Portal Berita Ekonomi Rabu, 27 Mei 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 18:07 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,20% terhadap Yen pada level 107,76 JPY/USD.
  • 17:47 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.706 USD/troy ounce.
  • 17:46 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 35,57 USD/barel.
  • 17:45 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 33,91 USD/barel.

Eropa Bakal Punya Dana Pemulihan Pandemi Corona Senilai 500 Miliar Euro

Eropa Bakal Punya Dana Pemulihan Pandemi Corona Senilai 500 Miliar Euro
WE Online, Paris -

Untuk membantu ekonomi Uni Eropa pulih dari dampak krisis virus corona, pemimpin Prancis dan Jerman pada Senin (18/5/2020) mengusulkan sebuah dana penyelamatan senilai 500 miliar euro (setara dengan Rp8.078 triliun). Kesepakatan antara kedua negara tercapai usai rapat virtual yang digelar sore itu.

Proposal tersebut menyebutkan bahwa dana akan diberikan sebagai hibah bagi sektor-sektor dan daerah-daerah paling terpukul di Uni Eropa.

Baca Juga: Awas! Uni Eropa Bilang Vaksin Corona Bisa Direstui dan Dikeluarkan Tahun Depan Asalkan...

Untuk mengumpulkan dana tersebut, 27 negara Uni Eropa secara bersama-sama akan mengambil pinjaman di pasar keuangan. Usulan dana penyelamatan dalam bentuk hibah ini akan dimasukkan sebagai tambahan dalam anggaran Uni Eropa periode 2021-2027 yang angkanya mendekati 1 triliun euro (setara dengan Rp16.156 triliun).

Kanselir Jerman Angela Merkel dan Presiden Prancis Emmanuel Macron adalah dua pemimpin negara dengan ekonomi terbesar di zona eropa, sehingga perjanjian antara keduanya diyakini dapat membuka jalan untuk kesepakatan yang lebih besar di dalam Uni Eropa.

Pengumuman proposal oleh keduanya muncul menyusul adanya debat selama berminggu-minggu antara para pemimpin Uni Eropa mengenai mekanisme keuangan mana yang harus digunakan untuk menyelamatkan ekonomi mereka.

Prancis, Italia, dan Spanyol lebih menyukai dana hibah, sementara pemerintah negara-negara yang lebih konservatif secara finansial seperti Jerman dan Belanda lebih memilih pemulihan ekonomi yang distimulasi dengan pinjaman dana.

'Solusi jangka pendek'

Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan bahwa proposal tersebut adalah sebuah solusi “jangka pendek” untuk menghadapi krisis. Sementara untuk solusi jangka panjang, termasuk reformasi Uni Eropa menurutnya akan dibahas kemudian, “karena Eropa harus berkembang lebih jauh.”

“Karena sifat krisis yang tidak biasa, kita memilih jalan yang tidak biasa pula,” tambah Merkel menanggapi rencana tersebut.

Inisiatif bersama antara Jerman dan Prancis ini muncul menjelang pengajuan proposal Dana Pemulihan oleh Komisi Eropa pada 27 Mei mendatang. Proposal Dana Pemulihan yang berkaitan dengan anggaran jangka panjang Uni Eropa berikutnya itu akan diputuskan melalui pemungutan suara oleh 27 negara anggota. Namun, proposal resmi tersebut telah ditunda selama beberapa minggu karena adanya ketidaksepakatan mengenai cara mendanai dan mendistribusikan paket pemulihan.

Macron mengatakan inisatif bersama antara Jerman dan Prancis diharapkan dapat membantu tercapainya kesepakatan dalam pemungutan suara yang akan dilakukan pekan depan, dengan menawarkan visi “perlunya respons, mekanismenya dan juga skalanya”.

Keduanya juga turut membahas mengenai kesehatan masyarakat, lingkungan, teknologi, dan kedaulatan industri.

Partner Sindikasi Konten: Republika

Baca Juga

Tag: Uni Eropa, Eropa, COVID-19, Virus Corona

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Reuters/Francois Lenoir

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,949.10 3,908.77
British Pound GBP 1.00 18,277.97 18,088.76
China Yuan CNY 1.00 2,073.12 2,052.12
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,834.81 14,687.20
Dolar Australia AUD 1.00 9,848.83 9,749.36
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,913.58 1,894.41
Dolar Singapura SGD 1.00 10,458.10 10,350.39
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,263.40 16,097.17
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,407.95 3,366.31
Yen Jepang JPY 100.00 13,807.53 13,666.33
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4641.555 14.756 692
2 Agriculture 963.201 0.898 22
3 Mining 1246.724 -8.375 49
4 Basic Industry and Chemicals 710.347 10.261 78
5 Miscellanous Industry 804.178 2.663 52
6 Consumer Goods 1823.628 -10.136 58
7 Cons., Property & Real Estate 319.961 0.618 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 872.329 -7.636 78
9 Finance 913.212 8.117 93
10 Trade & Service 598.977 5.924 172
No Code Prev Close Change %
1 BOLA 147 187 40 27.21
2 ARII 605 735 130 21.49
3 DPUM 84 99 15 17.86
4 MCAS 645 760 115 17.83
5 MLPT 462 535 73 15.80
6 DART 260 298 38 14.62
7 TMPO 119 136 17 14.29
8 MARK 442 505 63 14.25
9 IKAN 356 406 50 14.04
10 SCMA 825 940 115 13.94
No Code Prev Close Change %
1 INCI 400 372 -28 -7.00
2 SDPC 100 93 -7 -7.00
3 HRME 186 173 -13 -6.99
4 ICBP 8,950 8,325 -625 -6.98
5 TALF 288 268 -20 -6.94
6 RDTX 4,900 4,560 -340 -6.94
7 STTP 9,400 8,750 -650 -6.91
8 CASS 232 216 -16 -6.90
9 KEEN 290 270 -20 -6.90
10 NFCX 1,395 1,300 -95 -6.81
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,520 2,630 110 4.37
2 PURA 79 74 -5 -6.33
3 TLKM 3,250 3,170 -80 -2.46
4 BBCA 24,850 24,825 -25 -0.10
5 PWON 362 400 38 10.50
6 MDLN 67 68 1 1.49
7 PGAS 890 885 -5 -0.56
8 BTPS 2,360 2,520 160 6.78
9 MNCN 855 910 55 6.43
10 BRIS 290 308 18 6.21