Portal Berita Ekonomi Kamis, 04 Juni 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 21:44 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,05% terhadap Yen pada level 108,73 JPY/USD.
  • 21:43 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,20% terhadap Poundsterling pada level 1,2576 USD/GBP.
  • 21:42 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,46% terhadap Euro pada level 1,1221 USD/EUR.
  • 21:41 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.690 USD/troy ounce. 
  • 21:41 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 39,23 USD/barel.
  • 21:40 WIB. Oil Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 36,75 USD/barel.
  • 21:39 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 dibuka positif 0,85% pada level 3.107.
  • 21:38 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones dibuka positif 1,23% pada level 26.058.
  • 21:37 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq dibuka positif 0,58% pada level 9.664.
  • 17:37 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 3,40% pada level 2.700.
  • 17:35 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup positif 1,37% pada level 24.325.
  • 17:34 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 1,29% pada level 22.613.
  • 17:33 WIB. Valas - Indeks Shanghai ditutup positif 0,07% pada level 2.923.
  • 17:32 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 2,87% pada level 2.147.
  • 17:30 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 1,36% pada level 6.304.

Habib Bahar Dibui Lagi, Pakar Hukum Ungkap Persamaannya dengan Said Didu

Habib Bahar Dibui Lagi, Pakar Hukum Ungkap Persamaannya dengan Said Didu
WE Online, Jakarta -

Pakar hukum tata negara Refly Harun mengomentari penangkapan kembali Bahar bin Smith karena dinilai melanggar aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Menurut dia penangkapan itu adalah bentuk tindakan subjektif para penegak hukum.

Refly menjelaskan, pelanggaran PSBB sebenarnya dilakukan banyak orang, bukan hanya oleh Bahar bin Smith. Tapi, penegak hukum secara subjektif bisa menentukan mana yang akan ditindak dan mana yang tidak.

"Secara objektif memang melanggar, tapi yang melanggar tidak hanya Habib Bahar saja. Dalam tanda kutip 'Habib Bahar terpilih'," kata Refly saat menjadi moderator dalam kuliah politik Amien Rais yang bertemakan Tauhid Sosial: Kenapa Kita Harus Berpolitik, Selasa (19/5/2020).

Baca Juga: Habib Bahar Diciduk Lagi, Alumni 212 Tuding Jokowi Semena-mena hingga Arogan

Refly lantas mencontohkan kejadian serupa pada kasus pencemaran nama baik Luhut Binsar Pandjaitan yang menjerat Said Didu. Menurut dia, Said Didu juga 'terpilih' layaknya Bahar bin Smith.

"Kasus baru-baru ini ada Said Didu sama Faisal Basri. Yang terpilih Said Didu. Jadi, memang diskriminasi penegakan hukumnya seperti itu," ucapnya.

Habib Bahar bin Smith kembali dijebloskan ke penjara pada Selasa dini hari. Ia ditangkap oleh aparat di pesantrennya, Pondok Pesantren Tajul Alawin, Kampung Poktua, Desa Pabuaran, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor.

Ia sebelumnya dibebaskan pada Sabtu (16/5) dengan status asimilasi atau belum bebas murni dari Lapas Klas IIA Cibinong, Bogor. Ia dihukum selama tiga tahun penjara atau hingga 31 Desember 2021 dalam kasus penganiayaan dua remaja di pondok pesantrennya.

Namun, setelah dibebaskan dengan status asimilasi, Bahar dinilai melanggar aturan asimilasi. Sebab, ia mengadakan ceramah yang menghadirkan banyak jamaah di saat Kabupaten Bogor sedang menerapkan PSBB.

Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) Reynhard Silitonga, mengatakan, Bahar dinilai telah melakukan sejumlah tindakan yang dianggap menimbulkan keresahan di masyarakat, yakni menghadiri kegiatan dan memberikan ceramah yang provokatif, serta menyebarkan rasa permusuhan dan kebencian kepada pemerintah.

Partner Sindikasi Konten: Republika

Baca Juga

Tag: Habib Bahar, Refly Harun

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Rosmayanti

Foto: Antara/Raisan Al Farisi

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,815.12 3,775.14
British Pound GBP 1.00 18,001.23 17,820.69
China Yuan CNY 1.00 2,014.10 1,993.72
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,316.23 14,173.78
Dolar Australia AUD 1.00 9,921.15 9,821.01
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,847.18 1,828.69
Dolar Singapura SGD 1.00 10,235.38 10,132.09
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,015.57 15,851.96
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,360.62 3,321.72
Yen Jepang JPY 100.00 13,200.77 13,068.21
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4941.006 93.499 692
2 Agriculture 997.725 31.041 22
3 Mining 1282.050 11.604 49
4 Basic Industry and Chemicals 767.744 8.203 78
5 Miscellanous Industry 876.889 22.684 52
6 Consumer Goods 1838.287 17.789 58
7 Cons., Property & Real Estate 333.010 6.543 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 899.989 16.455 78
9 Finance 1027.339 31.820 93
10 Trade & Service 614.307 2.724 172
No Code Prev Close Change %
1 MLPL 52 70 18 34.62
2 DPUM 84 107 23 27.38
3 IDPR 124 155 31 25.00
4 MLPT 565 705 140 24.78
5 DPNS 218 272 54 24.77
6 KREN 77 96 19 24.68
7 KRAH 498 620 122 24.50
8 KBLV 308 382 74 24.03
9 PYFA 496 595 99 19.96
10 TAMU 62 74 12 19.35
No Code Prev Close Change %
1 SKRN 575 535 -40 -6.96
2 MAYA 6,500 6,050 -450 -6.92
3 ASRM 1,810 1,685 -125 -6.91
4 TRUS 350 326 -24 -6.86
5 NATO 498 464 -34 -6.83
6 EMTK 5,000 4,660 -340 -6.80
7 NASA 206 192 -14 -6.80
8 STTP 7,725 7,200 -525 -6.80
9 TMPO 148 138 -10 -6.76
10 SOTS 208 194 -14 -6.73
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,180 3,100 -80 -2.52
2 BBTN 925 1,010 85 9.19
3 BBCA 26,800 28,900 2,100 7.84
4 JPFA 980 1,165 185 18.88
5 PGAS 885 970 85 9.60
6 PURA 77 75 -2 -2.60
7 BMRI 4,620 4,860 240 5.19
8 BBNI 3,970 4,130 160 4.03
9 TLKM 3,250 3,290 40 1.23
10 ICBP 8,475 8,500 25 0.29