Portal Berita Ekonomi Sabtu, 30 Mei 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Bukti Mars Pernah Memiliki Air Cair

Bukti Mars Pernah Memiliki Air Cair
WE Online, Jakarta -

Astronaut yang telah mengeksplorasi Mars mengonfirmasi bahwa planet tersebut pernah memiliki air cair. Namun demikian, pertanyaan apakah pernah ada kehidupan di Mars masih tetap menjadi misteri.

Menggunakan robot penjelajah milik NASA yang dinamakan Curiosity Rover, astronaut mengeksplorasi Gale Crater, kawah di Mars yang berdiameter 150 kilometer. Di sana para ilmuwan berhasil menemukan bukti keberadaan danau yang telah berusia sangat tua.

Baca Juga: Ilmuwan Ini Yakini Permukaan Planet Mars Dialiri Lava, Seperti Apa?

Pernah adanya air cair di sana diketahui dari petunjuk berupa dasar sungai yang kering, garis pantai kuno, dan kimia permukaan asin. Ditemukan juga lapisan sedimen setebal 304 meter yang diendapkan sebagai lumpur di danau kuno itu.

Ilmuwan mengatakan, sebagaimana ditulis PSHY, Selasa (19/5/2020), untuk membentuk sedimen sebanyak itu dibutuhkan air dalam jumlah besar yang mengalir ke danau-danau itu selama jutaan hingga puluhan juta tahun. Di kawah itu juga ditemukan beberapa fitur geologis yang mengisyaratkan masa lalu yang mencakup kondisi dingin dan es.

Mereka juga berhasil menggali unsur-unsur senyawa organik di kawasan itu. Temuan senyawa organik dan air cair itu memberikan harapan kepada para peneliti bahwa mereka bisa menemukan tanda-tanda kehidupan di Mars pada masa lalu ataupun saat ini.

Meski ditemukannya bukti menggiurkan itu, pemahaman para ilmuwan tentang sejarah Mars masih dinamis. Beberapa pertanyaan terbuka pun masih perlu dijawab dan diperdebatkan. Setidaknya ada dua pertanyaan utama.

Pertama, apakah atmosfer Mars purba cukup tebal untuk menghangatkan planet dan sekaligus menjaga kebasahannya? Kedua, apakah temuan senyawa organik itu pertanda kehidupan?

Untuk menjawab pertanyaan pertama, laporan Nature Astronomy tentang percobaan di laboratorium kimia di dalam perut Curiosity, yang disebut Sample Analysis at Mars (SAM), mungkin bakal membantu. Temuan mereka bisa memberikan sejumlah gagasan atau kemungkinan-kemungkinan.

Dalam laporan itu dikatakan, tim SAM menemukan bahwa mineral tertentu ada berbatuan di Gale Crater. Mineral-mineral ini mungkin terbentuk selama tahap dingin yang terjadi antara dua periode yang hangat. Atau bisa juga terbentuknya ketika Mars kehilangan sebagian besar atmosfernya dan mulai berubah menjadi dingin secara permanen.

"Di beberapa titik, lingkungan permukaan Mars pasti telah mengalami transisi dari menjadi hangat dan lembab menjadi dingin dan kering, seperti sekarang, tetapi kapan dan bagaimana itu terjadi masih merupakan misteri," kata Heather Franz, ahli geokimia NASA yang berbasis di Pusat Penerbangan Luar Angkasa Goddard NASA di Greenbelt, Maryland.

Franz, yang memimpin studi SAM, mencatat bahwa faktor-faktor seperti perubahan arah miring Mars dan jumlah aktivitas gunung berapi bisa menyebabkan iklim planet itu berganti antara hangat dan dingin dari waktu ke waktu. Gagasan ini didukung oleh perubahan kimia dan mineralogi pada batuan Mars yang menunjukkan bahwa beberapa lapisan terbentuk di lingkungan yang lebih dingin dan lainnya terbentuk di lapisan yang lebih hangat.

Partner Sindikasi Konten: Republika

Baca Juga

Tag: Mars, Teknologi

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Slash Gear

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,942.14 3,901.87
British Pound GBP 1.00 18,246.26 18,063.24
China Yuan CNY 1.00 2,070.20 2,049.34
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,806.67 14,659.34
Dolar Australia AUD 1.00 9,828.67 9,729.40
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,909.87 1,890.84
Dolar Singapura SGD 1.00 10,467.04 10,359.23
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,417.64 16,248.41
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,407.75 3,369.19
Yen Jepang JPY 100.00 13,785.19 13,645.48
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4753.612 37.427 692
2 Agriculture 964.931 -6.866 22
3 Mining 1238.201 -5.085 49
4 Basic Industry and Chemicals 745.733 20.935 78
5 Miscellanous Industry 858.396 28.927 52
6 Consumer Goods 1806.725 -11.041 58
7 Cons., Property & Real Estate 322.957 -4.552 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 864.084 3.083 78
9 Finance 962.515 13.502 93
10 Trade & Service 606.633 2.757 172
No Code Prev Close Change %
1 KRAH 416 510 94 22.60
2 AKSI 96 117 21 21.88
3 WINS 63 73 10 15.87
4 DIVA 815 940 125 15.34
5 IKBI 210 240 30 14.29
6 AHAP 50 57 7 14.00
7 PDES 360 410 50 13.89
8 DMMX 80 91 11 13.75
9 AMAR 175 195 20 11.43
10 DUCK 422 470 48 11.37
No Code Prev Close Change %
1 SINI 860 800 -60 -6.98
2 BRNA 1,075 1,000 -75 -6.98
3 MLPT 575 535 -40 -6.96
4 PTBA 2,090 1,945 -145 -6.94
5 CASS 202 188 -14 -6.93
6 SIPD 1,300 1,210 -90 -6.92
7 TBLA 535 498 -37 -6.92
8 DSSA 20,975 19,525 -1,450 -6.91
9 POLA 58 54 -4 -6.90
10 GGRP 290 270 -20 -6.90
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,730 2,950 220 8.06
2 PURA 75 75 0 0.00
3 TLKM 3,130 3,150 20 0.64
4 BBCA 26,475 25,950 -525 -1.98
5 ICBP 8,325 8,150 -175 -2.10
6 BBNI 3,660 3,830 170 4.64
7 BMRI 4,290 4,470 180 4.20
8 ASII 4,540 4,770 230 5.07
9 PWON 376 362 -14 -3.72
10 KLBF 1,355 1,415 60 4.43