Portal Berita Ekonomi Senin, 25 Mei 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Di 2021, Thailand Berharap Ciptakan Vaksin Virus Corona Sendiri

Di 2021, Thailand Berharap Ciptakan Vaksin Virus Corona Sendiri
WE Online, Bangkok -

Thailand berharap memiliki vaksin untuk virus corona yang disiap digunakan pada tahun depan. Harapan itu muncul setelah hasil positif saat dites pada tikus.

“Thailand akan mulai tes vaksin mRNA (messenger RNA) pada monyet pekan depan setelah sukses tes pada tikus,” ungkap Taweesin Wisanuyothin, juru bicara Badan Pusat Situasi Covid-19 Thailand.

Baca Juga: Tak Hanya Berhasil Tangani Corona, Warga Thailand Juga Sangat Tinggi Solidaritas

“Vaksin Thailand itu diharapkan dapat digunakan tahun depan,” papar dia.

Lebih dari 100 potensi vaksin untuk Covid-19 sedang dikembangkan, termasuk beberapa dalam uji klinik. Namun Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada April memperingatkan vaksin membutuhkan waktu minimal 12 bulan untuk pengembangannya.

Vaksin Thailand itu sedang dikembangkan oleh Institut Vaksin Nasional, Pusat Riset Vaksin Departemen Sains Medis Universitas Chulalongkorn.

Messenger RNA mendorong sel tubuh memproduksi antigen, molekul di permukaan virus, yang membuat sistem kekebalan dapat bekerja.

Thailand pada peringkat kelima global, di depan Korea Selatan (Korsel), untuk respon cepat dan mitigasi penyebaran pandemi dalam laporan Indeks keamanan Kesehatan Global Johns Hopkins pada 2019.

Produsen obat Amerika Serikat (AS), Moderna Inc, saat ini sedang membuat vaksin Covid-19, yang pertama dites di AS. Moderna menguji vaksin itu pada sekelompok kecil relawan yang sehat.

Pembuat obat seperti Johnson & Johnson dan Pfizer Inc yang bekerja sama dengan perusahaan Jerman, BioNTech SE, juga mengembangkan vaksin virus corona.

Thailand menjadi negara pertama di luar China yang mendeteksi kasus virus corona pada Januari.

“Thailand ingin menjadi salah satu yang pertama memiliki vaksin yang dapat digunakan,” ujar Taweesin.

Thailand memiliki total 3.034 kasus corona dan 56 kematian akibat wabah tersebut.

Partner Sindikasi Konten: SINDOnews

Baca Juga

Tag: Thailand, Prayuth Chan-ocha, Pandemi, COVID-19, Virus Corona

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Reuters/Jorge Silva

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,957.63 3,914.08
British Pound GBP 1.00 18,221.51 18,037.26
China Yuan CNY 1.00 2,092.28 2,070.58
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,858.93 14,711.08
Dolar Australia AUD 1.00 9,722.20 9,623.99
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,917.21 1,898.11
Dolar Singapura SGD 1.00 10,485.45 10,378.92
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,255.67 16,089.51
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,414.28 3,374.10
Yen Jepang JPY 100.00 13,790.19 13,650.44
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Aug
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Nov
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10