi Pasar Gula 1.167 Ton

Jalankan Tugas Kemendag, PT Kebon Agung Gelar Operasi Pasar Gula 1.167 Ton
WE Online, Jakarta -

PT Kebon Agung melalui penugasan dari Kementerian Perdagangan (Kemendag) melakukan operasi pasar gula kristal putih sejak 15 Mei 2020 hingga mendekati Lebaran di pasar-pasar yang telah ditentukan. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga stabilisasi harga dan pasokan gula kristal putih menjelang hari raya Idulfitri.

"Operasi pasar dilakukan secara langsung kepada konsumen oleh PT Kebon Agung maupun melalui distributor yang ditunjuk, dengan jumlah gula sebanyak 1.167 ton dan harga jual di tingkat konsumen sebesar RP12.500/kg," kata Direktur utama PT Kebon Agung, Sudibyo, dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (19/5/2020).

Baca Juga: Sedih! Akui Sulit Dapatkan Gula, Pengusaha Ritel: 70.000 Ton Tidak Tahu ke Mana

Penugasan ini kata dia, berkesinambungan dengan operasi pasar yang telah dilakukan sebelumnya oleh PT Kebon Agung sejak 27 Maret 2020 di Jawa Timur dan Jawa Tengah, dengan jumlah 593 ton dan acuan HET RP12.500/kg.

"Selama operasi pasar berlangsung, harga gula berhasil ditekan menjadi Rp15.000/kg dari harga sebelumnya sebesar Rp17.000-Rp20.000/kg," tambah Sudibyo.

Diharapkan, operasi pasar yang berkelanjutan ini dapat menekan harga gula menjadi Rp12.500/kg. "Berdasarkan arahan Kemendag, operasi pasar difokuskan ke 5 wilayah, yakni Malang, Bali, Jogja, Ambon, dan Surabaya," katanya lagi.

Pelaksanaan operasi pasar selama pandemi selalu memperhatikan prosedur penanganan dan pencegahan Covid-19, yaitu pembeli diwajibkan mengenakan masker dan cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir di lokasi.

Sebelumnya, Kemendag menyatakan langkah stabilisasi harga gula akan terus digenjot hingga Lebaran. Menteri Perdagangan Agus Suparmanto terus turun ke pasar rakyat blusukan untuk menjual gula pasir dengan harga sesuai HET Rp12.500/kg.

"Ini bukan main-main, perintah Bapak Presiden. Jika ada distributor, agen, dan pedagang yang menjual harga gula lebih mahal dari HET Rp12.500/kg, tolong segera laporkan. Kementerian Perdagangan dan Satgas Pangan tak akan segan-segan menindaknya," tegas Mendag Agus Suparmanto usai melakukan Operasi Pasar Gula Pasir di Pasar Baru Bogor, Minggu (17/5/2020).

Penggelontoran langsung gula oleh produsen yang dipimpin Menteri Perdagangan ini dimulai sejak 16 Mei 2020 di Tangerang dan dilanjutkan di Kota Bogor serta akan diteruskan di pasar rakyat seluruh Indonesia. Hal ini tentu dilakukan dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan seperti pedagang dan pembeli harus memakai masker serta menerapkan physical distancing serta rajin mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer.

Mendag percaya bila dilakukan dengan besar hati oleh seluruh masyarakat termasuk pedagang, Insyaallah harga gula akan kembali normal Rp12.500/kg di seluruh Indonesia termasuk Kota Bogor.

"Stok gula sangat cukup, terutama jelang Lebaran. Jangan sampai ada gap harga gula yang terlalu jauh dengan harga di ujung karena konsumen nanti yang tentu akan dirugikan," tegas Mendag Agus.

Baca Juga

Tag: Kementerian Perdagangan (Kemendag), Agribisnis, Gula, PT Kebon Agung

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Bulog

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,885.96 3,846.27
British Pound GBP 1.00 18,342.22 18,158.27
China Yuan CNY 1.00 2,081.13 2,059.98
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,573.51 14,428.50
Dolar Australia AUD 1.00 10,114.02 10,011.94
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,880.43 1,861.69
Dolar Singapura SGD 1.00 10,457.46 10,349.69
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,425.80 16,260.92
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,412.20 3,375.88
Yen Jepang JPY 100.00 13,609.93 13,473.25
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5031.256 -21.538 696
2 Agriculture 1053.805 -9.893 23
3 Mining 1284.564 -7.045 48
4 Basic Industry and Chemicals 760.577 -2.704 80
5 Miscellanous Industry 872.398 -10.019 52
6 Consumer Goods 1799.024 -18.272 57
7 Cons., Property & Real Estate 316.058 -3.797 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 893.846 -4.992 78
9 Finance 1112.206 1.603 93
10 Trade & Service 603.264 -3.289 173
No Code Prev Close Change %
1 FITT 53 71 18 33.96
2 UANG 352 440 88 25.00
3 ARGO 1,025 1,280 255 24.88
4 PGUN 260 324 64 24.62
5 LPIN 226 270 44 19.47
6 PRIM 278 320 42 15.11
7 KBLI 408 468 60 14.71
8 PEGE 109 124 15 13.76
9 APLI 110 124 14 12.73
10 MARK 720 805 85 11.81
No Code Prev Close Change %
1 SOFA 111 100 -11 -9.91
2 PANS 930 865 -65 -6.99
3 NASA 129 120 -9 -6.98
4 GHON 1,650 1,535 -115 -6.97
5 CANI 173 161 -12 -6.94
6 ARTA 348 324 -24 -6.90
7 MREI 5,450 5,075 -375 -6.88
8 BUKK 730 680 -50 -6.85
9 PURA 132 123 -9 -6.82
10 LCKM 352 328 -24 -6.82
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 438 474 36 8.22
2 KRAS 346 350 4 1.16
3 BCAP 158 159 1 0.63
4 ENVY 126 133 7 5.56
5 BBRI 3,140 3,110 -30 -0.96
6 TOWR 1,070 1,065 -5 -0.47
7 BNGA 755 830 75 9.93
8 BULL 304 326 22 7.24
9 TLKM 3,110 3,110 0 0.00
10 PWON 416 406 -10 -2.40