Portal Berita Ekonomi Rabu, 27 Mei 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 18:07 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,20% terhadap Yen pada level 107,76 JPY/USD.
  • 17:47 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.706 USD/troy ounce.
  • 17:46 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 35,57 USD/barel.
  • 17:45 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 33,91 USD/barel.

Pakar AS Ingatkan Negara Tropis Bersiap Hadapi Kemungkinan Terburuk Wabah Virus Corona

Pakar AS Ingatkan Negara Tropis Bersiap Hadapi Kemungkinan Terburuk Wabah Virus Corona
WE Online, Washington -

Para ilmuwan dari Princeton University dan U.S. National Institutes of Health telah membuat penelitian yang menyingkap bahwa perubahan musim tak memengaruhi penyebaran Covid-19. Temuan itu membantah teori yang menyebut musim panas dapat memperlambat penyebaran virus corona.

Hasil penelitian yang diterbitkan secara daring oleh jurnal Science pada Senin justru memperingatkan bahwa lokasi tropis dan sedang berpotensi menghadapi wabah lebih parah.

Dalam penelitiannya, para ilmuwan dari Princeton University dan U.S. National Institutes of Health membangun model transmisi virus dengan berbagai parameter, mencakup ketergantungan iklim terhadap penularan serta kekebalan setelah infeksi.

Hal itu disesuaikan dengan sensitivitas iklim yang diketahui dari dua virus korona sebelum SARS-CoV-2 penyebab Covid-19. Mereka kemudian mensimulasikan berbagai skenario berdasarkan apa yang diketahui tentang SARS-CoV-2.

Hasilnya para ilmuwan menemukan bahwa kondisi cuaca, seperti kelembaban, suhu, dan garis lintang hanya membuat sedikit perubahan pada ukuran pandemi.

“Baik lokasi tropis dan sedang harus bersiap untuk wabah penyakit yang parah dan bahwa suhu musim panas tidak akan secara efektif membatasi penyebaran infeksi,” kata para ilmuwan Princeton University dan U.S. National Institutes of Health dalam hasil penelitiannya, dikutip laman South China Morning Post.

Mereka pun memperingatkan bahwa panjangnya kekebalan akan menjadi faktor penting dalam memutuskan tindakan pengendalian terhadap wabah lebih lanjut. Namun para ilmuwan masih belum yakin apakah antibodi pada orang yang memiliki penyakit akan melindunginya dari infeksi kedua, termasuk berapa lama perlindungan itu akan bertahan.

Teori “herd immunity” yang menopang strategi negara-negara seperti Swedia, didasarkan pada hipotesis bahwa kekebalan akan bertahan cukup lama guna mengurangi dampak wabah di masa mendatang. Sebelumnya penelitian tentang pengaruh suhu terhadap penyebaran Covid-19 mengungkap hal serupa.

Pada Februari lalu, studi oleh sekelompok peneliti, termasuk ahli epidemiologi Marc Lipsitch dari Harvard T.H. Chan School of Public Health, menemukan bahwa penularan dimungkinkan pada tingkat kelembaban dan suhu tinggi. Sebuah penelitian di Prancis pada April lalu, menyebut beberapa jenis virus mampu mereplikasi setelah dipanaskan hingga 60 derajat celcius.

Partner Sindikasi Konten: Republika

Baca Juga

Tag: Pandemi, Virus Corona, COVID-19, Virus 2019-nCoV

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Reuters/Mario Anzuoni

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,949.10 3,908.77
British Pound GBP 1.00 18,277.97 18,088.76
China Yuan CNY 1.00 2,073.12 2,052.12
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,834.81 14,687.20
Dolar Australia AUD 1.00 9,848.83 9,749.36
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,913.58 1,894.41
Dolar Singapura SGD 1.00 10,458.10 10,350.39
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,263.40 16,097.17
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,407.95 3,366.31
Yen Jepang JPY 100.00 13,807.53 13,666.33
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4641.555 14.756 692
2 Agriculture 963.201 0.898 22
3 Mining 1246.724 -8.375 49
4 Basic Industry and Chemicals 710.347 10.261 78
5 Miscellanous Industry 804.178 2.663 52
6 Consumer Goods 1823.628 -10.136 58
7 Cons., Property & Real Estate 319.961 0.618 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 872.329 -7.636 78
9 Finance 913.212 8.117 93
10 Trade & Service 598.977 5.924 172
No Code Prev Close Change %
1 BOLA 147 187 40 27.21
2 ARII 605 735 130 21.49
3 DPUM 84 99 15 17.86
4 MCAS 645 760 115 17.83
5 MLPT 462 535 73 15.80
6 DART 260 298 38 14.62
7 TMPO 119 136 17 14.29
8 MARK 442 505 63 14.25
9 IKAN 356 406 50 14.04
10 SCMA 825 940 115 13.94
No Code Prev Close Change %
1 INCI 400 372 -28 -7.00
2 SDPC 100 93 -7 -7.00
3 HRME 186 173 -13 -6.99
4 ICBP 8,950 8,325 -625 -6.98
5 TALF 288 268 -20 -6.94
6 RDTX 4,900 4,560 -340 -6.94
7 STTP 9,400 8,750 -650 -6.91
8 CASS 232 216 -16 -6.90
9 KEEN 290 270 -20 -6.90
10 NFCX 1,395 1,300 -95 -6.81
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,520 2,630 110 4.37
2 PURA 79 74 -5 -6.33
3 TLKM 3,250 3,170 -80 -2.46
4 BBCA 24,850 24,825 -25 -0.10
5 PWON 362 400 38 10.50
6 MDLN 67 68 1 1.49
7 PGAS 890 885 -5 -0.56
8 BTPS 2,360 2,520 160 6.78
9 MNCN 855 910 55 6.43
10 BRIS 290 308 18 6.21