Portal Berita Ekonomi Jum'at, 29 Mei 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 0,33% pada level 2.846.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 0,12% pada level 2.516.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 0,66% pada level 6.184.
  • 16:03 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 2,32% pada level 21.916.
  • 16:02 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 0,13% pada level 2.028.

Suntikan Pemerintah ke BUMN: Aset atau Liabilities?

Suntikan Pemerintah ke BUMN: Aset atau Liabilities?
WE Online, Jakarta -

BUMN harus bisa menyeimbangkan fungsi enterprises dan fungsi "negara". Fungsi pertama, BUMN harus bisa mengoptimalkan potensi keuntungan,  financial profit yang berfungsi menambah kas negara, sebagai salah satu penopang keuangan negara. Efisiensi dan efektifitas manajemen harus dikedepankan.

Fungsi kedua, sebagai fungsi negara BUMN harus bisa hadir untuk memberikan kebermanfaatan dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat social welfare menuju keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Fungsi ini tetap mengedepankan good corporate governance.

Menarik, selanjutnya, ketika kita melihat struktur keuangan di PP Nomor 23 tahun 2020 tentang Program Pemulihan Ekonomi Nasional menganggarkan dana hampir 150 Trilyun suntikan pemerintah ke BUMN melalui instrumen Penyertaan Modal Negara.

Tujuan Penyertaan Modal Negara (PMN) ini seharusnya bertujuan untuk menguatkan struktur permodalan dan peningkatan kapasitas usaha BUMN.

Seharusnya dengan suntikan senilai 150 Trilyun, negara mempunyai value dan selanjutnya BUMN tersebut bisa memberikan pendapatan secara positif berbanding lurus dengan nilai PMN. Kondisi seperti ini, negara akan mempunyai aset.

Problemnya adalah ketika banyak BUMN yang sedang fragile dan bahkan diindikasikan banyak inefisiensi maupun mismanagement sehingga struktur keuangannya tidak ideal, misalnya Garuda, PLN, dll.

Kalau BUMN-BUMN yang masih diragukan akuntabilitasnya, PMN yang disuntikkan melalui instrumen PP Nomor 23 tahun 2020 ini akan terancam menguap. 

Ketika dananya menguap, tinggal selanjutnya para pembayar pajak yang harus menanggung hutang atas program-program ini.  Kondisi ini, membuat pemerintah menciptakan liabilities buat masa depan bangsa.

Jadi, mari kita simak dengan jeli, "langkah kuda" pemerintah dengan memberikan suntikan Penyertaan Modal Negara (PMN) ini,  apakah pemerintah sedang memupuk aset atau menciptakan liabilities buat masa depan. Menarik untuk terus kita cermati.

Baca Juga

Tag: Ajib Hamdani, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), Badan Usaha Milik Negara (BUMN)

Penulis: Ajib Hamdani, Ketua Bidang Keuangan dan Perbankan BPP Hipmi

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Dok Pribadi.

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,951.77 3,911.41
British Pound GBP 1.00 18,207.72 18,022.14
China Yuan CNY 1.00 2,071.84 2,051.05
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,842.85 14,695.16
Dolar Australia AUD 1.00 9,831.90 9,732.60
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,914.56 1,895.49
Dolar Singapura SGD 1.00 10,465.24 10,357.46
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,359.79 16,191.13
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,411.37 3,372.77
Yen Jepang JPY 100.00 13,763.77 13,625.55
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4716.185 74.630 692
2 Agriculture 971.797 8.596 22
3 Mining 1243.286 -3.438 49
4 Basic Industry and Chemicals 724.798 14.451 78
5 Miscellanous Industry 829.469 25.291 52
6 Consumer Goods 1817.766 -5.862 58
7 Cons., Property & Real Estate 327.509 7.548 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 861.001 -11.328 78
9 Finance 949.013 35.801 93
10 Trade & Service 603.876 4.899 172
No Code Prev Close Change %
1 MCAS 760 950 190 25.00
2 DIVA 655 815 160 24.43
3 VICO 100 124 24 24.00
4 WIIM 115 139 24 20.87
5 NELY 124 146 22 17.74
6 PALM 171 199 28 16.37
7 HDIT 450 520 70 15.56
8 KBLM 284 320 36 12.68
9 DMMX 71 80 9 12.68
10 LPKR 150 169 19 12.67
No Code Prev Close Change %
1 NIRO 143 133 -10 -6.99
2 GLVA 258 240 -18 -6.98
3 HRME 173 161 -12 -6.94
4 TRIS 260 242 -18 -6.92
5 NFCX 1,300 1,210 -90 -6.92
6 IFSH 290 270 -20 -6.90
7 MAPB 1,680 1,565 -115 -6.85
8 ALKA 440 410 -30 -6.82
9 EMTK 4,990 4,650 -340 -6.81
10 KRAH 446 416 -30 -6.73
No Code Prev Close Change %
1 ICBP 8,325 8,325 0 0.00
2 BBRI 2,630 2,730 100 3.80
3 INDF 5,600 5,675 75 1.34
4 PURA 74 75 1 1.35
5 BBCA 24,825 26,475 1,650 6.65
6 TLKM 3,170 3,130 -40 -1.26
7 BMRI 4,110 4,290 180 4.38
8 BBNI 3,630 3,660 30 0.83
9 ASII 4,350 4,540 190 4.37
10 UNVR 8,200 8,025 -175 -2.13